Author: Kaltim12

  • Insan Bowo Asmoro : ASN Kutim Berpeluang Pindah Di IKN

    Insan Bowo Asmoro : ASN Kutim Berpeluang Pindah Di IKN

    BALIKPAPAN – Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Kabupaten Kutim Insan Bowo Asmoro menghadiri Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi yang diselenggarakan oleh Forum Koordinasi dan Sinkronisasi (FKS).

    Kegiatan yang di gelar diBlue Sky Hotel, Balikpapan, Selasa (30/5/2023) lalu, dihadiri juga Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) dalam hal ini, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setkab Kutim Zubair.

    Acara dibuka oleh Staf Ahli Menkopolhukam Bidang SDM dan Teknologi Mayjen TNI Burlian Sjafei. Saat membuka acara, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membahas koordinasi dan sinkronisasi antara berbagai instansi terkait dalam rangka perpindahan IKN. Ditegaskan olehnya bahwa pada prinsipnya seluruh instansi pemerintah bidang Polhukam harus sinkron.

    Ditemui usai rakor itu, Insan Bowo Asmoro menyampaikan bahwa ASN Kutim saat ini masih memiliki peluang untuk berada dalam jajaran ASN Pusat. Kesempatan itu tentu menjadi peluang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bisa berkarir dalam pemerintah pusat. Adapun cara-caranya diantaranya, mengikuti proses seleksi atau lelang jabatan terbuka, mutasi jabatan dan magang.

    “Yang saya ketahui ada beberapa ASN Kutim juga telah mengikuti proses ini, melalu mekanisme lelang jabatan terbuka untuk mendaftar ke Pemerintah Pusat,” tambahnya.

    Namun dalam prosesnya, ASN Kutim yang mengikuti seleksi jabatan untuk pemerintahan pusat ini diketahui belum ada yang lolos.

    Sejalan dengan hal itu, Pemkab Kutim lanjutnya, terus mendorong peningkatan kompetensi individu ASN untuk memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) dari segi pengetahuan dan kemampuan.

    “Sepulangnya saya dari pertemuan rapat koordinasi ini, saya akan langsung menyampaikan hasil dari pertemuan hari ini kepada bupati, untuk dijadikan acuan dalam merancang program-program kedepan yang bisa disinkronkan dengan pemerintah pusat,”pangkasnya (WAL/ADV)

  • Anggota DPRD Kutim Dari Dapil II Sosper Ketenaga Kerjaan di Rantau Pulung

    Anggota DPRD Kutim Dari Dapil II Sosper Ketenaga Kerjaan di Rantau Pulung

    Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) Nomor 1 tahun 2022 tentang ketenaga kerjaan di daerah Pemilihan (Dapil) II digelar Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Rantau Pulung, Kamis (25/5/2023).

    DPRD Kutim yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah Wakil Ketua II Arfan, dr. Novel Tyth Paembonan, Hasnah, dan Hj. Fitriyani. Sementara dari Pihak Pemerintah di hadiri Sekretaris Disnakertrans Kutim yang bertindak sebagai narasumber, serta perwakilan pemerintahan kecamatan dan desa di wilayah Rantau Pulung. Nampak pula sejumlah perwakilan perusahaan yang hadir.

    Di temui usai Sosper dr. Novel Tyth Paembonan mengatakan, Sosper tersebut merupakan agenda DPRD kutim dalam mensosialisasikan perda yang tahun lalu di sahkan di DPRD Kutim. Perda tersebut merupakan Perda Inisiatif dewan yang diperjuangkan Legislatif untuk memberikan kenyaman dan keamanan untuk tenaga kerja lokal.

    “Hari ini kami baru saja melaksanakan Sosper Ketenaga Kerjaan, di Rantau Pulung. Masing masing anggota DPRD kutim melaksanakan Sosper ini di tiap tiap dapil. Saat ini saya bersama Pak wakil Ketua Arfan, dan ibu Hasnah, dan Hj. Fitriyani,”sebutnya.

