Blog

  • Wabup Kasmidi Bulang Tanggapi Permintaan Kenaikan Honor RT Hingga Rp2 Juta.

    Wabup Kasmidi Bulang Tanggapi Permintaan Kenaikan Honor RT Hingga Rp2 Juta.

    www.ads.pojokdigital.com/, SANGATTA – Wakil bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang menanggapi permintaan forum RT Sangatta Utara yang mengajukan permintaan peningkatan honor bagi para RT hingga mencapai 2 juta rupiah.

    Ditemui usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Kutim selasa (16 Mei 2023), Kasmidi mengatakan pihaknya tidak masalah adanya permintaan dari RT tersebut, tetapi harus dilihat dari tanggungan moril dan tanggungjawab dari RT serta kemampuan keuangan daerah.

    “Kalau saya pribadi tidak masalah, tetapi harus dilihat dari tanggungan moril dan tanggungjawab dari RT. Nanti kita bicarakan (diskusikan) hal ini”ujar kasmidi kepada para awak media.

    Dia menambahkan, RT memiliki tanggung jawab yang sangat besar dan bekerja hingga 24 melayani warganya, sehingga patut untuk di berikan penghargaan kepada Para RT yang memiliki dedikasi tinggi kepada masyarakat.

    “Saya pikir semua orang orang hebat yang menjaga wilayahnya harus diberikan penghargaan. Mereka mungkin 24 jam harus standby untuk memberikan pelayanan masyarakat, biar tengah malam atau subuh selalu ada yang mengetok pintu rumah RT. Artinya kita harus memberikan penghargaan dengan peningkatan honor. Tidak masalah bagi saya,”pangkasnya

    Sebelumnya Forum RT se Sangatta Utara menggelar Rapat dengar Pendapat bersama DPRD Kutim, Dinas Pemberdayaan masyarakat, Camat dan Kepala desa pada Senin (15/05/2023) kemarin

    Hearing yang membahas tentang  usulan pemekaran wilayah RT, khususnya di Sangatta Utara. Disela sela rapat tersebut, wakil ketua Forum RT Syarifuddin mengusulkan ke DPRD Kutim, permintaan peningkatkan honor bagi para RT.

    Alasan di balik permintaan tersebut lanjut Ketua RT 39 desa Sangatta Utara ini, kenaikan gaji yang signifikan akan mendorong motivasi para RT untuk bekerja lebih baik dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada warga di lingkungan mereka

    Dikatakannya, usulan kenaikan honor atau insentif bagi para RT ini, sudah disampaikan kepada bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman.

    “Masalah untuk kenaikan honor ini kami sudah sampaikan ke bapak Bupati, kami dari Forum RT mengusulkan honor untuk kesejahteraan ini itu sampai dua juta pak, kalau sekarang yang kami terima ini hanya satu juta rupiah,” ungkapnya Senin (15/05/23) kemarin (ADV/IA)

  • Rekomendasi Pansus, Bupati Ardiansyah Segera Instruksikan OPD

    Rekomendasi Pansus, Bupati Ardiansyah Segera Instruksikan OPD

    SANGAYTTA – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menanggapi rekomendasi Pansus Laporan Kerja Pertanggujawaban (LKPJ) Bupati Kutim saat Rapat paripurna pada Selasa (16/05/2023)

    Bupati Ardinsyah mengatakan, dari hasil semua rekomendasi yang di sampaikan ketua Pansus, Pemkab Kutim wajib untuk menindaklanjuti dan ini merupakan masukan bagus bagi pemkab.

    “dari hasil semua rekomendasi ini, Pemkab Kutim memang wajib untuk menindaklanjuti semuanya segera. Itu juga perbaikan yang positif,”katanya.

    Ardiansyah menambahkan,pihaknya akan segera menginstruksikan kepada seluruh aparat pemerintahan seperti Dinas dan Badan. Bidang pemerintahan, keuangan, administrasi, kepegawaian dan lainnya.

    “Saya akan segera dengan cepat menginstruksikan ke teman –teman (Kepala OPD) di pemerintahan. Baik yang bersifat keuangan, baik itu yang bersifat manajemen pemerintahaan, penataan kepegawaian dan lain lain,” kata politisi PKS ini.

    Lebih jauh ia mengatakan, pembahasan Raperda ini merupakan bagian dari amanah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Di mana undang-undang tersebut merupakan dasar hukum bagi daerah untuk melaksanakan kewenangannya berdasarkan semangat Otonomi Daerah.

