Category: Advetorial

  • Hj. Uci Soroti Minimnya Peran Perempuan di Dunia Politik Kutim

    Hj. Uci Soroti Minimnya Peran Perempuan di Dunia Politik Kutim

    SANGATTA – Anggota Komisi D DPRD Kutai Timur (Kutim), Hj. Uci, S.E., menyoroti masih minimnya peran perempuan di dunia politik Kutim. Menurutnya, keterwakilan perempuan di parlemen hingga saat ini belum mencapai 20 persen, jauh dari harapan yang diamanatkan dalam undang-undang.

    “Keterlibatan perempuan dalam politik seharusnya menjadi perhatian serius, karena suara perempuan sangat penting dalam pengambilan kebijakan, terutama yang berkaitan dengan isu-isu perempuan dan anak,” ujar Hj. Uci.

    Ia menjelaskan bahwa rendahnya partisipasi perempuan ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk masih kuatnya budaya patriarki dan kurangnya dukungan terhadap perempuan yang ingin terjun ke dunia politik. Selain itu, keterbatasan akses pendidikan politik bagi perempuan juga menjadi salah satu hambatan utama.

    Sebagai satu-satunya perempuan di fraksi PKS, Hj. Uci merasa bertanggung jawab untuk mendorong peningkatan keterlibatan perempuan dalam politik. Ia berharap dapat menjadi inspirasi bagi perempuan lainnya untuk ikut berperan aktif, baik di parlemen maupun dalam kegiatan politik lainnya.

    “Kita harus terus mendorong perempuan Kutim untuk lebih percaya diri dan berani mengambil peran. Dukungan dari keluarga, masyarakat, dan partai politik sangat diperlukan untuk mewujudkan hal ini,” tambahnya.

    Hj. Uci juga menegaskan bahwa partai politik harus memberikan porsi yang lebih besar bagi kader perempuan, baik dalam hal pendidikan politik maupun kesempatan untuk maju dalam kontestasi politik.

    “Ini bukan hanya soal kuota, tetapi bagaimana perempuan benar-benar bisa berkontribusi secara nyata dalam pembangunan daerah,” tutupnya. (adv)

  • Realisasi Anggaran APBD Kutai Timur 2024 di Bawah Target, Sayid Anjas Dorong Percepatan

    Realisasi Anggaran APBD Kutai Timur 2024 di Bawah Target, Sayid Anjas Dorong Percepatan

    SANGATTA. Wakil Ketua I DPRD Kutai Timur, Sayid Anjas, menyoroti rendahnya realisasi anggaran APBD Kabupaten Kutai Timur tahun 2024 yang dianggap belum mencapai target. Menurutnya, penyerapan anggaran yang rendah akan berdampak langsung pada berbagai program prioritas yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Berdasarkan informasi yang diterima www.ads.pojokdigital.com/, realisasi anggaran APBD Kutai Timur tahun 2024 baru mencapai sekitar 30 persen, sementara pada triwulan ketiga ini idealnya anggaran sudah terserap hingga 70 persen. Kondisi ini menjadi perhatian serius, mengingat alokasi anggaran tersebut mencakup banyak sektor vital yang dibutuhkan masyarakat.

    Menanggapi situasi ini, Sayid Anjas, politisi dari Partai Golkar, tetap optimistis Pemkab Kutim mampu meningkatkan realisasi anggaran hingga akhir Desember 2024. Ia menyebutkan bahwa dalam sisa waktu yang ada, Pemkab Kutim masih memiliki peluang untuk mencapai target. “Kita lihat saja hingga akhir tahun atau saat tutup buku nanti. Saya yakin APBD kita (Kutim) bisa terserap hingga akhir tahun nanti,” ujar Anjas saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (04/11/2024).

    Lebih lanjut, Sayid Anjas menjelaskan target penyerapan anggaran harus sesuai dengan perencanaan awal untuk memastikan pelaksanaan berbagai program yang berdampak besar bagi masyarakat. Beberapa sektor yang dianggap penting dan harus diprioritaskan adalah pembangunan infrastruktur, layanan publik, kesehatan, dan pendidikan.

