Author: Kaltim12

  • Laga Penentuan: Persikutim Optimis Curi Poin dari Persibo

    Laga Penentuan: Persikutim Optimis Curi Poin dari Persibo

    www.ads.pojokdigital.com/,KUTIM – Jelang laga krusial menghadapi Persibo Bojonegoro pada lanjutan Liga 3, Persikutim menunjukkan keyakinan tinggi untuk mencuri poin pada pertandingan yang digelar di Stadion Banyuanyar, Solo. Meski gagal meraih hasil maksimal pada pertandingan perdana, skuad berjuluk Singa Moose itu memastikan kesiapan strategi, mental, hingga komposisi pemain.

    Manajemen Persikutim United, Pandi Widiarto, menegaskan sejak pagi tim langsung kembali fokus pada latihan taktikal. Menurutnya, kesiapan mental dan adaptasi pola bermain menjadi prioritas utama agar tampil lebih efektif.

    “Tadi pagi kami latihan taktikal secara teknis. Kami berharap lawan Bojonegoro bisa dapat poin,” ujar Pandi saat dikonfirmasi melalui telepon, Rabu 3 Desember 2025.

    Lebih lanjut, Pandi menyebut absennya salah satu pemain inti, Vandi Eko Utomo, memang sedikit memengaruhi strategi. Namun, ia memastikan slot pengganti telah disiapkan dan para pemain pelapis menunjukkan performa yang menjanjikan.

    “Walaupun pemain grade A belum bisa main, kami tetap optimis dengan pemain yang ada,” tambahnya.

    Evaluasi juga menyasar aspek teknis pasca kekalahan tipis 0-1 pada laga sebelumnya. Kondisi lapangan tergenang akibat hujan deras menjadi salah satu faktor yang dinilai menghambat performa pemain.

    Selain itu, absennya dua pemain yang sedang mengikuti seleksi Timnas U-20, termasuk Ergun yang kerap menjadi starter, turut memberi pengaruh pada struktur permainan. Meski demikian, pergantian pemain sudah dipetakan dan disesuaikan dengan kebutuhan tim.

    Pandi menegaskan, strategi dan komposisi pemain masih dalam finalisasi bersama pelatih. Sementara itu, peningkatan dukungan sponsor juga menjadi agenda penting untuk menopang perjalanan tim ke depan.

    Ia berharap perusahaan besar di Kutai Timur dapat berkontribusi dalam pengembangan klub. Baginya, dukungan eksternal dan motivasi internal harus berjalan selaras.

    “Kami ingin pemain lebih fight dan bertarung maksimal di pertandingan,” tegasnya.

    Dukungan moral juga datang dari Dewan Pembina Persikutim United, Ardiansyah Sulaiman. Ia berharap skuad mampu bangkit dan tampil lebih percaya diri dalam laga kedua ini.

    “Kemarin kan kalah melawan Persika. Ya, mudah-mudahan berikutnya bisa menang melawan Persibo. Karena ini full kompetisi,” kata Ardiansyah.

    Meski enggan memberikan prediksi skor, Ardiansyah menilai kemenangan atau kekalahan adalah bagian dari dinamika kompetisi. Yang terpenting, kata dia, tim mampu melakukan evaluasi berkelanjutan.

    “Yang penting semangat bertanding dan evaluasi untuk laga selanjutnya. Saya enggak bisa prediksi, ya doakan saja. Mudah-mudahan menang,” tutupnya.(Ciaa)

  • Dua Pemain Muda Persikutim Dipanggil Timnas U-20, Manajer: Ini Kehormatan Besar

    Dua Pemain Muda Persikutim Dipanggil Timnas U-20, Manajer: Ini Kehormatan Besar

    www.ads.pojokdigital.com/,KUTIM – Dua pemain muda Persikutim United dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) Tim Nasional Indonesia U-20. Pemanggilan ini disambut bangga oleh manajemen klub, yang menyebutnya sebagai kehormatan besar bagi Persikutim United dan seluruh masyarakat Kutai Timur.

    Manager Persikutim United, Fauzan Arianto, menilai pemanggilan tersebut merupakan momen bersejarah dan bukti nyata keberhasilan pembinaan pemain muda yang dilakukan klub."Ini panggilan negara. Suatu kehormatan bagi Persikutim," ujar Fauzan saat diwawancarai, Selasa (2/11/2025).

    Fauzan berharap kedua pemain itu mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya selama seleksi dan optimistis mereka dapat lolos masuk ke skuad resmi Timnas U-20 yang akan berlaga pada Piala AFC U-20.

    "Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat. Mudah-mudahan mereka bisa tampil maksimal," tambahnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Fauzan juga membahas persiapan tim menjelang pertandingan berikutnya di liga, yakni melawan Persibo Bojonegoro. Ia menegaskan, tim saat ini tengah bekerja keras untuk memperbaiki kekurangan dan memantapkan strategi permainan.

    "Pertandingan melawan Persibo ini menjadi momentum penting untuk kembali meraih poin positif," jelasnya.

    Meski Persikutim United sebelumnya harus menelan kekalahan 1-0, Fauzan tetap memberikan apresiasi tinggi kepada skuadnya, menilai permainan tim sudah menunjukkan perkembangan positif.