    “Khususnya juga kewenangan untuk menyusun dan membentuk Peraturan Daerah berdasarkan kebutuhan daerah,” ujar Ardiansyah.

    Penyusunan Raperda ini, sambung Ardiansyah,  merupakan kebutuhan daerah. Dengan disahkannya Raperda menjadi Peraturan Daerah (Perda), diharapkan mampu berdampak positif untuk meningkatkan kehidupan masyarakat, khususnya kepada masyarakat kecil dan menengah melalui pengembang usaha mikro kecil masyarakat.

    “Ini merupakan bukti kepedulian dan keseriusan Pemerintah Daerah dan para anggota Dewan, dalam melaksanakan tugas dan fungsi. Khususnya dalam pembentukan produk hukum yang bermanfaat, berkeadilan dan berkepastian hukum di Kutim  yang kita cintai ini,” imbuhnya.

    Terkait saran, pendapat serta aspirasi yang disampaikan anggota DPRD dalam pembahasan yang intensif, menurut Ardiansyah menjadikan Raperda tersebut lebih lengkap, solid, demokratis serta transparan. Kesemuanya itu dimaksudkan untuk memberikan kepastian hukum bagi masyarakat maupun Aparatur Pemerintah Daerah dalam mewujudkan pembangunan daerah berdasarkan visi dan misi Kabupaten Kutim. (ADV)

  • Bupati Ardiansyah Terus Mendorong Pertumbuhan UMKM di Kutim

    Bupati Ardiansyah Terus Mendorong Pertumbuhan UMKM di Kutim

    www.ads.pojokdigital.com/, SANGATTA – Bupati Kutai Timur Ardianysah Sulaiman menyampaikan pencapai pemkab Kutai Timur selama 2 tahun memimpin bersama wakil bupati Kasmidi Bulang.

    Dikatakan, beberapa Visi misinya sudah berjalan salah satunya adalah penyerapan tenaga kerja sebanyak 50 ribu tenaga kerja selama 5 tahun.

    Berdasarkan data dari dinas tenaga kerja Kutim, kata Ardiansyah, di tahun (2021) pertama dia memimpin kutim, penerimaan tenaga kerja di Kutim mencapai 12 ribu tenaga kerja, memasuki tahun kedua 2022, penerimaan tenaga kerja di Kutim sebesar 15 tenaga kerja.

    Hal itu disampaikan oleh Ardiansyah saat membuka kegiatan Silaturahmi Akbar Masyarakat Paguyuban Kutai Timur, yang akan melakukan diskusi dengan tagline membangun Kutai Timur Sejahtera untuk kita semua.

    “2021-2022 hampir 20 ribu lebih data dari dinas tenaga kerja, bukan bupati asal ngomong. Ini yang terekrut di dinas, ini belum masuk UMKM nya, home industri binaan pemda. Mungkin kalau itu digabungkan mencapai 25 ribu tenaga kerja,”ungkapnya.

    Selain itu, Lanjut bupati Ardiansyah, Pemkab Kutim juga memberikan bantuan modal usaha dan pelatihan keterampilan UMKM sudah berjalan dan terus ditingkatkan dinas koperasi dan UMKN Kutim.

    “bantuan modal usaha dan pelatihan keterampilan UMKM sudah berjalan. Artinya UMKM kita terus tumbuh kembangkan demi peningkatan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja,”katanya.

    Pihaknya meminta kepada peserta seminar tersebut, pemilik UMKN yang belum berkembang bisa terus bersinergi dengan pemkab melalui dinas terkait. (ADV)

  • Pemkab Kutim Kembali Raih Opini WTP

    Pemkab Kutim Kembali Raih Opini WTP

    SANGATTA – Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) telah berhasil mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berdasarkan hasil Laporan Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2022.

    Dalam acara penyerahan enam laporan LHP atas LKPD Tahun Anggaran 2022 untuk enam Pemerintah Daerah, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman diberikan kehormatan untuk menyampaikan sambutan mewakili keenam Pemerintah Daerah tersebut yang juga mendapatkan opini WTP.