    Dikatakan, Perda ketenaga Kerjaan tersebut lahir karena DPRD Kutim khususnya komisi D melihat beberapa permasalah tenaga kerja yang sering bermasalah dengan pihak perusahaan, baik perusahaan tambang maupun perusahaan perkebunan kelapa Sawit.

    “Sehingga perlu segera pembentukan Perda Ketenaga Kerjaan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi karyawan perusahaan. Inti Perda ini tidak melanggar aturan perundang undangan yang lebih tinggi, dan sudah sesuai dengan aturan yang ada,”jelasnya.

    Lebih lanjut ia menambahkan, isi perda tersebut mengikut aturan perundang undangan. Perda tersebut dikalaborasi dengan kearifan lokal atau kondisi sosial masyarakat Kutim.

    “Contohnya, bagaimana masyarakat lokal bisa di perdayakan melalui peregrutan tenaga kerja. Jangan hanya tenaga kerja luar yang utamakan. Tenaga kerja kita tidak kalah dengan tenaga kerja dari Luar. Untuk itu kami selalu perjuangkan tenaga kerja lokal agar adik adik atau anak anak kami tidak jadi penonton di daerah sendiri,”katanya.

    Ketentuan isi perda tersebut, lanjut politisi Partai Gerindra ini, memuat tentang keberpihakan kepada tenaga kerja lokal. Perusahaan wajib menerima tenaga kerja lokal 80 Persen dan 20 persen tenaga dari luar  Kutim.

    “intinya, bagaimana masyarakat Kutim, betul betul bisa merasakan manfaat dari investasi perusahaan, baik perusahaan tambang maupu perusahaan sawit. Dalam meregrut tenaga kerja patut berpedoman kepada Perda Ketenaga Kerjaan,”pangkasnya (WAL/ADV)

  • Pesta Budaya Bengen Lepek Majeu ini tradisi masyarakat Rindang benua

    Pesta Budaya Bengen Lepek Majeu ini tradisi masyarakat Rindang benua

    SANGATTA-Kepala Dinas Pariwisata Kutai Timur Dr.H .Nurullah, M.Pd hadir di Pesta Budaya Bengen Lepek Majeu  yang digelar oleh masyarakat Suku Dayak Kenya yang berada di Dusun Rindang Benua jl. Poros Sangatta Bontang KM.10 Kecamatan Sangatta Selatan Kutai Timur,Sabtu(27/05/2023).

    Pesta Budaya Bengen Lepek Majeu  ini dibuka secara langsung oleh Bupati Kutai Timur  Drs.H. Ardiansyah Sulaeman M.Si. Turut hadir dalam Pesta Budaya ini Wakil Bupati Kutai  Dr.H.Kasmidi Bulang, S.T, M.M, Ketua Adat Kenya Kalimantan Timur Ajang Kedung, Anggota DPRD Kutai Timur dr. Novel Tyty Paembonan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Dr.Ayub, S.E, M.Si, Camat Sangatta Selatan, Kepala Desa Sangatta Selatan, Pokdarwis, Komunitas Pecinta alam, serta tamu undangan lainnya.

    Kadis Pariwisata Kutai Timur , Dr.H.Nurullah, M.Pd dalam sambutannya mengatakan” Pesta Budaya Bengen Lepek Majeu ini tradisi masyarakat Rindang benua yang sudah lama di  pertahankan dimulai tahun 2009 hingga saat ini, Selain itu Rindang Benua juga memiliki pesona alam yang begitu indah yang  akan di kembangkan menjadi Desa Wisata alam yaitu air terjun Jantur , Begitu indah dengan pemandangan alamnya , Namun untuk menuju kesana infrastruktur jalan dan jauhnya jarak kurang lebih 13 KM  yang menjadi  kendala saat ini perlu perhatiaanya dari kita semua”. Jelasnya.

