Blog

  • Pemkab Kutim Ikut Pemerintah Pusat 1 Syawal 1444 H jatuh Pada Hari Sabtu

    Pemkab Kutim Ikut Pemerintah Pusat 1 Syawal 1444 H jatuh Pada Hari Sabtu

    SANGATTA – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman memastikan, Pemkab Kutim mengikuti Pemerintah Pusat dalam menetapkan 1 Syawal 1444 H atau Lebaran Idul Fitri Jatuh pada hari Sabtu 22 April 2023.

    Hal tersebut di ungkapkan Bupati Ardiansyah usai meninjau langsung Posko Pengamanan Lebaran di pos terpadu Lebaran 2023 di simpan tiga Jalan Yos Sudarso – Aw Syahrani Sangatta, pada Jumat (21/04/2023) malam.

    “Kementerian Agama RI telah mengumumkan Idul Fitri 1 Syawal 1444 H jatuh pada hari Sabtu Besok. Pemkab Kutim bersama Pemerintah Pusat merayakan 1 Syawal 1444 H atau Lebaran Idul Fitri besok,”katanya.

    Lebih lanjut mantan wakil bupati dua priode ini menambahkan, pemkab Kutim telah melaksanakan beberapa kegiatan menjelang lebaran ini diantarannya melepas Pawai malam takbiran, Zoom dengan Kapolda Kaltim dan Pangdam Mulawarman serta memberikan semangat kepada tim pengamanan dan medis.

    “Hari ini kami sudah melakukan beberapa kegiantan dilapangan diantanya melepas Pawai malam takbiran, rapat zoom bersama Kapolda Kaltim dan Pangdam Mulawarman, dan malam ini meninjau tim dan memberikan semangat kepada tim dilapangan,”ungkapnya.

    Lebih jauh ia menambahkah, pemkab Kutim telah menyediakan tempat untuk pelaksanaan tempat sholat id besok diantaranya, mesjid Agung Al Farouq Sangatta, dan lapangan serta seluruh mesjid di Kutim.

    “Kalau saya bersama keluarga akan melaksanakan sholat ID di Mesjid Agung Sangatta. Dalam kesempatan ini saya ingin mengucapkan Selamat idul Fitri kepada seluruh masyarakat Kutim,”pangkasnya (ADV)

  • Kepala Bapenda Kutim Berharap DBH Sawit Masuk dalam APBD Perubahan 2023

    Kepala Bapenda Kutim Berharap DBH Sawit Masuk dalam APBD Perubahan 2023

    www.ads.pojokdigital.com/, SANGATTA – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kutai Timur Syafur, S.Sos, M.Si mengatakan dipastikan Kutim akan mendapatkan tambahan dana tranfer pusat dari Dana Bagi Hasil (DBH) Perkebungan Sawit pada tahun 2023 mendatang.

    Hal tersebut diungkapkan Syafur saat ditemui awak media wartakutim.co.id di ruang kerjanya saat belum lama ini. “untuk tahun (2023) ini, informasinya dari kementerian Keuangan, kita (Kutim) akan mendapatkan dana bagi Hasil dari Perkebunan Sawit,”kata Syahfur.

    Lebih lanjut ia menambahkan, untuk besaran DBH yang akan diteriman Kutim, belum dapat memastikan, namun Kutim dipastikan akan menerima 60 persen dari pembagian DBH sawit sebagai daerah penghasil.

    Dikatakan, pihaknya masih menunggu regulasi dari Kementerian keuangan penghasilan dari DBH perkebunan sawit.”ini masih dalam pembasan prangkat pusat yakni dirjen DBH Kementerian Keuangan, dan pasti kita akan mengimformasikan ini,”ungkapnya.

    Syahfur lebih jauh mengatakan, Kutim salah satu kabupaten yang memiliki perkebunan sawit terbesar di kalimantan timur dan terbesar ke-5 di Indonesia.

    ”yang terbesar perkebunan sawitnya itu daerah Sumatera. Kita ini salah satu terbesar di kaltim dan urutan ke-5 terbesar di Indonesia,”kata kepala Bapenda Kutim ini.