    “Pemkab Kutim berkomitmen tidak berhenti hanya pada pencapaian opini WTP, namun kami akan terus berusaha lebih keras dan cerdas dalam rangka pengelolaan keuangan transparan dan akuntabel. Selain itu, juga memaksimalkan untuk segera menyelesaikan tindak lanjut dari rekomendasi yang tadi disampaikan. Ada 36 rekomendasi yang disampaikan, mudah-mudahan tidak dalam waktu yang lama, tidak menunggu 60 hari. Saya berjanji untuk memerintahkan semua apartur saya untuk segera menindaklanjuti,” ucap Ardinasyah, di Ruang Auditorium Kantor BPK Perwakilan Provinsi Kaltim, di Jalan M Yamin Samarinda, Rabu (10/5/2023).

    Bupati Ardiansyah menyatakan bahwa Pemkab Kutim berkomitmen untuk terus meningkatkan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel. Mereka tidak berhenti hanya pada pencapaian opini WTP, tetapi akan terus berupaya lebih keras dan cerdas.

    Ardiansyah juga berjanji untuk segera menindaklanjuti 36 rekomendasi yang telah disampaikan, tanpa menunggu waktu yang lama.

    Pencapaian opini WTP terhadap LKPD menjadi cambuk bagi Pemkab Kutim untuk mengelola keuangan dengan lebih maksimal di masa yang akan datang. Ardiansyah berharap acara tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban terkait pengelolaan keuangan daerah, tanggung jawab terhadap masyarakat terkait penggunaan APBD, dan pertanggungjawaban pribadi sebagai aparatur sipil negara dan abdi masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

  • Bupati Ardiansyah Sulaiman Lantik Pengurus FKDM Kutim

    Bupati Ardiansyah Sulaiman Lantik Pengurus FKDM Kutim

    SANGATTA – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman Melantik dan mengukuhkan pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kutim priode 2023- 2028.

    Acara Pelantikan tersebut di gelar di ruang pertemuan Meranti, kantor bupati Kutai Timur pada Senin Senin (8/5/2023). Pelantikan tersebut berdasarkan SK Bupati Kutim Nomor: SK /200/K.273/2023 Tanggal 30 Maret 2023 Tentang Pembentukan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Kabupaten Kutim Periode 2023-2028.

    Bupati Ardiansyah Sulaiman dalam sambutannya mengatakan, FKDM Kutim memiliki peranan cukup penting di masyarakat dalam mencegah hal hal yang dapat merusak tatanan hidup di masyarakat.

    “FKDM bisa menjadi penyelamat preventif apabila ada hal hal yang bisa merusak tatanan hidup di masyarakat.”kata Ardiansyah saat memberikan sambutan.

    Ia menambahkan, FKDM memliki tugas yang cukup besar dalam menciptakan kestabilan bermasyarakat Kutim, mengingat wilayah Kutim yang cukup luas memiliki semua potensi untuk dikembangkan sehingga iklim investasi bisa berkembang. Masyarakat Kutim harus bisa menjaganya dan memberikan keaman di masyarakat.

    Lebih lanjut Ardiansyah berharap, FKDM dapat memberikan informasi kepada pemkab Kutim terkait dengan permasalah yang terjadi di masyarakat yang bersifat negatif yang dapat menganggu ketentraman masyarakat.

    “Saya berharap organisasi ini dapat membantu pemerintah memberikan info-info, yang bersifat negatif seperti yang bersifat menganggu, merusak dan sebagainya,”katanya.

    Bupati Ardiansyan juga meminta kepada kepengurusan baru Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kutim untuk segera bekerja sesuai dengan program yang telah direncanakan.

    “Ya hasilnya, saya harap FKDM terus memberikan karya nyata untuk pemerintah dan masyarakat,” tegasnya

    Sementara itu ketua FKDM Kutim Khoirul Arifin menegaskan jika pihaknya siap terus berkomitmen dalam memberikan info dini kepada pemerintah dan masyarakat secara umum. Baik info politik, ekonomi, sosial budaya, kriminal, kebencanaan, dan lain sebagainya

    “Ini menjadi fokus kami dan kami siap bersinergi dalam mengemban amanah ini untuk menjalankan tugas dengan sebaik mungkin. Apalagi kita akan menghadapi pesta demokrasi. Tentu saja semua harus bekerja sama dan dukungan semua pihak dalam menekan ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG),” singkatnya (ADV/WAL)

  • Kunjungi Dusun Sidrap, Bupati Minta Dinas PU Perbaiki 2 Jalan Utama

    Kunjungi Dusun Sidrap, Bupati Minta Dinas PU Perbaiki 2 Jalan Utama

    SANGATTA – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, telah memerintahkan kepada dinas PU untuk membangun dan memperbaikan sejumlah jalan dan jembatan di Dusun Sidrap Desa Martadinata, Kecamatan Teluk Pandan.