    Sementara itu Bupati Kutai Timur Drs.H. Ardiansyah Sulaeman M.Si. dalam sambutan mengatakan” Kalau Rindang Benua dijadikan Desa Budaya , Saya kira tepat, karena letak posisinya persis di pintu masuk Ibu kota Kabupaten, Seperti kalau  di Samarinda ada Kampung Pampang dan lain sebagainya Drs.H. Ardiansyah Sulaeman M.Si. dan  untuk menuju menjadi menjadi desa Budaya Kami minta  masyarakat Rindang Benua untuk bersabar sambil menunggu proses tata ruang wilayah yang saat ini terus dikejar penyelesaiannya.” Ujarnya.

  • Bupati Kunjungan Kerja Ke Telen Pantau Pembangunan

    Bupati Kunjungan Kerja Ke Telen Pantau Pembangunan

    SANGATTA – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaimaiman belum lama ini melakukan kunjungan kerja di kecamata Telen. Kunjugan tersebut untuk meninjau langsung proyek pembangunan yang dilaksanakan oleh pemkab Kutim yang menggunakan dana APBD.

    Pada kesempatan tersebut, mantan wakil ketua DPRD Kutim ini, meninjau beberapa lokasi infrastruktur yang akan dibangun diantara nya pembangunan tempat ibadah, Pembangunan jembatan dan Pembangunan Jalan.

    “Pembangunan tempat ibadah ini agar masyarakat merasa nyaman menjalankan kegiatan peribadatan kemudian pembangunan jembatan yang menghubungkan dua desa yakni Mara Haloq dan Long mewah, serta jalan poros yang menghubungkan desa Mara Haloq dan dengan beberapa desa lainnya,”katanya.

    Kunjungan bupati di kecamatan tersebut didampingi oleh kepala dinas pekerjaan umum penataan ruang Muhammad Muhir, staf ahli Bupati, kepala bagian protokol dan komunikasi pimpinan Basuki isnawan para perangkat desa serta tokoh masyarakat.

    Kunjungan Bupati Ardiansyah tersebut, Ingin memastikan pembangunan di setiap kecamatan khususnya di wilayah dapil III yang meliputi, Muara Wahau, Muara Anclong, Batu Ampar, Telen, Konbeng, Long Masengat, Busan dan Muara Bengkal berjalan lancar dan pembangunan tersebut bisa di nikmati masyarakat.

    Dalam kunjungan tersebut, Kepala Desa dan tokoh masyarakat langsung menyampaikan ke Bupati Ardiansyah Sulaiman bebera1211pa kendala yang terjadi di desa tersebut diantaranya permasalahan telekomunikasi yang masih tidak stabil dan daya listrik masih rendah.

    Merespon permintaan salah satu kepala Desa, Ardiansyah Sulaiman mengatakan, setiap usulan warga bisa dibarengi perencanaan yang matang berkoordinasi dengan instansi terkait

    “Saya meminta masyarakat ikut terlibat mengawasi dan menjaga hasil pembangunan infrastruktur sehingga dapat terjaga dengan baik serta pihak perusahaan juga diminta memaksimalkan program sosialnya untuk kesejahteraan masyarakat melalui program corporate sosial responsibility dari Desa Mara Haloq Kecamatan Telen,”pangkasnya (ADV/WAL)

  • Bupati Dorong Desa Rindang Benua Jadi Desa Budaya Di Kutim

    Bupati Dorong Desa Rindang Benua Jadi Desa Budaya Di Kutim

    Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah  Sulaiman mengapresiasi masyarakat suku Dayak Kenyah, karena tetap menjaga dan melestarikan adat budaya warisan leluhur.

    Hal tersebut di Sampaikan Ardiansyah Sulaiman menghadiri festival budaya  danPesta Budaya Bertajuk Bengen Lepek Majeu di Desa Rindang Benua yang digelar di Jalan Poros Sangatta-Bontang Kilometer 10, Kecamatan Sangatta Selatan pada Sabtu (27/5/2023).