    Menurut Anjas, jika target penyerapan ini tidak tercapai, ada potensi risiko yang akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Kekurangan anggaran yang terserap berarti ada proyek atau layanan yang mungkin tertunda, terutama terkait fasilitas dasar dan upaya peningkatan ekonomi di Kutai Timur.

    "Kami mendorong agar pemerintah Kabupaten Kutai Timur bisa lebih cepat dan tepat dalam merealisasikan anggaran yang telah disetujui. Keterlambatan realisasi anggaran akan menghambat pelaksanaan program yang penting bagi masyarakat, terutama di bidang infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan," ungkapnya.

    Selain itu, Sayid Anjas juga berharap agar Pemkab Kutai Timur segera mengambil langkah-langkah strategis guna memperbaiki penyerapan anggaran di bulan-bulan terakhir tahun 2024. Menurutnya, percepatan ini sangat penting untuk memastikan seluruh program yang direncanakan dapat berjalan sesuai harapan, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.

    Anjas menegaskan DPRD akan terus memantau perkembangan penyerapan anggaran hingga akhir tahun untuk memastikan anggaran benar-benar digunakan dengan efektif dan efisien. Hal ini diharapkan dapat membantu percepatan pembangunan dan pencapaian kesejahteraan yang lebih merata di Kabupaten Kutai Timur. (ADV)

  • KONI Serah Terima Dokumen Pancairan Reward Ke Dispora.

    KONI Serah Terima Dokumen Pancairan Reward Ke Dispora.

    SANGATTA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Timur serah terima dokumen kelengkapan berkas, terkait pencairan reward atlet peraih medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Kaltim VII tahun 2022 ke dispora Kutim.

    Penyerahan dokumen disaksikan, Ketum KONI Kutim Rudi Hartono, Kepala Sekretariat KONI Kutim Miswan, Ketua Tim Verifikasi dan Validasi Data Atlet Akbar serta jajaran lainnya

    Ketua Tim Verifikasi dan Validasi data atlet KONI Kutim, Akbar menyatakan lewat proses itu diharap dapat mempercepat proses pencairan untuk para atlet peraih medali PORPROV ke VII yang diadakan di Kabupaten Berau tahun lalu. Untuk menghindari penumpukan berkas di Dispora, maka dilakukan penyerahan sebagian dokumen para altet.

    “Tadi supaya tidak menumpuk dokumen di Dispora, maka kita import sebagian dulu. Setelah disana dilakukan verifikasi ulang, baru setelah clear kita akan kirim lagi sisanya” tutur Akbar.

    Menanggapi isu miring terkait proses pencairan reward para atlet yang berprestasi, Akbar mengakui jika prosesnya cukup memakan waktu karena proses verifikas dan ada beberapa kendala non tehnis yang di luar dugaan.

    “Tim kami mengalami beberapa kendala dalam melakukan crosscheck data-data atlet itu. Diantaranya seperti, dalam salinan SK Penerima dari KONI Kaltim terdapat perbedaan, dalam hal pendistribusian reward ini kepada atlet,”jelasnya.

    Ia menambahkan pembagian dana reward ke semua, bukan ke perwakilan atlet maupun perwakilan cabor. Sedangkan di SK yang terima nya dari KONI Provinsi tertulis hanya perwakilan yang mendapat dana reward atlet.

    “Semisal cabor-cabor beregu yang berisikan 2 orang atau lebih, maka hanya akan ada satu orang saja yang mendapatkan dana reward ini. Maka dari itu, kita lakukan perbaikan agar semua atlet bisa mendapatkan rewardnya secara merata” imbuhnya

    Lebih jauh lagi, ia sampaikan ada 6 cabor yang sampai saat ini masih belum melengkapi persyaratannya. Untuk ia berharap cabor-cabor yang belum lengkap ini bisa segera datang ke Kantor KONI Kutim untuk melengkapi berkas persyaratan pencairan bonus atlet.

