Author: Kaltim12

  • Yusuf T Silambi Berencana Gandeng LPK BKE Gelar Pelatihan Kerja

    Yusuf T Silambi Berencana Gandeng LPK BKE Gelar Pelatihan Kerja

    WARTAKUTIM.CO.ID, SANGATTA – Anggota DPRD Kutai Timur Yusuf Silambi mengatakan, dalam menunjang peningkatan keterampilan dan skill tenaga kerja muda di Kutai Timur, dirinya akan mengandeng lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bina Karya Education (BKE).

    “kedepannya saya berencana akan akan bekerja sama dengan LPK Bina Karya Education (BKE) untuk pelatihan kerja kepada tenaga kerja muda di Kutim agar anak anak kita bisa memiliki skill dan kemampuan untuk bersaing di perusahaan,” kata Yusuf Silambi saat ikut Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) tentang Peraturan daerah (Perda) nomor 1 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan, di Daerah Pemilihan (Dapil) 1, Kecamatan Sangatta Utara, tepatnya di Ruang Pertemuan Kantor Desa Sangatta Utara, Selasa (23/5/2023) kemarin.

    Lebih lanjut ia menambahkan, untuk tahap awal, pihaknya akan mencari 10 orang Putra Daerah untuk diberikan pelatihan melalui lembaga LPK Bina Keryaa Edukasi. Lembaga tersebut memberikan ruang seluas luas untuk memiliki skill sesuai yang dibutuhkan Perusahaan.

    “Saya uji coba, 10 orang terlebih dahulu. Kalau memang bagus cara kerjanya maka akan direkomendasikan atau bahkan langsung dipekerjakan di perusahaan,” kata anggota komisi C DPRD Kutim ini

    Lebih lanjut ia menambahkan, hal tersebut dilakukan karena semata mata ingin membantu para Putra Putri asli Kutim yang baru tamat dari Sekolah namun belum mendapatkan pekerjaan.

    “Yang memotivasi saya karena masih banyak Putra-putra daerah yang belum memiliki pekerjaan. Apalagi semangat mereka untuk mencari pekerjaan sangat luar biasa. Namun belum memiliki bekal Pendidikan yang baik,”ungkapnya.

    Dikatakan, pelatihan yang akan diberikan nantinya yakni berupa Operator Alat Berat, Mekanik dan Welder. “Tapi pelatihan itu nantinya di fokuskan ke masing-masing orang, misalnya si A, hanya operator alat berat saja, itu yang harus di pelajari hingga memiliki pengalaman,” Tutupnya (ADV)

  • ASN Harus Netral di Pileg, Pilpres dan Pilkada

    ASN Harus Netral di Pileg, Pilpres dan Pilkada

    SANGATTA – Menghadapi pemilihan legislatif, pemilihan presiden dan pilkada serentak 2024, Aparatur Sipil Negara (ASN) di minta netral, tidak berpihak kepada calon yang ikut kontestasi pemilu tersebut.

    Hal ini ditegaskan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Poniso Suryo Renggono, saat ditemui usai menghadiri acara Sosialisasi Netralitas ASN garapan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kutim di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutim, pada Rabu (24/5/2023)

    “Netralisasi ASN itu sangat penting karena memang itu tertuang di dalam aturan Perundang undangan kita. Intinya ASN harus menjaga netralitas, tidak boleh berpolitik praktis, atau berpihak pada kontestasi politik tertentu,”tegas Poniso kepada awak media.

    Lebih lanjut ia menambahkan, jika ASN atau P3K di ketahuan tidak netral pada pemilu nanti, akan ada sanksi yang tegas akan diberikan bagi ASN atau P3k serta TK2D yang ikut politik praktis.

    “ASN, P3K dan TK2D dilarang ikut politik praktis, jika saja ada yang kedapatan memihak calon tertentu akan ada sidang etik untuk memberikan sangksi kepada mereka,”terangnya

    Untuk itu lanjut Dia, Kesbangpol Kutim menggelar kegiatan Sosialisasi Netralitas ASN dengan harapan para aparatur negara memahami tugas dan pungsinya pada pemilu nanti.