    Kegiatan tersebut yang turut dihadiri Wakil Bupati Kasmidi Bulang, Ketua Adat Dayak Kenyak Kaltim, Ajang Kedung, Anggota DPRD dr Novel Tyty Paembonan, Kepala Dinas Pariwisata Nurullah, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Ayub serta undangan lainya.

    “hingga saat ini suku Dayak Kenyah, masih mempertahankan dan melestarikan adat budaya warisan leluhur. Salah satunya dengan melaksana acara Bengen Lepek Majeu (dalam bahasa Indonesia berarti pesta panen), “kata Adriansyah dalam sambutannya.

    Menurutnya,  desa Rindang Benua bisa dijadikan sebagai desa budaya. Karena posisinya persis di pintu masuk ibu kota Kabupaten, seperti di Samarinda ada kampung budaya Pampang.

    Mantan Wabub Kutim 2 priode ini juga mendorong agar desa tersebut bisa menjadi salah satu desa budaya yang ada di Kutim.

    “Saya  meminta agar masyarakat  Desa Rindang Benua, bisa bersabar. Sembari  menunggu proses perubahan tata ruang wilayah yang saat ini terus dikejar penyelesainya oleh Pemerintah Kabupaten, agar bisa segera rampung, termasuk di Desa Rindang Benua,”pintanya.

    Sebelumnya kepala Dinas Pariwisata Kutim Nurullah menyebut, Pesta Budaya Bengen Lepek Majeu, merupakan tradisi yang masih di pertahankan oleh masyarakat di Desa Rindang Benua yang sudah dimulai sejak tahun 2009 hingga sekarang.

    selain menjadi desa budaya, saat ini desa yang yang terletak di Jalan Poros Sangatta-Bontang ini juga sedang dikembangkan menjadi Desa Wisata Alam. Karena memiliki pesona keindahan alam berupa air terjun, yang sangat indah dan masih terjaga kealamianya.

    “Namun masih terkendala akses innfrastruktur jalan yang perlu perhatian dari kita, lokasinya cukup jauh sekitar 13 kilometer dari jalan poros,” ujarnya. (ADV)

  • Malam puncak perayaan HUT Kodim 0909/Kutai Timur Dilakukan Pemotongan Tumeng

    Malam puncak perayaan HUT Kodim 0909/Kutai Timur Dilakukan Pemotongan Tumeng

    SANGATTA – Malam puncak perayaan HUT Kodim 0909/Kutai Timur yang ke-18 berlangsung meriah. Acara tersebut diselenggarakan di Folder Ilham Maulana Sangatta pada Sabtu malam tanggal 27 Mei 2023. Panggung Rakyat menyajikan berbagai hiburan, termasuk pemutaran kaleidoskop Kodim 0909/Kutai Timur, penampilan dari Lanal Sangatta, Polres Kutai Timur, Kodim 0909/Kutai Timur, anak-anak SLB Sangatta, paduan suara dari YPPSB, para pemenang Dandim 0909/Kutai Timur Award, dan penampilan dari artis Ibukota, Lucky Anima.

    Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang, Dandim 0909/Kutai Timur Letkol Inf Adi Swastika, Kapolres Kutai Timur AKBP Roni Bonic, Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Shodikin, Kajari Kutai Timur Romlan Robin, kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Kutai Timur, dan lainnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0909/Kutai Timur Letkol Inf Adi Swastika memotong tumpeng yang kemudian diserahkan kepada Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, dengan disaksikan oleh Forkopimda Kutai Timur dan masyarakat.

    Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menyampaikan bahwa malam tersebut merupakan puncak perayaan HUT Kodim 0909/Kutai Timur setelah sebelumnya diadakan Turnamen Bola Voli yang melibatkan beberapa pemain Pro Liga. Beliau juga menyampaikan rencana untuk menyelenggarakan turnamen Bola Voli Bupati Cup.