    “Jangan sampai nanti seolah-olah dilupakan, padahal memang dokumennya yang belum lengkap. Saya yakin teman-teman di pengurus cabor bisa bergerak cepat sehingga atlet-atletnya tidak terkendala dalam hal mendapatkan hak-haknya sebagai peraih medali. Karena, mudah-mudahan kalo prosesnya cepat menurut perhitungan kasar kami, sekitar 1-2 minggu sudah bisa terealisasikan,” ungkapnya.

    Sementara itu, Kepala Dispora Kutim Basrie menyampaikan terimakasih sebesar-besarnya kepada pihak KONI Kutim, karena dalam hal ini telah meringankan tugas Dispora dalam menyelesaikan tugas ini. Ia mengatakan jika pihaknya saja sendiri barangkali bisa saja selesai, namun belum tentu bisa secepat ini.

    “Banyak jerih payahnya daripada KONI untuk penyelesaian ini, kami ucapkan ribuan terimakasih atas kerjasamanya, yang akhirnya mempersempit pekerjaan yang satu bulan jadi bisa kurang dari itu” tutupnya.

  • Gelar Apel Pasukan Karhutla, Asisten I Minta Pasukan Bertindak Profesional

    Gelar Apel Pasukan Karhutla, Asisten I Minta Pasukan Bertindak Profesional

    SANGATTA – Asisten Pemerintahan Umum dan Kesra Poniso Suryo Renggono bertindak sebagai Pembina Apel Pasukan dan peralatan dalam rangka kesiapan penanggulangan bencana Karhutla.

    Apel yang di gelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Kutai Timur (Kutim) tersebut untuk persiapan dalam ketangguhan daerah dan mengurangi resiko bencana tahun 2023.

    Uparaca tersebut tersebut diikuti 150 pasukan, bertugas sebagai pimpinan apel dari Lanal Sangatta, yakni Adi Irawan di Lapangan Polder Sangatta, Rabu (31/05/23)

    Kegiatan tersebut diikuti oleh Kodim 0909 Sangatta, Lanal Sangatta, Polres Kutim, KPHP Bengalon, KPHP Kelinjau, KPHP Manubar, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan , Satpol PP, BPBD, Basarnas, Manggala Agni Wilayah Sangkima, Tagana, Orari, Senkom Mitra Polri, Hikma Peduli bencana, PT. KPC, Maspala, PMI, FKDM, Destana Sangsel, Dinas Kesehatan.

    Dalam arahannya, Poniso Suryo Renggono mengatakan, Pulau Kalimantan khsususnya Kutim sebagai bagian dari paru-paru dunia menjadi andalan dalam penyediaan udara bersih bagi umat manusia.

    Dikatakan, Karhutla  merupakan kejadian berulang setiap tahun nya khususnya terjadi pada musim kemarau. Kebakaran lahan dan hutan sering terjadi akibat cuaca panas dan juga tidak dipungkiri akibat ulah manusia.

    “Dengan adanya pasukan ini dapat mencegah lebih dini bencana karhutla akan membantu melindungi lingkungan, memperkuat ketahan masyarakat, dan mengurangi resiko bencana,” ucap Asisten I Setkab Kutim ini.

    Lebih lanjut Ia meminta, kepada instansi terkait dan unit-unit kerja, untuk perlu meningkatkan kemampuan secara professional, terutama dalam tanggap dan sigap menghadapi karhutla secara terpadu dan menyuluruh.

    “Jangan sampai situasi sudah terbakar, baru kita sibuk menanganinya. Lakukan langkah preventif, agar kebakaran hutan dan lahan tidak terjadi. karana bila sudah terjadi karhutla, maka imbasnya cukup besar dirasakan masyarakat bahkan seluruh dunia,” ujar mantan Kadis Pertanahan (Sebelumnya PLTR) Kuti mini.

    Diharapkan dengan apel siaga itu akan membangun sinergi dan komitmen bersama, untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan, serta saling bahu membahu dan bekerja sama. Agar kutim terhindar dari ancaman bencana asap dan berbagai dampak lingkungan lainnya. Ia juga berharap semua dapat menjadi solusi dalam menghadapi  bencana karhutla.