    Diungkapkan, selama ini penerimaan Kutim dari sektor sawit sangat kecil. Penerimaan itu didapatkan dari hasil pajak bumi dan bangunan saja, selebihnya mengalir ke Pemerintah pusat.”selama ini penerimaan dari sektor perkebunan sawit kita sangat kecil sekali,”katannya.

    Diharapkan, dalam pembahasan APBD Perubah 2023, DBH dari sektor perkebunan sawit bisa masuk dalam penerimaan APBD Kutim.”kita harapkan di APBD Perubahan bisa masuk transfer pusat dari DBH Perkebunan Sawit,”pangkasnya (WAL/ADV)

     

  • Polres Kutim Siap Tindak Tegas Spekulan Nakal, Jelang Hari Raya Idul Fitri

    www.ads.pojokdigital.com/, SANGATTA – Tim Satuan Petugas (Satgas) Pangan Polres Kutai Timur (Kutim) tak akan segan-segan menindak para pedangang yang berspekulasi terhadap sejumlah harga-harga bahan pokok jelang hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Kutim AKBP Ronni Bonic usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Dinas komunikasi dan informatika, persandian dan statistik, Senin (17/4/2023)

    Menurut Kapolres Kutim AKBP Ronni Bonic Tim Satuan Petugas (Satgas) Pangan Polres Kutim akan terus berkoordinasi dengan semua OPD terkait dan akan bersama-sama menjaga ketersediaan bahan pokok di Kutim, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah.

    “kami juga sudah berkordinasi dengan Bupati Kutim, bahwa kebutuhan bahan pokok kita, aman jelang hari Raya Idul Fitri, meskipun ada satu dua tiga kebutuhan bahan pokok yang mengalami kenaikan” Kata Kapolres Kutim AKBP Ronni Bonic kepada sejumlah awak media

    Karena itu, tim Satgas Pangan Polres Kutim akan terus bersinergi dengan Pemkab Kutim untuk selalu menjaga ketersediaan bahan pokok di Kutim.

    Untuk itu, pihaknya menghimbau dan mengingatkan kepada para spekulan untuk tidak memanfaatkan momentum Hari Raya Idul Fitri ini untuk menyimpan atau menimbun bahan-bahan pokok yang ada.

    “Jangan coba-coba menyimpan atau menimbun bahan pokok yang ada, karena hal itu akan pasti terpantau. Apabila ada kebutuhan bahan pokok yang hilang dari pasaran ada indikasi penimbunan,” Tegasnya

    Untuk itu, pihaknya tidak akan mentolerir terhadap sepekulan yang mencoba untuk melakukan penyimpanan atau penimbunan bahan-bahan pokok. “Kami tidak akan mentolerir terhadap spekulan yang nakal,” Tutupnya (ADV)

  • Anggaran Pendidikan Kutim Rp1 T Termasuk Insentif Guru

    KALTIM12.CO.ID, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur mengalokasikan anggaran 20 persen  dari alokasi APBD 2023 untuk sektor pendidikan. Namun namun jumlah tersebut termasuk insentif dan gaji guru ASN, P3K dan Honorer (TK2D).

    Ditemui diruang kerjanya kepala dinas Pendidikan dan kebudayaan Kutim Mulyono menyebutkan, total anggaran pendidikan Kutim 2023 sebesar Rp1 triliun, sekitar 60 persen untuk pembayaran insentif dan gaji guru.

    “Untuk gaji guru sekitar 60 persen dari total anggaran,Itu sudah termasuk guru ASN, P3K dan TK2D. Selain itu ada juga untuk dana bos dan pembangunan dan rehab pasilitas pendidikan,”ungkapnya.

    Namun, Lanjut mantan camat Rantau Pulung ini, tidak dapat mentotal masing masing porsi anggaran saat ini dan pihaknya meminta langsung data ke bagian program atau bendahara dinas.