    Hal tersebut diungkapkan saat wartawan wartakutim melakukan wawancara khusus di rumah dinas bupati Kutim belum lama ini.

    Dikatakan, selama dua minggu ini, ia sudah memerintahkan dinas PU untuk memperbaiki di dua jalan utama yang berada di dusun tersebut. “Sidrap hampir-hampir tidak ada pembangunan dan saya janji dalam waktu 2 pekan ini,  itu utamanya dua jalan itu,  Insyaallah setiap perintahkan Kepada dinas PU untuk swakelola dulu,”katanya.

    Lebih lanjut Ardiansyah menambahkan, pembanguna jalan utama di dusun Sidrap tidak bisa di lakukan tanpa perencaan terlebih dahulu, sehingga pengerjaan jalan tersebut harus menggunakan dana swakelola dari dinas PU kutim.

    “Tidak bisa kita membangun tanpa ada perencaan terlebih dahulu untuk proses penganggaran APBD. Tapi bisa menggunakan dana swakelola untuk melaksanakan perbaikan jalan itu,”ungkapnya.

    Selain perbaikan jalan utama, Bupati juga meminta kepada dinas PU untuk memperbaiki jembatan yang kondisinya sudah sangat parah. Jembatan tersebut merupakan akses utama warga.

    “Jembatan itu adalah salah satu kata kunci dari warga dusun Sidrap yang sangat dekat dan berbatasan langsung dengan kecamatan Guntung kota Bontang. Jembatan tersebut sering dilalui warga, sementara jembatan tersebut tidak representif untuk dilalui mobil,”jelasnya.

    Ia menambahkan, jembatan saat ini merupakan jembatan yang dibangun oleh warga untuk memudahkan akses menuju kota Bontang. Namun sudah lama tidak ada perbaikan dan perawatan, sehingga pemerintah wajib untuk menyelesaikannya.

    “sudah meminta pu juga untuk meningkatkannya, paling tidak mungkin dipasang Berry dulu itu agar bisa itu bisa dilewati dan bisa dilalui dengan baik  seperti itu,”pangkasnya (ADV/IA)

  • Bupati Ardiansyah Usulkan Sejumlah Wilayah di Kutim Untuk di Enclave

    Bupati Ardiansyah Usulkan Sejumlah Wilayah di Kutim Untuk di Enclave

    SANGATTA – Bupati Kutai Timur Ardianysah Sulaiman mengatakan,  Enclave wilayah Sangatta Selatan dan Teluk Pandan masih terus berproses dan sudah ada perkembangannya. Usulan Pemkab Kutim terkait dengan enclave tersebut telah diajukan ke kementerian Kehutanan.

    Hal tersebut di katakan Bupati Ardiansyah, saat wartakutim dan www.ads.pojokdigital.com/ melakukan wawancara eksklusif di rumah jabatan bupati di Bukit pelangi Sangatta, pada Sabtu (06/05/2023) malam.

    “Sejak saya di lantik bersama bapak kasmidi Bulang pada Februari 2021 lalu, saya langsung gas poll. Sesuai visi misi saya. Saya akan menuntaskan permasalahan di Sangatta Selatan dan Teluk Pandan, beberapa wilayah itu masuk dalam kawasan taman nasional (TNK), saya lupa bulan berapa saya masukkan data itu ke provinsi Kaltim untuk di masukkan kedalam program revisi RTRW Kaltim. Jadi ini prosesnya masih berjalan, saya berharap ini bisa segera di setujui,”jelasnya.

    Lebih lanjut ia menambahkan, selain mengajukan 2 (dua) di wilayah tersebut, Pemkab Kutim mengajukan beberapa di kecamatan di Kutim yang masuk kawasan Hutan Lindung, kawasan budaya kehutanan dan kawasan lainnya.

    “Wilayah kita di Kutai Timur ini masih banyak yang masuk di dalam wilayah kawasan, Apakah itu kawasan Hutan, kawasan budidaya kehutanan, dan lain lain. Seperti yang ada di kecamatan Batu Ampar, presentasinya sedikit saya yg berada di luar kawasan,”ungkapnya.

    Ia menambahkan, perubahan kawasan di beberapa kecamatan sudah masuk perencanaan revisi tata ruang wilayah provinsi Kaltim. Jumlah usulan yang telah di ajukan seluas 102.312, 7 hektar.