    Lebih jauh ia mengatakan, diera digital saat ini, ASN diminta lebih hati hati dalam memposting di media sosial. Hal ini bisa dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggungjawab. Pihaknya meminta ASN untuk lebih berhati hati menyikapi hal ini.

    “Diera digital ini, kadang kadang orang foto aja dengan salah satu kandidat, bisa saja dianggap sudah berpihak. Harus hati hati, karena konsekuensinya sanksi berat yang di berikan,”katanya.

    Walaupun ASN, P3K dan TK2D memiliki hak pilih, namun hak pilih tersebut hanya dapat di gunakan saat pemilihan bukan mendukung atau berpihak dengan salah satu kontestasi peserta pemilu.

    “Kita berharap ASN di Kutim jangan sampai ada yang tidak nertal, agar dapat mewujudkan Pileg, Pilres dan Pilkada serentak baik kualitasnya dan ASN dapat menghindari sanksi berat,”pangkasnya (ADV/Ia)

  • Wabup Kasmidi Bulang Hadiri Acara Halal Bihala KKL Raya

    Wabup Kasmidi Bulang Hadiri Acara Halal Bihala KKL Raya

    SANGATTA – Wakil bupati Kutai Timur menghadiri acara hala bihalal Kerukunan Keluarga Luwu Raya atau KKL Raya Kutai Timur, yang digelar di Gedung Serbaguna Sangatta, pada Senin 22 Mei 2023.

    Kegiatan halal bihalal  tersebut merupakan kegiatan perdana KKL Raya pasca terpilihnya ketua KKL Raya Kutai Timur Kari Palimbong pada awal maret 2023 lalu.

    Kasmidi Bulang yang juga sebagai menjabat Ketua Pembina KKL Raya mengatakan, pentingnya selalu menjaga hubungan silaturahmi antar sesama kerukunan. Dengan adanya silaturahim tersebut hubungan antar sesama umat beragama bisa terus terjalin dengan erat.

    “Pasca Idul Fitri ini tidak ada salahnya kita rajuk dengan silaturahim. Harapan kita dengan adanya silaturahim ini tidak terputus hubungan kita, baik sesama muslim dan saudara kita yang non muslim,”kata Kasmidi dalam sambutannya.

    Dia lebih lanjut berharap kepada warga KKL raya Kutim untuk selalu menjaga kebersamaan dan kekompakan tidak terpecah bela dengan isu isu negatif. Apalagi menjelang tahun politik ini, banyak beredar berita Hoax yang bisa memecah belah persatuan tidak hanya antar kerukunan, tapi sesama anak bangsa.

    Sementara itu, ketua KKL Raya Kari Palimbong mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah yang tepat dalam mempersatukan warga Luwu di Kutim. Meskipun terdapat perbedaan, jangan dijadikan itu sebagai sumber dari perpecahan. Momen ini hari dijadikan sebagai pemersatu pasca digelarnya Musdab KKL raya pada awal Maret 2023.

    “Disaat inilah kita wajib mempersatukan warga KKL raya. Perbedaan saat Musda itu hal biasa dan bagian dari dinamika Musda. Tentu saya sebagai ketua KKL Raya Kutim, wajib merangkul semuannya tanpa melihat latar belakang dan dukungannya saat Musda,”Ungkapnya

    Lebih lanjut ia menambahkan, Halal bihala ini merupakan rangkai kegiatan sebelum acara pelantikan Pengurus KKL Raya Kutim.”sudah ada dikskusi tentang acara pelantikan KKL Raya. Tinggal melihat waktu yang tepat untuk pelantikan nanti dan kita terus melakukan komunikasi dengan dewan pembina bapak Kasmidi Bulang,”pangkasnya

    Sejumlah tokoh dari KKL raya dan ketua ketua pilar diantaranya pilar Luwu, Luwu Utara, Palopo, Luwu Timur hadir dalam acara tersebut.

    Sedikitnya lima ratusan warga KKL Raya meramaikan acara halal bihala tersebut. Acara tersebut menghadirkan penceramah kondang asal pinrang Sulawesi Selatan Hajja Siti Romlah S.Ag. M.A

    (WAL/ADV)

  • Wabup Kasmidi Bulang Tanggapi Pasar Tumpah

    Wabup Kasmidi Bulang Tanggapi Pasar Tumpah

    SANGATTA – Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang menanggapi keberadaan pasar tumpah yang berada di luar pasar induk dan Pasar dadakan yang ada di beberapa wilayah Sangatta.