    Ardiansyah juga mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-18 kepada Kodim 0909/Kutai Timur atas nama Pemkab Kutai Timur. Ia berharap agar Kodim terus memberikan dukungan terbaik kepada masyarakat dan semakin dicintai oleh mereka, serta bersama-sama dengan Forkopimda membangun Kutai Timur.

    Dandim 0909/Kutai Timur Letkol Inf Adi Swastika menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyelenggarakan acara tersebut. Ia berharap perayaan HUT Kodim ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan mengajak semua orang untuk menikmati acara yang disajikan.

    Wakil Bupati Kasmidi Bulang juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada Kodim 0909/Kutai Timur yang ke-18. Ia berharap agar Kodim semakin jaya dan menjadi pemersatu Kabupaten Kutai Timur.

  • Bupati Ardiansyah Sulaiman Hadiri wisuda angkatan ke-III SDIT 2 Darusalam

    Bupati Ardiansyah Sulaiman Hadiri wisuda angkatan ke-III SDIT 2 Darusalam

    SANGATTA – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menghadiri acara wisuda angkatan ke-III Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) 2 Daarussalam.

    Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Akasia Gedung Serba Guna (GSG) pusat Perkantoran Bukit Pelangi, Sabtu (27/5/2023) pagi tersebut Mengangkat tema “Nusantara Wonderful, Jadikan Generasi Alpha Yang Unggul”

    Pada sambutannya Bupati Ardiansyah mengatakan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) sudah memiliki kurikulum sendiri. Namun ia melihat dengan adanya kurikulum yang digelontorkan oleh pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Riset dan Teknologi itu luar biasa.

    “Pada kurikulum merdeka belajar, sekolahnya diusahakan menjadi sekolah penggerak. Sebelum sekolah penggerak, guru-gurunya harus mendapatkan ilmu menjadi guru penggerak,” jelasnya.

    Lebih lanjut, ia berharap agar kurikulum merdeka belajar dan kurikulum JSIT bisa dipadukan. Dengan harapan bisa memberikan pengalaman kepada anak-anak untuk lebih banyak mendapatkan ilmu-ilmu praktis yang sangat bermanfaat. Namun tidak menghilangkan esensi dari kurikulum JSIT.

    “Alhamdulillah informasi dari Pak Dedi, untuk SD IT 2 Daarussalam sudah menjadi sekolah penggerak. Salah satu tampilan tadi menandakan makna dari sekolah penggerak dan guru penggerak. Semua memiliki kreativitas dan kreativitasnya memberikan nuansa untuk peningkatan inovasi,” tambahnya

    Dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada semua ustaz dan ustazah SD IT 2 Darussalam. Serta kepada para orang tua yang telah memberikan amanat kepada Darussalam untuk membina dan mendidik anak-anaknya.

    “Semoga ke depan mereka akan menyambung estafeta kepemimpinan di Kutim, Kaltim dan Indonesia,” terangnya.

  • Kesbangpol Kutim Undang Ormas Untuk Sosialisasi Pemilu 2024

    Kesbangpol Kutim Undang Ormas Untuk Sosialisasi Pemilu 2024

    www.ads.pojokdigital.com/ – Menjelang Pemilu Legislatif, Pemilihan Presiden dan Pemilihan Kepala Daerah Serentak, pemkab Kutai Timur mengupayakan pemilu 2024 menjadi pemilu yang benar benar demokratis dan partisipasi masyakarat ikut meningkat.

    Salah satu yang di lakukan Pemkab Kutim dalam mengsukseskan Pemilu 2024 dengan melibatkan melalui organisasi kemasyarakatan. Melalui Kesbangpol Kutim, Pemkab Kutim mengundang  seluruh Ormas untuk mengikuti kegiatan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik dengan Tema “Peran Organisasi Kemasyarakatan Dalam Sukses Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024”

    Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kesbangpol Kutim digelar Ruang Meranti Kantor Bupati Kutim, Kamis, (25/5/2023) kemarin, di hadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Seskab Kutim Poniso Suryo Renggono, kepala Kesbangpol Kutim dan sejumlah Ormas, Bawaslu Kutim serta tokoh agama.