    “Selain kawasan Sangatta Selatan dan Teluk Pandan, karena itu perubahan kawasan atau revisi tata ruang Kaltim, maka kita usulkan total semua kawasan yang masuk usulan pemkab Kutim  102.312, 7 hektar. Karena ini ada waktu dan peluang saya minta dinas terkait untuk segera menghitung ulang kawasan yang akan di Enclave, maka terkumpulah data seperti yang telah saya sebutkan”jelasnya.

    Lebih jauh ia mengatakan, adanya usulan dari Pemkab dan Provinsi Kaltim, Tim dari kementerian akan turun ke lapangan yakni tim terpadu. Tim terpadu akan melakukan verifikasi data dan hal lainnya. “Mudah mudah tim terpadu segera turun kelapangan, hingga proses pembebasan kawasan ini bisa terealisasi,”Pangkasnya (ADV/WAL)

  • Wabup Kasmidi Bulang Resmi Membuka Turnamen Kutim Open Woodball 2023

    Wabup Kasmidi Bulang Resmi Membuka Turnamen Kutim Open Woodball 2023

    Turnamen Kutim Open Woodball 2023, yang diselenggarakan oleh Indonesia Woodball Asosiasi Kutai Timur (IWbA Kutim), diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.

    Acara tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang. Turnamen tersebut merupakan hasil kerja sama antara IWbA Kutim dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim, dan digelar di Lapangan Taman Bintang, Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi, pada Sabtu (6/5/2023)

    Dalam sambutannya, Kasmidi Bulang memberikan apresiasi kepada penyelenggara yang telah berupaya maksimal untuk menyelenggarakan Turnamen Kutim Open Woodball 2023 dengan baik. Ia menyambut seluruh peserta dari Kutai Kartanegara, Samarinda, Kutai Barat, Duta Bangsa Club Samboja, dan Kutim sebagai tuan rumah.

    Selain itu, Kasmidi Bulang juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2024 akan dilaksanakan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21. Ia berharap agar semua cabang olahraga dapat mempersiapkan atlet-atletnya dengan baik. Ia juga mengingatkan bahwa PON ke-21 akan diselenggarakan di Aceh dan Sumatra Utara, dan tugas atlet adalah mempersiapkan diri untuk meraih prestasi dan mengharumkan Kalimantan Timur.

    Di akhir sambutannya, Kasmidi Bulang menyatakan bahwa turnamen ini menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi antara para pecinta olahraga Woodball. Ia berharap agar setiap peserta bertanding dengan semangat fair play dan berdasarkan kemampuan masing-masing.

    Ketua KONI Kabupaten Kutim, Rudi Hartono, juga berharap agar para atlet Woodball dapat memanfaatkan turnamen ini untuk menguji kemampuan mereka. Ia juga meminta kepada pihak Dispora untuk mengundang semua cabang olahraga, bukan hanya KONI, agar semangat dapat ditularkan kepada cabang olahraga lainnya. Rudi Hartono juga memberikan pesan kepada atlet Woodball Kaltim yang akan mengikuti pra PON di Solo agar melalui proses seleksi yang baik dan tidak hanya berdasarkan faktor kedekatan, tetapi benar-benar pantas untuk dilibatkan.

  • Pengurus KONI Kutim Resmi di Lantik, Disaksikan Bupati dan Wakil Bupati

    Pengurus KONI Kutim Resmi di Lantik, Disaksikan Bupati dan Wakil Bupati

    SANGATTA – Sebanyak 82 orang pengurus KONI Kutim dilantik oleh Ketua Umum KONI Kaltim di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Sangatta, Kamis (4/5/2023).

    Pelantikan tersebut dihadiri Bupati Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati Kasmidi Bulang, Pengurus KONI Kalimantan Timur, dan unsur Forkopinda Kutim serta awak media.

    Dalam kegiatan itu, Ardinsyah diberikan kesemoatan untuk memberikan sambutan dengan didahului ucapan selamat kepada pengurus KONI Kutim yang telah resmi dilantik.

    Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman meminta agar KONI Kutim memberikan ruang dan waktu, memberikan dukungan terhadap olahraga prestasi dan juga olahraga rekreasi.

    “Selamat kepada seluruh jajaran KONI Kutai Timur, mudah-mudahan dengan kepengurusan KONI yang ada ini kita berharap semua, olahraga di Kutim semakin meningkat baik dari sisi kualitas, prestasi dan lain-lain,” ungkap Orang nomor satu di Kutim itu, Kamis (4/5/2023).

    Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur bertekad untuk memberikan daya dukung terhadap kemajuan prestasi dan kemajuan olahraga dì Kutai Timur.

    Hal yang sama disampaikan Ketua KONI Kutim Rudi Hartono bahwa dirinya bersama dengan pengurus KONI lainnya akan selalu berkoordinasi dengan Pemkab Kutim maupun lembaga lainnya, termasuk dengan perusahaan sebagai langkah untuk memajukan prestasi olahraga di Kutim.

    “Insyaallah dengan kebersamaan ini, prestasi olahraga di Kutim bisa menjadi lebih baik lagi nantinya,” ucapnya.

    Terakhir, ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan kepada pengurus KONI Kutim yang baru dilantik.

    “Saya sudah berdiskusi dengan Pak Kasmidi Bulang selaku Ketua Partai Golkar mengenai putusan mundur jadi Bacaleg ini. Dan akan konsentrasi di KONI untuk memajukan olahraga Kutim,” jelasnya.

    .

  • Pelantikan Pengurus KONI, Bupati Kutim :”para pelaku dan organisasi olahraga menggelar event  secara mandiri”

    Pelantikan Pengurus KONI, Bupati Kutim :”para pelaku dan organisasi olahraga menggelar event  secara mandiri”

    SANGATTA – Ketua Umum KONI Kalimantan Timur (Kaltim) Rusdiansyah Aras melantik pengurus KONI Kutai Timur priode 2023-2027. Pelantikan tersebut berdasarkan surat keputusan KONI Kaltim Nomor 024 Tahun 2023 tentang Pengukuhan Personalia Pengurus KONI Kutim periode 2023-2027.

    Pelantikan yang digelar di Ruang Meranti Kantor sekrtariat bupati,pada Kamis (4/5/2023) pagi, dihadiri Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Wabup Kasmidi Bulang, Ketua DPRD Kutim Joni, Wakil Ketua I DPRD Kutim Asti Mazar, Perwakilan Forkopimda, Staf Ahli Bupati Kutim, Asisten Pemkesra Poniso Suryo Renggono, Plt Asisten administrasi Umum Didi Herdiansyah, Kepala OPD di lingkup Pemkab Kutim dan para ketua/perwakilan cabor di lingkup KONI Kutim.

    Bupati Ardiansyah dalam sambutannya mengatakan,  pemerintah daerah akan selalu mendukung dan memberikan ruang kepada insan olahraga untuk menggelar event (kejuaraan) agar prestasi olahraga di Kutim meningkat.

    “Sejak tahun 2021 lalu, para pelaku dan organisasi olahraga menggelar event  secara mandiri. Kita harapkan dengan adanya event tersebut muncul atlet-atlet Kutim berprestasi,” kata Ardiansyah.

    Lebih lanjut, ia menambahkan pemkab Kutim akan memberikan penghargaan kepada atlet-atlet olahraga yang berprestasi dengan mengalokasikan anggaran untuk bonus kepada atlet yang berprestasi.

    “Pemerintah juga memberikan perhatian kepada olahraga rekreasi (tradisional). Langkah ini dimaksudkan untuk memberikan dukungan kepada pelaku olahraga di semua bidang,” jelasnya.

    Diujung sambutannya mantan wakil bupati Kutim itu  mengucapkan selamat kepada pengurus KONI Kutim yang baru saja dilantik dan dikukuhkan. Berharap sukses dan berprestasi ke depannya.

    Sementara itu Ketua KONI Kutim Rudi Hartono mengatakan pihaknya bersama dengan pengurus KONI lainnya akan selalu berkoordinasi dengan Pemkab Kutim maupun lembaga lainnya, termasuk dengan perusahaan sebagai langkah untuk memajukan prestasi olahraga di Kutim.

    “Insyaallah dengan kebersamaan ini, prestasi olahraga di Kutim bisa menjadi lebih baik lagi nantinya,” ucapnya.

    Terakhir, ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan kepada pengurus KONI Kutim yang baru dilantik.

    “Saya sudah berdiskusi dengan Pak Kasmidi Bulang selaku Ketua Partai Golkar mengenai putusan mundur jadi Bacaleg ini. Dan akan konsentrasi di KONI untuk memajukan olahraga Kutim,” jelasnya.