    “Mari bersama – sama menciptakan desa tangguh, mengurangi resiko bencana dan meningkatkan ketahanan masyarakat,’ ajaknya.

    Ia juga menghimbau, kepada relawan selalu mengingatkan warga agar tidak membuka lahan pertaninan atau perkebunan dengan membakar hutan. Dikatakan, harus ada pengawasan terhadap kegaitan masyarkaat dan memberikan sanksi yang tegas bagi pelanggar yang menyebakan karhutla. .

    Usai apel itu, Poniso beserta tamu undangan mengecek peralatan yang digunakan dałam menangani karhutla dań dilakukannya simulasi bencana karhutla dan sumulasi bencana banjir. (adv)

  • Insan Bowo Asmoro : ASN Kutim Berpeluang Pindah Di IKN

    Insan Bowo Asmoro : ASN Kutim Berpeluang Pindah Di IKN

    BALIKPAPAN – Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Kabupaten Kutim Insan Bowo Asmoro menghadiri Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi yang diselenggarakan oleh Forum Koordinasi dan Sinkronisasi (FKS).

    Kegiatan yang di gelar diBlue Sky Hotel, Balikpapan, Selasa (30/5/2023) lalu, dihadiri juga Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) dalam hal ini, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setkab Kutim Zubair.

    Acara dibuka oleh Staf Ahli Menkopolhukam Bidang SDM dan Teknologi Mayjen TNI Burlian Sjafei. Saat membuka acara, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membahas koordinasi dan sinkronisasi antara berbagai instansi terkait dalam rangka perpindahan IKN. Ditegaskan olehnya bahwa pada prinsipnya seluruh instansi pemerintah bidang Polhukam harus sinkron.

    Ditemui usai rakor itu, Insan Bowo Asmoro menyampaikan bahwa ASN Kutim saat ini masih memiliki peluang untuk berada dalam jajaran ASN Pusat. Kesempatan itu tentu menjadi peluang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bisa berkarir dalam pemerintah pusat. Adapun cara-caranya diantaranya, mengikuti proses seleksi atau lelang jabatan terbuka, mutasi jabatan dan magang.

    “Yang saya ketahui ada beberapa ASN Kutim juga telah mengikuti proses ini, melalu mekanisme lelang jabatan terbuka untuk mendaftar ke Pemerintah Pusat,” tambahnya.

    Namun dalam prosesnya, ASN Kutim yang mengikuti seleksi jabatan untuk pemerintahan pusat ini diketahui belum ada yang lolos.

    Sejalan dengan hal itu, Pemkab Kutim lanjutnya, terus mendorong peningkatan kompetensi individu ASN untuk memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) dari segi pengetahuan dan kemampuan.

    “Sepulangnya saya dari pertemuan rapat koordinasi ini, saya akan langsung menyampaikan hasil dari pertemuan hari ini kepada bupati, untuk dijadikan acuan dalam merancang program-program kedepan yang bisa disinkronkan dengan pemerintah pusat,”pangkasnya (WAL/ADV)

  • Pesta Budaya Bengen Lepek Majeu ini tradisi masyarakat Rindang benua

    Pesta Budaya Bengen Lepek Majeu ini tradisi masyarakat Rindang benua

    SANGATTA-Kepala Dinas Pariwisata Kutai Timur Dr.H .Nurullah, M.Pd hadir di Pesta Budaya Bengen Lepek Majeu  yang digelar oleh masyarakat Suku Dayak Kenya yang berada di Dusun Rindang Benua jl. Poros Sangatta Bontang KM.10 Kecamatan Sangatta Selatan Kutai Timur,Sabtu(27/05/2023).

    Pesta Budaya Bengen Lepek Majeu  ini dibuka secara langsung oleh Bupati Kutai Timur  Drs.H. Ardiansyah Sulaeman M.Si. Turut hadir dalam Pesta Budaya ini Wakil Bupati Kutai  Dr.H.Kasmidi Bulang, S.T, M.M, Ketua Adat Kenya Kalimantan Timur Ajang Kedung, Anggota DPRD Kutai Timur dr. Novel Tyty Paembonan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Dr.Ayub, S.E, M.Si, Camat Sangatta Selatan, Kepala Desa Sangatta Selatan, Pokdarwis, Komunitas Pecinta alam, serta tamu undangan lainnya.