    “Saya baru 2 (dua) bulan menjabat kepala dinas, untuk tahu secara pasti bisa ditanyakan langsung kebagian program atau kebendahara dinas,”katanya.

    Ia menambah, selain anggaran untuk insentif dan membangun fasilitas pendidikan, anggaran tersebut juga untuk bea siswa tingkat SD dan SMP untuk operasional dinas.

    ”untuk tahun ini kita juga memiliki bea siswa tingkat SD dan SMP. Sementara untuk bea siswa tingkat SMA dan perguruan tinggi porsinya bagian sosial dari program provinsi Kaltim Tuntas,”ujarnya.

    Pihaknya berharap, dengan porsi anggaran begitu besar kwalitas pendidikan di Kutim makin berkualitas, tidak hanya kepada tenaga pengajar tapi juga siswa,”kami disini terus berupaya untuk meningkatkan kwalitas dan mutu pendidikan di Kutim dan saya optimis itu bisa kita raih secepatnya,”pangkasnya (adv/ia)

  • Tidak Ditemukan Adanya Pelanggaran Hukum, Polda Lampung Hentikam Kasus Tiktokers

    Polda Lampung akhirnya menghentikan kasus TikTokers Bima Yudho Saputro yang dilaporkan ke Ginda Ansori atas dugaan ujaran kebencian karena video kritiknya yang menyebut Lampung ‘Dajjal’.

    Dikutip dari detik.com, Polisi menyebut, tak ada unsur pidana dalam kritik tersebut. Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, dalam konferensi pers dengan media, Selasa (18/4/2023). Ia mengatakan pihaknya telah melakukan gelar perkara kasus tersebut dan meminta keterangan beberapa saksi ahli. Dari gelar perkaran dan pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan adanya tindak pidana pada kritik pemuda yang tengah belajar di Australia tersebut.

    “Atas dasar laporan polisi tersebut, kami melakukan penanganan tindak lanjut dengan melaksanakan penyelidikan, kami telah memintai klarifikasi dan keterangan terhadap 6 orang saksi yang terdiri dari 3 saksi masyarakat termasuk pelapor, kemudian 3 saksi ahli, ahli bahasa 1 orang dan ahli pidana 2 orang,” katanya.

    “Atas alat bukti yang kami dapatkan dan keterangan klarifikasi tersebut, kami melakukan gelar perkara untuk menentukan apakah perkara ini dapat kami tingkatkan ke penyidikan atau tidak. Hasilnya, disimpulkan bahwasanya perkara ini bukan tindak pidana, sehingga atas dasar tersebut perkara ini kami hentikan penyelidikannya dengan alasan, bahwasanya perkara itu bukan sebuah perbuatan tindak pidana,” tegas Pandra.

    Pandra juga menegaskan kasus tersebut dihentikannya bukan karena ada intervensi dari pihak manapun. Termasuk karena desakan banyak pihak agar kasus itu dihentikan. Kasus ini diketahui ramai di media sosial.

    “Tidak ada, kami pastikan bahwasanya penyelidikan atau penanganan perkara ini telah dilakukan bertransparan dan berkeadilan. Kami menyimpulkan bahwa ini tidak dapat ditingkatkan ke penyidikan, dikarenakan alat bukti yang kami dapat bahwasanya perbuatan terlapor bukan tindak pidana,” ujar Pandra.

    Terkait kata Dajjal yang dilaporkan Gindha, Pandra menyebut hal itu merupakan materi penyelidikan yang tidak bisa dipaparkan.

    “Ini merupakan materi penyelidikan kita, dan mohon maaf tidak bisa disampaikan. Tapi dari ahli telah menyimpulkan, perkara ini bukan perbuatan tindak pidana sehingga, atas keterangan tersebut dan alat bukti yang ada perkara ini kami hentikan penyelidikannya,” tandasnya.

    Sebelumnya, Bima dilaporkan oleh warga bernama Ginda Ansori ke Polda Lampung. Bima dilaporkan atas kasus dugaan penghinaan mengandung SARA atas kata “Dajjal” yang diucapkannya saat mengkritik pembangunan di Lampung dalam video yang diunggahnya ke TikTok. Video tersebut lalu viral dan menjadi perbincangan publik hingga saat ini.