    Dikatakan, Pemkab kutim sudah berupaya secara optimal untuk menertibkan pasar tumpah yang sangat meresahkan para pedagang pasar induk. “Sudah kita lakukan beberapa tindakan, pemkab bahkan sudah memanggil pihak pedagang pasar tumpah dan diberikan edukasi, tetapi tetap saja mereka berjualan,”katanya.

    Keberadaan Pasar tumpah itu, bukan ada pada saat ini, jauh sebelumnya sudah ada dan pemkab telah berkali kali menertibkan, namun mereka tetap kembali berjualan.

    Dikatakan, banyak pembeli yang lebih memilih untuk transaksi di pasar tumpah, selain mudah juga akses tidak terlalu jauh masuk ke dalam pasar induk. “dengan kondisi kondisi seperti ini kita memberikan edukasi yang salah,”katanya

    Diakui, keberadaan pasar tumpah itu, membuat tata kota menjadi sembraut. Hal ini sudah disampaikan kepada pedagang pasar tumpah. “kita tidak melarang mencari nafkah atau rejeki, namun harus mengikuti aturan yang ada dan sesuai kesepakatan,”katanya

    Lebih jauh ia mengatakan, pemkab Kutim tidak mau secara prontal untuk menertibkan itu, pemkab terus berupaya untuk memberikan edukasi dan pengertian kepada pedagan pasar tumpah.

    “Kami tidak mau ada gejolak dilapangan jika terjadi penertiban. Pasar tumpah tidak boleh dibiarkan dan harus ada tindakan, namun tindakan itu tidak menimbulkan gejolak di lapangan. (ADV)

  • Wabup Kutim: Camat Perpanjangan Tangan, Harus Jadi Inspirasi

    Wabup Kutim: Camat Perpanjangan Tangan, Harus Jadi Inspirasi

    SANGATTA – Wakil Bupati Kutai Timur (Wabup Kutim) Kasmidi Bulang meminta para Camat yang menjadi perpanjangan pemerintah Kabupaten, serta bisa memberikan inspirasi kepada bawahannya dalam menjalan tugas.

    “Harus bisa menjadi inspirasi, terus juga bisa menyambung silaturahmi. Karena camat ini perpanjangan tangan dari kabupaten,” pesan Kasmidi Bulang saat menghadiri acara Pengukuhan dan Penyematan Atribut Camat Kongbeng serta Halal Bihalal, di Lamin Adat Lung Baun Desa Makmur Jaya, Kecamatan Kongbeng, Jumat (19/5/2023).

    Lebih lanjut Kasmidi menyebut, seseorang yang ditunjuk menjadi camat adalah orang-orang cerdas. Untuk itu, ia menegaskan tidak boleh mengkotak-kotakkan masyarakatnya. Ditambah nuansa politik saat ini lagi, hangat-hangatnya.

    “Jadi teman-teman PNS bisa bekerja profesional. Anda diberikan beban  tugas harus dijalankan secara maksimal sesuai tupoksinya,” singkatnya

    Terkait dengan Pengukuhan Camat, ia menjelaskan karena memang sesuai regulasi, ada aturan yang memang mengharuskan, walaupun camat sudah dilantik tetapi wajib untuk dikukuhkan.

    “Kita sudah laksanakan ini sesuai aturan yang ada,” jelasnya.

    Lebih jauh Ia berharap camat yang telah dilantik beberapa bulan lalu dan yang telah dikukuhkan bisa tetap menjalankan kinerja sesuai tupoksinya. (*ADV-DiskominfoKutim)

  • Yayasan GVF Berikan Kursi ke Penyandang Disabilitas di Kutim

    Yayasan GVF Berikan Kursi ke Penyandang Disabilitas di Kutim

    SANGATTA – Yayasan Kampung Sedunia atau Global Village Foundation (GVF) berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional Kutai Timur (Baznas Kutim) untuk membagikan bantuan kursi roda khusus kepada 40 anak penyandang disabilitas di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dan Kota Bontang pada tanggal 20 Mei 2023.