    Dalam sambutanya Poniso mengatakan, masyarakat merupakan unsur utama yang menentukan berhasil atau tidaknya suatu pemerintahan pada sistem demokrasi. Partisipasi politik dapat dijadikan sebagai salah satu parameter dalam penilaian tingkat demokrasi di sebuah daerah.

    “Semakin tinggi partisipasi politik dalam masyarakat dapat menunjukkan kondisi demokrasi yang berkualitas. Jika partisipasi politik masyarakat rendah hal tersebut dapat menunjukkan apatisme dan ketidakpercayaan masyarakat terhadap sistem pemerintahan,” jelasnya

    Dikatakan, Ormas memiliki peran penting dalam mengsukseskan Pemilu 2024. Untuk itu pihaknya meminta ormas membantu mensosialisasikan Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024 dan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dengan pemilu tersebut.

    “Di sinilah peran penting Ormas karena dapat membantu menginformasikan dan memberikan edukasi kepada masyarakat dan bisa membantu meluruskan berita yang tidak benar atau hoaks yang banyak beredar di masyarakat,” tambahnya

    Ia berharap Pemilu Serentak 2024 dapat melahirkan para wakil rakyat, presiden dan kepala daerah yang berkualitas yang akan membawa bangsa dan negara ini kepada kemajuan, kejayaan, kesejahteraan seperti yang dicita-citakan bersama (WAL/ADV)

  • Brida Kutim Gelar kegiatan Sanga Belida, Ini Tujuannya

    Brida Kutim Gelar kegiatan Sanga Belida, Ini Tujuannya

    SANGATTA – Perangkat Daerah (PD) maupun BUMD di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) diharapkan mampu memacu kreativitas dan kemampuan dalam menghasilkan produk maupun jasa inovasi yang potensial di Kutim.

    Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kutim dalam memacu kreativitas serta kemampuan tersebut mengelar kegiatan Sangatta Berlomba Inovasi Daerah (Sanga Belida). Dengan tema yang diangkat “Kreativitas Inovasi untuk Mewujudkan Kabupaten Kutai Timur Sejahtera  untuk semua”.

    Kepala Brida Kutim Aji Wijaya Efendi melalui Kabid Inovasi dan Teknologi Wenadianto dalam kesempatan tersebut, menyampaikan tugas utama Brida Kutim adalah menciptakan ekosistem kreatif. Bagaimana masyarakat bisa menghasilkan ide atau cara-cara kreatif untuk menyelesaikan masalah diri dan lingkungan sekitarnya.

    “Fokusnya adalah bagaimana membuat orang bisa kreatif dan bisa mencari solusi atas berbagai masalah yang dihadapan di depan matanya. Bukan menghasilkan periset sebanyak-banyaknya,”ujarnya.

    Dikatakan penyelenggaraan sosialisasi petunjuk teknis jadwal pelaksanaan dan penilaian Sanga Belida 2023 merupakan wadah untuk saling berkomunikasi dan berbagi pengalaman. Pembinaan teknis dan untuk memperkuat Brida Kutai dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.

    “Saya berharap, Brida dapat meningkatkan pemantauan dan pembinaan kepada Perangkat Daerah sehingga Pemkab Kutim dapat meningkatkan daya saing daerah,” katanya.

    Dalam kesempatan tersebut Tim Fasilitator Sanga Belida 2023, Edi Suprianto juga memaparkan Petunjuk Teknis terkait kompetisi ini.

    Dikatakan, pada lomba Sanga Belida tersebut, untuk mendorong peningkatan kinerja dan pelayanan PD yang efisien dan efektif sesuai dengan kebijakan pembangunan di Kutim untuk mewujudkan penerapan Good Governance.