    “Iya benar sudah kami laporkan ke Polda Lampung,” kata Ginda dihubungi detikSumut, Minggu (16/4/2023).

    Laporan tersebut bernomor:LP/B/161/IV/2023/SPKT/POLDA LAMPUNG tertanggal 13 April 2023 tersebut. Ginda melaporkan Bima atas dugaan menyebarkan ujaran kebencian mengandung SARA.

    “Yang kita laporkan Pasal 28 Ayat 2 UU ITE berkaitan dengan ujaran kebencian yang mengandung unsur SARA terkait kalimat yang diucapkan “gue berasal dari provinsi yang satu ini dajjal”,” terang Ginda.

  • Jelang Lebaran, Bupati Tinjau Pasar Pastikan Ketersedian Kebutuhan Pokok

    Jelang Lebaran, Bupati Tinjau Pasar Pastikan Ketersedian Kebutuhan Pokok

    KALTIM.12.COM, SANGATTA – Menjelang Hari Hari Idul Fitri yang jatuh pada Sabtu 23 April 2023 mendatang, ketersedian Kebutuhan Pokok di Kutai Timur masih terpantau aman dan juga belum ada kenaikan.

    Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman bersama Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang meninjau langsung  ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di Sangatta, Kutai Timur.

    Saat di temui usai peninjau pasar, Bupati Ardiansyah mengatakan, tujuan di laksanakan sidak pasar ini adalah memastikan bahwa ketersediaannya aman dan harganya dalam kondisi tetap stabil.

    “Kami sidak ke pasar ini untuk memastikan sebagai upaya untuk mendapatkan konfirmasi kaitan ketersediaan dan suplai bahan pokok selama bulan puasa, jelang cuti bersama hingga Hari Raya Idul Fitrri 1444 H,”katanya.

    Pada kunjungan tersebut Bupati dan Wakil bupati didampingi Dandim 0909/KTM Inf Adi Swastika dan Kapolres Kutim AKBP Ronni Bonic dan sejumlah staff dari dari dinas Perdagangan dan Perindustrian Kutim.

    Dikatakan Hasil pantauan di dua pasar ersebut, tidak ada perbedaan harga yang mencolok, sama seperti data yang saya dapatkan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kutim.

    “Ternyata selama Ramadhan ini juga memang sangat luar biasa karena kebutuhan terpenuhi, stok banyak sehingga para pedagang tidak berspekulasi untuk menaikkan harga terkait dengan pembeli yang begitu banyak. Kata Ardiansyah setelah melakukan peninjauan, Selasa (18/04/2023)

    Lebih lanjut ia menamvahkan, Berbeda dengan tahun lalu. Yang informasinya tahun lalu pada kondisi seperti ini itu harga cukup melambung 30% – 40%,  Namun untuk Ramadhan tahun ini cukup terkendali masih aman.

    “Ada sedikit perbedaan untuk Sangatta Selatan dan Sangatta Utara. khususnya untuk ikan, harga ikan di pasar Sangatta Selatan agak sedikit murah jika di bandingkan dengan pasar yang ada di Sangatta Utara,”ungkapnya

    informasinya, kata dia, sebagian pedagang membeli ikan dari Sangatta Selatan untuk dijual Ke Sangatta Utara , namun tidak semuanya karena memang ikan yang ada di dua pasar ini itu ada pasokan dari Samarinda dan ada dari Bontang. jelasnya

    “saya kira, ketersediaan bahan pokok di pasar masih aman  dan stabil serta harga masih terjangkau di masyarakat.” Tutupnya (Adv/WAL)

  • Sebanyak 148.261 Personil Gabungan Dikerahkan Dalam Operasi Mahakam 2023

    www.ads.pojokdigital.com/, SANGATTA – Polres Kutai Timur menggelar apel pasukan operasi ketupat 202. Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, sebagaimana instruksi dari kapolri Jendra Listyo Sigit. Apel tersebut dipusatkan di halaman Mapolres Kutim, Senin (17/05/2023).

    Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman memimpin upacara operasi ketupat Mahakam 2023, dan Ketua DPRD Joni, Dandim 0909/KTM Inf Adi Swastika, Danlanal Sangatta Shodikin, Kapolres Kutim AKBP Ronni Bonic serta perwakilan Kajari.

    Dalam sambutannnyam Ardiansyah Sulaiman, memberikan semangat kepada personil yang akan bertugas di lapangan dan meminta kepada personil gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP dan Dinas perhubungan memberikan kenyamanan dan keamanan kepada warga khususnya para pemudik

    “Apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan operasi ketupat 2023, kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas kodim dengan stakeholder terkait dalam rangka mengamankan mudik dan perayaan hari raya Idhul Fitri 1444 H,”kata Ardiansyah.

     

    Lebih lanjut ia menambahkan, kerja keras bersama pada pengamanan mudik tahun lalu mendapatkan apresiasi dari masyarakat, berdasarkan survei indikator periodik 5-10 Mei 2022 terdapat 73,8% masyarakat merasa puas atas kinerja pemerintah dalam penyelenggaraan dan penanganan arus mudik tahun 2022. ungkapnya

    “Prihal positif tersebut harus menjadi pemacu semangat sehingga pengamanan mudik tahun 2023 mampu dilaksanakan lebih baik lagi.” ujarnya

    Dikatakannya, Presiden Jokowidodo  menekankan bahwa hati-hati, tahun ini adalah lompatan besar masyarakat yang mudik, dari 86 juta ke-123 juta dari survei,  tekannya

    “ kami bersama stakeholder terkait berkomitmen untuk melaksanakan pengamanan secara lebih optimal melalui operasi terpusat dengan sandi ketupat 2023 selama 14 hari sejak 18 April s/d 1 Mei 2023”ungkapnya.

    Operasi ketupat 2023 melibatkan melibatkan 148.261 personil gabungan yang terdiri dari TNI polri kementerian terkait BNPB BMKG, Basarnas Pertamina, Jasa Raharja, jaksa marga, satpol PP, Dinas perhubungan, Dinas kesehatan,pramuka dan mitra kamtibnas lainnya. pungkasnya

    pada proses tersebut nantinya akan menempati 2.787 post dengan rincian 1.857 post pengaman yang berfungsi untuk Pusat informasi, untuk memastikan keamanan maupun ketertiban pada objek wisata, pusat perbelanjaan dan pusat keramaian lainnya. tambahnya

    Kemudian 7.13 post pelayanan yang berfungsi untuk tempat istirahat pengemudi, manajemen rest area, pelayanan kesehatan pemberian takjil gratis dan berbagai layanan lainnya.

    Dan 2.17 post terpadu yang berfungsi untuk pusat modal operasi secara terintegrasi bersama stakeholder terkait dan dilengkapi dengan komensenter terpadu. tutupnya (ADV/WAL)

  • 500 Paket Sembako Terjual Habis di Pasar Murah Ramadhan DPD Partai Perindo Kutim

    SANGATTA –  Di tengah kondisi ekonomi yang begitu sulit, dimana barang kebutuhan pokok terus merangkak naik disaat bulan suci ramadhan  dan menjelang hari Raya Idul Fitri, membuat daya beli masyarakat jadi menurun.

    Untuk meningkatkan daya beli masyarakat khususnya masyarakat ekonomi kelas menegah kebawah, DPD Partai Perindo Kutai Timur (Kutim) mengadakan pasar Murah Ramadhan. Kegiatan yang dilaksanakan di Pelataran Parkir Caffe Kay Sangatta langsung di serbu masyarakat.

    Koordinator Pasar Murah Ramadhan DPD Partai Perindo Kutim Anas mengatakan, pasar murah yang di gelar saat ini, di inisiasi dan disponsori oleh Ketua Dewan pertimbanga DPP Partai Perindo Mahyudin.