    Acara tersebut diadakan di Resto Agra Rasa, Jalan Yos Sudarso 3, Sangatta Utara, dan dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pamkesra) Puniso Suryo Renggono, Kepala Baznas Kutim Masnip Sofyan, Founder GVF Mr. Andi, Yayasan Mata Hati Banyuwangi, PPDI Kalimantan Timur, serta beberapa undangan lainnya.

    Asisten Pemkesra Poniso Suryo Renggono mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama kepada Organisasi GVF yang turut berkontribusi membantu masyarakat, khususnya anak-anak dengan keistimewaan ini. Ia menyatakan bahwa anak-anak tersebut membutuhkan dukungan dan perhatian serius dari semua orang, dan kolaborasi ini merupakan bentuk yang baik dan perlu terus dikembangkan. Poniso Suryo Renggono juga berharap bahwa kolaborasi antara GVF dan pemerintah dapat berlanjut dan mengembangkan kerjasama di bidang sosial lainnya. Ia menyatakan bahwa kerjasama ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah, dan ia akan terus mengawal kegiatan semacam ini, termasuk melibatkan Dinas Sosial (Dinsos).

    Sebelumnya, Kepala Baznas Kutim, Masnip Sofyan, menyatakan bahwa sebanyak 40 anak dari Kutim dan Bontang akan menerima bantuan kursi roda khusus, yang akan dibagikan secara bertahap.

    “Pada hari itu, sebanyak 30 kursi roda dibagikan, sementara sisanya akan diberikan keesokan harinya.,”sebutnya.

    Sofyan menjelaskan bahwa kursi roda ini didesain khusus sesuai dengan ukuran tubuh anak-anak penerima, dan tidak boleh diperjualbelikan secara umum. Jika ada penerima bantuan yang sudah tidak membutuhkan lagi, Sofyan mengimbau agar kursi roda tersebut dikembalikan ke Baznas agar bisa disalurkan kepada orang yang membutuhkannya

    Dalam kesempatan yang sama, Juru Bicara GVF, Ulfa, menyampaikan bahwa pemberian kursi roda khusus secara gratis merupakan bagian dari gerakan kepedulian khusus kepada anak-anak penyandang disabilitas. Gerakan ini telah dilakukan sejak tahun 1998 oleh organisasi nirlaba Wheelchairs For Kids (WFK) yang berasal dari Perth, Australia. WFK telah membantu memberikan sekitar 60 ribu kursi roda di 90 negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Di Kalimantan Timur (Kaltim), GVF sebagai penyalur bantuan dari WFK telah memberikan 170 kursi roda kepada anak-anak (ADV)

  • Wabup Kasmidi Apresiasi Lanal Yang Usul Pulau Miang Jadi Kampung Bahari

    Wabup Kasmidi Apresiasi Lanal Yang Usul Pulau Miang Jadi Kampung Bahari

    SANGATTA – Desa Pulau Miang yang terletak di Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, resmi menjadi Kampung Bahari Nusantara. Peresmian yang dilaksanakan melalui zoom di Pantai Kenyamukan dan dihadiri Wakil Presiden RI H Ma’aruf Amin. Senin (15/5/2023) pagi.

    Wakil bupati Kutai Timur Kasmidi bulang menyambut positif penetapan pulau Miang sebagai Kampung Bahari Nusantara. “Suatu kebanggaan desa pulau Miang bisa di tetapkan sebagai kampung Bahari,”kata Kasmidi saat di temui awak media, Kamis (18/05/2023)

    Penetapan kampung Bahari itu lanjut Kasmidi Bulang, merupakan kerjasama Pemkab dengan Lanal Kutim untuk mewujudkan sebuah wilayah yang di akui secara nasional.

    “Terima Kasih Pak Danlan atas perjuangan dan bekerja keras mengusulkan Pulau Miang sehingga terpilih sebagai Kampung Bahari Nusantara, Kutim salah satu di Kalimantan Timur yang ditetapkan sebagai Kampung Bahari,”katanya.

    Ia menambahkan, dengan diresmikannya pulau miang sebagai kampung bahari, banyak keuntungan yang bisa di dapatkan diantarannya meningkatkan perekonomian dan pemberdayaan masyarakat pesisir sedta mengembangkan UMKM di wilayah pesisir.