    Kadis Pariwisata Kutai Timur , Dr.H.Nurullah, M.Pd dalam sambutannya mengatakan” Pesta Budaya Bengen Lepek Majeu ini tradisi masyarakat Rindang benua yang sudah lama di  pertahankan dimulai tahun 2009 hingga saat ini, Selain itu Rindang Benua juga memiliki pesona alam yang begitu indah yang  akan di kembangkan menjadi Desa Wisata alam yaitu air terjun Jantur , Begitu indah dengan pemandangan alamnya , Namun untuk menuju kesana infrastruktur jalan dan jauhnya jarak kurang lebih 13 KM  yang menjadi  kendala saat ini perlu perhatiaanya dari kita semua”. Jelasnya.

    Sementara itu Bupati Kutai Timur Drs.H. Ardiansyah Sulaeman M.Si. dalam sambutan mengatakan” Kalau Rindang Benua dijadikan Desa Budaya , Saya kira tepat, karena letak posisinya persis di pintu masuk Ibu kota Kabupaten, Seperti kalau  di Samarinda ada Kampung Pampang dan lain sebagainya Drs.H. Ardiansyah Sulaeman M.Si. dan  untuk menuju menjadi menjadi desa Budaya Kami minta  masyarakat Rindang Benua untuk bersabar sambil menunggu proses tata ruang wilayah yang saat ini terus dikejar penyelesaiannya.” Ujarnya.

  • Bupati Kunjungan Kerja Ke Telen Pantau Pembangunan

    Bupati Kunjungan Kerja Ke Telen Pantau Pembangunan

    SANGATTA – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaimaiman belum lama ini melakukan kunjungan kerja di kecamata Telen. Kunjugan tersebut untuk meninjau langsung proyek pembangunan yang dilaksanakan oleh pemkab Kutim yang menggunakan dana APBD.

    Pada kesempatan tersebut, mantan wakil ketua DPRD Kutim ini, meninjau beberapa lokasi infrastruktur yang akan dibangun diantara nya pembangunan tempat ibadah, Pembangunan jembatan dan Pembangunan Jalan.

    “Pembangunan tempat ibadah ini agar masyarakat merasa nyaman menjalankan kegiatan peribadatan kemudian pembangunan jembatan yang menghubungkan dua desa yakni Mara Haloq dan Long mewah, serta jalan poros yang menghubungkan desa Mara Haloq dan dengan beberapa desa lainnya,”katanya.

    Kunjungan bupati di kecamatan tersebut didampingi oleh kepala dinas pekerjaan umum penataan ruang Muhammad Muhir, staf ahli Bupati, kepala bagian protokol dan komunikasi pimpinan Basuki isnawan para perangkat desa serta tokoh masyarakat.

    Kunjungan Bupati Ardiansyah tersebut, Ingin memastikan pembangunan di setiap kecamatan khususnya di wilayah dapil III yang meliputi, Muara Wahau, Muara Anclong, Batu Ampar, Telen, Konbeng, Long Masengat, Busan dan Muara Bengkal berjalan lancar dan pembangunan tersebut bisa di nikmati masyarakat.

    Dalam kunjungan tersebut, Kepala Desa dan tokoh masyarakat langsung menyampaikan ke Bupati Ardiansyah Sulaiman bebera1211pa kendala yang terjadi di desa tersebut diantaranya permasalahan telekomunikasi yang masih tidak stabil dan daya listrik masih rendah.