    “Kami diminta Pak Mahyudin untuk menggelar kegiatan pasar murah Ramadhan ini dengan tujuan untuk membantu masyarakat. Khususnya masyarakat ekonomi menengah kebawah,”ungkap Sekretaris DPD Partai Perindo Kutim ini.

    Lebih lanjut Anas menyebutkan, paket yang di siapkan untuk pasar murah tersebut sebanyak 500 paket di jual dalam dua hari. Hari pertama pada Minggu lalu sebanyak 200 paket dan hari kedua pada minggu ini sebanyak 300 paket.

    “Kegiatan ini sudah kita mulai pada minggu lalu dan berlangsung selama satu hari, jumlah paket yang kami jual sebanyak 200 paket. Sementara untuk minggu ini atau pada hari ini kami menyiapkan sebanyak 300 paket. Total yang kami siapkan semuannya 500 paket sembako,”ujarnya

    Dikatakan, untuk harga pasar atau eceran paket sembako senilai Rp 115 ribu dan harga jual di pasar murah Ramadhan ini senilai Rp75 ribu. Isi dalam satu paketnya berisi Beras, gula pasir, Minyak goreng dan Teh.

    “Alhamdulillah, hari pertama saja langsung diserbu masyarakat. Di hari kedua ini kami berharap bisa terjual habis, apalagi saya melihat paket yang ada terus di buruh masyarakat,”katannya.

    Tujuan lain dari kegiatan ini, lanjut Anas dapat membantu pemerintah dalam mengitervensi harga kebutuhan pokok, yang terus merangkak naik. Keberadaan pasar murah ini di harapkan bisa menekan harga dari permainan distributor yang sering kali memanfaat situasi Ramadhan dan menjelang Idul Fitri serta hari hari besar lainnya.

    Lebih jauh ia menambahkan, kegiatan pasar murah ini akan terus di tingkatkan di masa masa akan datang, apalagi kegiatan ini bagian dari program DPP Partai Perindo. Diharapkan dimasa akan datang paket murah jumlahnya akan lebih banyak lagi.

    “Kegiatan ini bukan Cuma saat ini saja. Kami akan berupaya untuk menggelar pasar murah ini. Apalagi nanti jika kami memiliki perwakilan di legislatif (DPRD Kutim) ata pemerintah, tentu jumlahnya jauh lebih besar dari saat ini. Doakan saja kami bisa meraih kursi di DPRD Kutim”,Tutupnya  (WAL)

  • Wartawan di Kutim Salurkan Bantuan Ke Korban Bencana Kebakaran

    SANGATTA – Jurnalis Bersatu Kutim (JBK) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar berbagi sembako untuk korban kebakaran 10 rumah, dengan jumlah 19 Kepala Keluarga (KK), di Jalan Pinang Dalam, RT 22, Desa Sangatta Utara Kutim, Jum’at, (14/4/2023) sore tadi.

    Bantuan tersebut, diterima lansung oleh Ketua RT 22 Jamil Mustofa. Adapun bantuan yang diberikan kepada korban diantaranya, Bantuan berupa

    Deterjen, Sabun Cuci Piring, Sabun Mandi, Baby kit, Selimut, Mukenah, Minyak goreng, Minyak Telon, Telur Ayam, SKM (susu kental manis), Diapes, biskuit serta uang tunai sebesar Rp3.800.000.00.

    Ketua RT 22 Jamil Mustofa menyampaikan ucapan terima kasih kepada jurnalis Kutim yang sudah membantu. “Alhamdulillah sudah banyak sumbangan masuk ke kami, baik dari bupati, wakil bupati, dari masyarakat uang, sembako. Ini sangat membantu sekali warga saya yang kena musibah ini,” kata Jamil Mustofa kepada awak media.

    “Saya berterima kasih juga dari bapak dan ibu wartawan Kutim dengan adanya bantuan begini. Ini sangat membantu warga saya,” tuturnya.

    Imran Amir salah satu jurnalis Kutim, berharap bantuan ini bisa meringankan beban para korban kebakaran. “Kami bersama jurnalis di Kutim, selalu ikut peduli terhadap korban bencana. Karena ini Tanggungjawab Bersama,” pungkasnya.