    Cluster kesehatan, tujuanya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat yaitu hidup sehat, berupa penyuluhan medis dan pengobatan langsung.

    “Seperti Pulau Miang ini, kami sudah buat cottage maupun simbol atau ikon yang menarik wisatawan,” imbuhnya. Terakhir cluster pertahanan, dimana pihak lanal aka memberdayakan masyarakat dalam pertahanan negara. Kondisi Pulau Miang saat ini telah dibuat kertak ulin dan telah dibuat cottage-cottage untuk tempat menginap wisatawan. Harapannya dengan dipilihnya KBN di Pulau Miang dapat menarik wisatawan sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

    “Serta dilengkapi dengan patung-patung, banana boot dan wahana permainan anak,” pungkasnya. (ADV)

  • Pantai Alien Atau Teluk Lingga Akan di Kembangkan Dinas Pariwisata Kutim

    Pantai Alien Atau Teluk Lingga Akan di Kembangkan Dinas Pariwisata Kutim

    -SANGATTA – Pantai Alien, Manggrove Alien atau Pantai Teluk Lingga menjadi objek wisata lokal yang baru dikembangkan dinas Pariwisata Kutai Timur. Pantai tersebut sudah ramai di kunjungi warga lokal yang ingin menyaksikan Sanset di sore Hari.

    Pantai yang terletak di Kawasan Bukit Pelangi, Sungai Bendera, Dibelakang Gedung Expo Kutai Timur Sangatta, menjadi perhatian serius bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.

    Nama pantai Alian atau Teluk Lingga ini, di senatkan oleh Bupati Ardianysah sulaiman ketika mengunjungi Partai tersebut. Pemberian nama alian tentu tidak salah, pasalnya pantai tersebut tepat berada di belakang Gedung EXPO yang berbentuk pesawat Alian atau UFO.

    Ditemui di Kantor bupati Kutim, Ardiansyah mengatakan, pantai tersebut sudah ramai di kunjungi oleh warga lokal. Selain lokasinya berada di kota Sangatta dekat Dari Gedung Expo ditempuh sekitar 2 Km, pantai tersebut bisa menjadi wahana wisata favorit masyarakat lokal.

    “Sudah ramai di kunjungi (Pantai Teluk Lingga). Hampir tiap sore masyarakat berkunjung kesana. Pantai itu baru di kembangkan oleh dinas Pariwisata Kutim,”Ungkapnya.

    Dikatakan, Akses masuk ke area pantai cukup mudah dan jalannya juga cukup lebar sekitar 10 meter sehingga kendaraan roda dua dan roda empat bisa langsung masuk ke pantai tersebut.

    “Kalau sabtu atau minggu bisa jalan kesana (Pantai Alien) , jalannya sudah saya saksikan itu cukup lebar sekitar 10 meter lebih.,”katanya

    Lebih lanjut ia menambahkan, kedepannya pemkab Kutim melalui Dinas Pariwisata Kutim akan membangun sejumlah fasilitas dan akan di kembangkan UMKM di pantai tersebut.

    “Nantinya, kita kembangkan lagi dengan membangun sejumlah fasilitas pendukung seperti kamar mandi, air bersih. Bisnis juga kita akan kembangkan disana. Kalau kamu mau buka warung disana kita silakan. Intinya UMKM disana nantinya bisa berjalan,”Pangkasnya (ADV)

  • Kutim Raih WTP, Wabup Kasmidi Bulang “Kita sudah Kerja Keras”

    Kutim Raih WTP, Wabup Kasmidi Bulang “Kita sudah Kerja Keras”

    SANGATTA – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) terkait Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemkab Kutim 2022.

    Tentunya, hasil tersebut menjadi kabar baik yang diterima Pemkab Kutim, sebab dua tahun berturut-turut mendapatkan Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

    Wakil bupati Kutim Kasmidi Bulang mengucapkan terima kasih kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bekerja secara optimal dan bekerja keras dalam mendapatkan Opini WTP

    “Saya atas nama pemerintah, Sebagai Wakil bupati Kutai Timur, menyapaikan Terima kasih banyak terhadap kinerja SKPD (OPD). Alhamdulillah tahun ini kita bisa meraih Opini WTP dari BPK,” kata kasmidi Saat ditemui di DPRD Kutim.