    Edi, juga mengatakan tujuan lain dari kegiatan tersebyt, untuk menjaring, mendokumentasikan, mendisimilasikan, dan mempromosikan inovasi  sebagai upaya percepatan daya saing daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Memberikan apresiasi dan penghargaan bagi PD maupun BUMD yang inovasinya ditetapkan sebagai  Inovasi terbaik.

    “Termasuk untuk memotivasi perangkat daerah dan BUMD untuk meningkatkan inovasi dan  profesionalisme dalam pemberian Pelayanan yang cepat, mudah dan efisien bagi masyarakat,” tutur Edi.

    Selanjutnya disampaikan kepada semua perwakilan PD dan BUMD yang hadir terkait persyaratan inovasi, bentuk inovasi, kategori inovasi, kriteria inovasi, sistematika dan penilaian proposal inovasi, pengajuan proposal inovasi dan mekanisme seleksi.

    “Hasil dari penilaian presentasi, wawancara, dan observasi lapangan yang  dilakukan oleh Tim Juri akan  menghasilkan 3 Inovasi terbaik sebagai penerima penghargaan Lomba Inovasi Daerah (Sanga Belida) Tahun 2023,” pungkasnya. (WAL)

  • Kadispar Kutim Menutup Kegiatan Pelatihan Dasar Pemandu Wisata Tahun 2023

    Kadispar Kutim Menutup Kegiatan Pelatihan Dasar Pemandu Wisata Tahun 2023

    SANGATTA. Kepala Dinas Pariwisata Kutai Timur Dr. H. Nurullah,  M.Pd resmi menutup Pelatihan Dasar Pemandu Wisata Tahun 2023 pada Rabu (24/05/2023).

    Kegiatan awalnya di buka bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman pada Senin 22/05/2023 lalu di hotel Royal Victoria Sangatta tersebut, menghadirkan sejumlah nara sumber  diantarannya Awang Muhammad Jumri, S.Pd (Ketua HPI Kalimantan Timur) , Askhar Muzakkar,  S.Hut ( Ketua HPI Kutai Timur) dengan jumlah  peserta 60  orang  yang berasal dari Kelompok Sadar Wisata,

    Acara penutupan tersebut diikuti sebanyak 60 peserta dari Kelompok Sadar Wisata Kutai Timur. Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata (Dispar)  Kutim Dr. H. Nurullah,  M.pd. mengucapkan terima kasih kepada peserta yang mengikuti pelatihan tersebut.

    Dikatakan, Dengan adanya pelatihan ini kalian punya kopetensi untuk memandu Wisata, yang nantinya bisa aja terjadi menghantarkan Wisatawan ke Kabupaten Berau bahkan bisa juga juga ke Provinsi Kalimantan Utara mengingat Kutai Timur sebagai pintu gerbang Pariwisata bagian utara di Kalimantan Timur ini.

    ” Dalam Kesempatan ini Dinas Pariwisata akan terus mendorong semua pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan  akan terus kita dorong sehingga betul-betul bisa menjadi penghasilan dibidang Pariwisata sehingga kedepannya nanti Kutai Timur bukan hanya mengandalkan batu bara saja, tetapi dengan mendorong sektor pariwisata ini bisa menjadi sumber penghasilan sumber bisnis bagi pelaku Pariwisata di Kutai Timur ini”. Tutup Nurullah

    Penutuan pelatihan pemandu dasar wisata ini diakhiri dengan pembagian piala,piagam dan uang pembinaan lomba Foto On The Spot Lom Plai 2023 berikut nama-nama Pemenangnya, Juara pertama Revaldy Ramananda, Juara Kedua Gusnur Iman, Juara Ketiga Tony Siagian serta Juara Harapan Doni Aditya Haryono. Selamat untuk Pemenang (ADV)