    “Bentuk kepedulian kami sejak awal dengan cara memberitakan setiap kejadian bencana yang terjadi. Sehingga ini tentu menjadi perhatian bersama, baik pemerintah, perusahaan serta masyarakat untuk membantu para korban setelah mendapat informasi dari media,” ungkapnya.

    Sementara Itu ditemui ditempat  yang sama, Reymond dan juga wartawan dan pimpinan redaksi, merasa, bersyukur dibulan ramadhan semua jurnalis Kutim ikut menggalang dana untuk berbagi kepada korban

    “Terima Kasih buat Senior, Junior dan seluruh wartawan kutim yang ikut berdonasi dalam kegiatan amal ini. Kami berharap ini bisa terus dilakukan, berbagi untuk masyarakat yang membutuhkan khususnya yang tertimpah bencana,”terangnya

    “Mudah-mudahan kira bisa berkumpul dan bersatu lagi ketika ada kegiatan sosial lainnya,” tambahnya.

    Sementara itu, pempred Viral Kaltim yang juga sebagai ketua SMSI Kutim, mengungkapkan, kegiatan ini diinisiasi oleh wartawan senior yang juga pendiri Media online Imran Amir.

    “Awal ide ini datang dari Kanda Imran yang mengusulkan pengumpulan dana untuk korban bencana kebakaran. Ide ini muncul ketika acara buka puasa bersama yang digelar oleh Mba Fitri pimpinan Jejakkwatulista.com,”katanya

    Degan adanya kegiatan ini, Sambung Dedy, kebersamaan dan kekompakan Insan Pers Kutim selalu terjalin erat. Hal ini dibuktikan dengan adanya kegiatan pada hari ini.

    “Ini ide cemerlan dan saya sangat mengapresiasi ini. Lagian ini bukan kegiatan pertama kali saya bersama teman-teman pers lakukan. Bencana gempa Palu, kami juga menggalan dana bersama,  Korban Banjir dan bencana lainnya yang terjadi baik di kutim maupun di daerah lain, kami selalu berpartisipasi dengan cara penggalangan dana dari kalangan wartawan dan masyarakat,”tutupnya. (WAL)

  • Wabup Kasmidi Bulang :”Kami Sdang Menyusung Formula Untuk Menaikkan Gaji Honorer Pengajar TPA

    SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) saat ini tengah merumuskan program untuk meningkatkan tunjangan bagi para pengajar Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di 18 Kecamatan yang ada.

    Hal itu disampaikan Wakil Bupati Kasmidi Bulang saat memberikan sambutan pada kegiatan pemberian bantuan paket lebaran (Sembako) bagi para pengajar honorer Madrasah dan pengajar TPA garapan Lazismu Kutim, di BPU Kecamatan Sangatta Utara pada Sabtu (08/04/2023).

    “Kami (Pemkab Kutim) sedang menyusun formula yang tepat untuk menaikkan honor bagi mereka (pengajar TPA), ” ujarnya.

    Dikatakan Kasmidi, saat ini, pemerintah daerah juga sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 850 ribu per bulan kepada seluruh pengajar TPA yang berjumlah 2300 orang yang bersumber dari APBD. Disisi lain, dengan dukungan anggaran daerah yang dimiliki saat ini, dirinya berharap program peningkatan kesejahteraan bagi para pengajar ini bisa segera direalisasikan.

    “Mohon doanya bapak-ibu semua agar formulasinya bisa segera, dan bisa menambah semangat para pengajar untuk mendidik anak-anak kita, ” imbuhnya.

    Selain itu, dirinya berharap, seluruh TPA yang ada, bisa terus meningkatkan kualitas, baik dari sisi kapasitas pengajarnya maupun metode pembelajaran, agar mampu menghasilkan generasi yang tidak hanya mampu membaca Al Qu’ran semata, namun anak-anak juga memahami makna yang terkandung di dalamnya (Al Qu’ran). (G-S08)