    Terkait dengan beberapa temuan di tahun sebelumnya, Kasmidi mengakui, memang dalam berproses pencapaian dari WDP ke WTP terdapat beberapa temuan, bahkan daerah lain yang sudah meraih WTP berkali kali masih ada temuan.

    “Bahkan yang tiga kali sampai empat kali meraih WTP masih ada temuan. Tapi ada Rekomendasi dari BPK. Tentunya ini akan menjadi perbaikan kedepannya,”ungkap Kasmidi.

    Dikakatan, dalam penilaian BPK, tentunya memiliki pertimbangan tehnis dan kajiannya dalam menetapkan Opini WTP. Temuan yang sudah dibelum di kembalikan tentunya pertimbangan lain dari BPK.

    “BPK punya pertimbangan Tehnis dan kajian kewajaran dan kita tidak bisa intervensi lembaga BPK itu,”katanya.

    Lebih lanjut ia menambahkan, laporan temuan dari BPK, Pemkab sudah tindak lanjuti dan itu sudah dilaksanakan oleh kepala tim TAPD Kutim yakni Sekda Kutim. “untuk rekomendasi dari BPK maksimal 60 hari kerja,”pangkasnya (ADV)

  • Ketua Komisi III DPRD Kutim Akui Kinerja Pemkab Dalam Pembangunan Pelabuhan

    Ketua Komisi III DPRD Kutim Akui Kinerja Pemkab Dalam Pembangunan Pelabuhan

    www.ads.pojokdigital.com/, SANGATTA – Ketua Komisi III DPRD Kutai Timur (Kutim) H. Adi Sutianto, DS., S.A.P mendukung pemerintah daerah Kutim terkait penyelesaian pembangunan pelabuhan Kenyamukan Sangatta Kutim.

    Hal tersebut diungkapkan Adi saat ditemui di ruang fraksi Partai Golkar kantor sekretariat DPRD Kutai Timur pada Selasa (09/05/2023) kemarin.

    Dikatakan, saat diskusi dengan wakil bupati Kutim Kasmidi Bulang, pihaknya menanyakan tentang pengerjaan sisi darat pelabuhan kenyamukan tersebut.

    “Saya sempat diskusikan ini ke pak wakil bupati, Alhamdulillah sudah mulai ada tindak lanjut dari pemkab Kutim. Itu sudah mulai kelihatan progresnya,”kata Adi.

    Lebih lanjut ia menambahkan, untuk pengerjaan jalan masuk ke pelabuhan, pemerintah bekerjasama dengan pihak perusahaan PT KPC melalui dana CSR perusahaan. Pihaknya melihat PT. KPC sudah memulai pengerjaan jalan menuju pelabuhan tersebut.

    “Pengerjaan dari pihak perusahaan (PT. KPC) sudah terlihat progresnya. Tinggal kita tunggu saja hasilnya saya optimis Akhir tahun atau awal tahun depan bisa selesai pengerjaannya,”terangnya

    Diungkapkan, kendala utama dari pengerjaan pelabuhan tersebut adalah masalah material. Pasalnya material yang di gunakan harus standar Nasional dan material itu dikirim dari Palu Sulawesi Tengah.

    Sementara, lanjut Ia, Material dari palu seperti koral, Pasir dan sebagainya harus berbagi dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang di bangun oleh pemerintah pusat, sehingga ini bisa menghambat pembangunan.

    “yang terpenting penyedian material. Karena pembangunan ini bersamaan dengan pembanguna IKN program nasional dari pemerintah pusat. Kayaknya kita harus berbagi nih.”katanya.

    Selanjutnya kata dia, pemkab Kutim segera membuka tender pembangunan lainya di area pelabuhan kenyamukan. Di rencanakan tender tersebut bisa diakses pada pekan depan.

    “Saya optimis awal tahun depan pelabuhan sudah running. Semoga saja tidak ada kendala yang bisa menghambat pembangunan tersebut, sehingga apa yang di nantikan masyarakat bisa segera dinikmati fasilitasnya,”pangkasnya (adv/IA)