    Merespon permintaan salah satu kepala Desa, Ardiansyah Sulaiman mengatakan, setiap usulan warga bisa dibarengi perencanaan yang matang berkoordinasi dengan instansi terkait

    “Saya meminta masyarakat ikut terlibat mengawasi dan menjaga hasil pembangunan infrastruktur sehingga dapat terjaga dengan baik serta pihak perusahaan juga diminta memaksimalkan program sosialnya untuk kesejahteraan masyarakat melalui program corporate sosial responsibility dari Desa Mara Haloq Kecamatan Telen,”pangkasnya (ADV/WAL)

  • Bupati Dorong Desa Rindang Benua Jadi Desa Budaya Di Kutim

    Bupati Dorong Desa Rindang Benua Jadi Desa Budaya Di Kutim

    Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah  Sulaiman mengapresiasi masyarakat suku Dayak Kenyah, karena tetap menjaga dan melestarikan adat budaya warisan leluhur.

    Hal tersebut di Sampaikan Ardiansyah Sulaiman menghadiri festival budaya  danPesta Budaya Bertajuk Bengen Lepek Majeu di Desa Rindang Benua yang digelar di Jalan Poros Sangatta-Bontang Kilometer 10, Kecamatan Sangatta Selatan pada Sabtu (27/5/2023).

    Kegiatan tersebut yang turut dihadiri Wakil Bupati Kasmidi Bulang, Ketua Adat Dayak Kenyak Kaltim, Ajang Kedung, Anggota DPRD dr Novel Tyty Paembonan, Kepala Dinas Pariwisata Nurullah, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Ayub serta undangan lainya.

    “hingga saat ini suku Dayak Kenyah, masih mempertahankan dan melestarikan adat budaya warisan leluhur. Salah satunya dengan melaksana acara Bengen Lepek Majeu (dalam bahasa Indonesia berarti pesta panen), “kata Adriansyah dalam sambutannya.

    Menurutnya,  desa Rindang Benua bisa dijadikan sebagai desa budaya. Karena posisinya persis di pintu masuk ibu kota Kabupaten, seperti di Samarinda ada kampung budaya Pampang.

    Mantan Wabub Kutim 2 priode ini juga mendorong agar desa tersebut bisa menjadi salah satu desa budaya yang ada di Kutim.

    “Saya  meminta agar masyarakat  Desa Rindang Benua, bisa bersabar. Sembari  menunggu proses perubahan tata ruang wilayah yang saat ini terus dikejar penyelesainya oleh Pemerintah Kabupaten, agar bisa segera rampung, termasuk di Desa Rindang Benua,”pintanya.

    Sebelumnya kepala Dinas Pariwisata Kutim Nurullah menyebut, Pesta Budaya Bengen Lepek Majeu, merupakan tradisi yang masih di pertahankan oleh masyarakat di Desa Rindang Benua yang sudah dimulai sejak tahun 2009 hingga sekarang.

    selain menjadi desa budaya, saat ini desa yang yang terletak di Jalan Poros Sangatta-Bontang ini juga sedang dikembangkan menjadi Desa Wisata Alam. Karena memiliki pesona keindahan alam berupa air terjun, yang sangat indah dan masih terjaga kealamianya.

    “Namun masih terkendala akses innfrastruktur jalan yang perlu perhatian dari kita, lokasinya cukup jauh sekitar 13 kilometer dari jalan poros,” ujarnya. (ADV)

  • Malam puncak perayaan HUT Kodim 0909/Kutai Timur Dilakukan Pemotongan Tumeng

    Malam puncak perayaan HUT Kodim 0909/Kutai Timur Dilakukan Pemotongan Tumeng

    SANGATTA – Malam puncak perayaan HUT Kodim 0909/Kutai Timur yang ke-18 berlangsung meriah. Acara tersebut diselenggarakan di Folder Ilham Maulana Sangatta pada Sabtu malam tanggal 27 Mei 2023. Panggung Rakyat menyajikan berbagai hiburan, termasuk pemutaran kaleidoskop Kodim 0909/Kutai Timur, penampilan dari Lanal Sangatta, Polres Kutai Timur, Kodim 0909/Kutai Timur, anak-anak SLB Sangatta, paduan suara dari YPPSB, para pemenang Dandim 0909/Kutai Timur Award, dan penampilan dari artis Ibukota, Lucky Anima.

    Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang, Dandim 0909/Kutai Timur Letkol Inf Adi Swastika, Kapolres Kutai Timur AKBP Roni Bonic, Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Shodikin, Kajari Kutai Timur Romlan Robin, kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Kutai Timur, dan lainnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0909/Kutai Timur Letkol Inf Adi Swastika memotong tumpeng yang kemudian diserahkan kepada Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, dengan disaksikan oleh Forkopimda Kutai Timur dan masyarakat.

    Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menyampaikan bahwa malam tersebut merupakan puncak perayaan HUT Kodim 0909/Kutai Timur setelah sebelumnya diadakan Turnamen Bola Voli yang melibatkan beberapa pemain Pro Liga. Beliau juga menyampaikan rencana untuk menyelenggarakan turnamen Bola Voli Bupati Cup.

    Ardiansyah juga mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-18 kepada Kodim 0909/Kutai Timur atas nama Pemkab Kutai Timur. Ia berharap agar Kodim terus memberikan dukungan terbaik kepada masyarakat dan semakin dicintai oleh mereka, serta bersama-sama dengan Forkopimda membangun Kutai Timur.

    Dandim 0909/Kutai Timur Letkol Inf Adi Swastika menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyelenggarakan acara tersebut. Ia berharap perayaan HUT Kodim ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan mengajak semua orang untuk menikmati acara yang disajikan.

    Wakil Bupati Kasmidi Bulang juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada Kodim 0909/Kutai Timur yang ke-18. Ia berharap agar Kodim semakin jaya dan menjadi pemersatu Kabupaten Kutai Timur.

  • Kesbangpol Kutim Undang Ormas Untuk Sosialisasi Pemilu 2024

    Kesbangpol Kutim Undang Ormas Untuk Sosialisasi Pemilu 2024

    www.ads.pojokdigital.com/ – Menjelang Pemilu Legislatif, Pemilihan Presiden dan Pemilihan Kepala Daerah Serentak, pemkab Kutai Timur mengupayakan pemilu 2024 menjadi pemilu yang benar benar demokratis dan partisipasi masyakarat ikut meningkat.

    Salah satu yang di lakukan Pemkab Kutim dalam mengsukseskan Pemilu 2024 dengan melibatkan melalui organisasi kemasyarakatan. Melalui Kesbangpol Kutim, Pemkab Kutim mengundang  seluruh Ormas untuk mengikuti kegiatan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik dengan Tema “Peran Organisasi Kemasyarakatan Dalam Sukses Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024”

    Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kesbangpol Kutim digelar Ruang Meranti Kantor Bupati Kutim, Kamis, (25/5/2023) kemarin, di hadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Seskab Kutim Poniso Suryo Renggono, kepala Kesbangpol Kutim dan sejumlah Ormas, Bawaslu Kutim serta tokoh agama.

    Dalam sambutanya Poniso mengatakan, masyarakat merupakan unsur utama yang menentukan berhasil atau tidaknya suatu pemerintahan pada sistem demokrasi. Partisipasi politik dapat dijadikan sebagai salah satu parameter dalam penilaian tingkat demokrasi di sebuah daerah.

    “Semakin tinggi partisipasi politik dalam masyarakat dapat menunjukkan kondisi demokrasi yang berkualitas. Jika partisipasi politik masyarakat rendah hal tersebut dapat menunjukkan apatisme dan ketidakpercayaan masyarakat terhadap sistem pemerintahan,” jelasnya

    Dikatakan, Ormas memiliki peran penting dalam mengsukseskan Pemilu 2024. Untuk itu pihaknya meminta ormas membantu mensosialisasikan Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024 dan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dengan pemilu tersebut.

    “Di sinilah peran penting Ormas karena dapat membantu menginformasikan dan memberikan edukasi kepada masyarakat dan bisa membantu meluruskan berita yang tidak benar atau hoaks yang banyak beredar di masyarakat,” tambahnya

    Ia berharap Pemilu Serentak 2024 dapat melahirkan para wakil rakyat, presiden dan kepala daerah yang berkualitas yang akan membawa bangsa dan negara ini kepada kemajuan, kejayaan, kesejahteraan seperti yang dicita-citakan bersama (WAL/ADV)