    Menurutnya, Persikutim sebenarnya mendominasi jalannya pertandingan. Namun, beberapa faktor teknis di lapangan, termasuk kondisi cuaca dan keputusan penalti, membuat hasil akhir tidak berpihak kepada mereka.

    "Apa boleh buat, itu bagian dari sepak bola. Ke depan kita perbaiki lagi," tutup Fauzan.

  • Polres Kutai Timur Lepas Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera

    Polres Kutai Timur Lepas Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera

    ‎​www.ads.pojokdigital.com/,KUTIM – Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur secara resmi melepas keberangkatan armada bantuan sosial (bansos) untuk korban bencana alam yang melanda wilayah Sumatera.

    Kegiatan pelepasan ini dilaksanakan di halaman Mapolres Kutai Timur pada pagi hari tadi, sekitar pukul 08.30 WITA, sebagai respons cepat terhadap kondisi darurat di wilayah terdampak.

    ‎​Bantuan ini ditujukan khusus bagi masyarakat yang terdampak musibah banjir dan tanah longsor yang terjadi di tiga provinsi sekaligus, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Inisiatif ini merupakan wujud nyata kepedulian jajaran kepolisian di Kutai Timur terhadap penderitaan sesama anak bangsa yang sedang diuji oleh bencana alam.

    ‎​Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, memimpin langsung kegiatan tersebut dan menyampaikan rasa dukanya yang mendalam.

    ‎​"Yang pertama, saya selaku Kapolres Kutai Timur mewakili seluruh jajaran dan mewakili seluruh stakeholder, kami turut berdukacita dan turut berempati atas terjadinya peristiwa bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Provinsi Sumatera Utara, Barat, dan Aceh yang telah menimpa saudara-saudara kita," ujar AKBP Fauzan, Selasa (02/11/2025).

    ‎​Penggalangan bantuan ini tidak hanya melibatkan internal kepolisian, tetapi juga menggandeng berbagai pihak eksternal. Polres Kutim berhasil mengumpulkan donasi dari rekan-rekan mitra swasta serta perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kutai Timur untuk memaksimalkan jumlah bantuan yang dikirim.

    ‎​Terkait motivasi di balik gerakan kemanusiaan ini, Kapolres menjelaskan bahwa seluruh elemen di Polres Kutim merasa terpanggil untuk bertindak.

    ‎​"Kemudian atas kejadian tersebut kami Polres Kutai Timur beserta seluruh jajaran ini terpanggil untuk melaksanakan kegiatan peduli untuk meringankan beban daripada saudara-saudara kita yang ada di sana," tegas Fauzan.

    ‎​Mekanisme pengiriman bantuan dilakukan secara berjenjang. Sebelum diterbangkan atau dikirimkan ke pulau Sumatera, seluruh logistik yang terkumpul dari Kutai Timur akan dikumpulkan terlebih dahulu di Markas Polda Kalimantan Timur untuk dikoordinasikan pemberangkatannya.

    ‎​"Alhamdulillah tadi pagi sudah berhasil kita berangkatkan menuju Polda Kalimantan Timur untuk nanti bersama-sama menuju lokasi bencana," tambahnya.

    ‎​Bantuan yang dikirimkan didominasi oleh bahan kebutuhan pokok (sembako) yang sangat krusial bagi para pengungsi. Data logistik mencatat pengiriman beras dengan rincian 337 karung kemasan 5 kilogram, 30 karung kemasan 10 kilogram, dan 10 karung untuk kemasan 25 kilogram.

    ‎​Selain beras, terdapat ribuan bungkus makanan instan dan bahan pelengkap lainnya. AKBP Fauzan merincikan jumlah logistik pangan tersebut secara spesifik kepada awak media.

    ‎​”Untuk mie instan, alhamdulillah kami sudah mengirimkan 3.690 bungkus. Kemudian gula pasir itu ada 260 bungkus yang kemasan 1 kg, minyak goreng 394 bungkus dengan kemasan 1 liter, kemudian susu 250 kaleng,” rincinya.

    ‎​Daftar bantuan pangan juga mencakup lauk pauk dan minuman kemasan. Tercatat ada 274 kaleng sarden, 250 botol kecap, 250 botol saus, 310 saset kopi, 250 bungkus biskuit Roma kelapa, 250 saset teh, serta 250 bungkus bihun jagung yang turut disertakan dalam truk pengangkut.

    ​Tak hanya makanan, Polres Kutim juga memperhatikan kebutuhan sandang dan perlengkapan tidur. Bantuan non-pangan yang dikirimkan meliputi selimut, pakaian layak pakai, tikar, tenda lipat, serta perlengkapan darurat lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan mendesak di posko bencana.

    ‎​Untuk aspek kesehatan dan kebersihan, paket bantuan mencakup sampo, sabun, masker, hand sanitizer, obat-obatan ringan, hingga perlengkapan bayi seperti popok dan susu formula. Bantuan ini juga dilengkapi dengan peralatan sekolah bagi anak-anak terdampak.

    ‎​Guna memastikan keamanan bantuan hingga titik kumpul, Polres Kutim mengerahkan personel khusus untuk mengawal perjalanan logistik.

    ‎​”Kami sudah memberangkatkan tadi pagi pukul 09.00 langsung dikirim ke Polda Kaltim. Tentunya langsung dikawal oleh personel Satlantas dan personel Samapta Polres Kutai Timur,” jelas Fauzan.

    ‎​Menutup keterangannya, Kapolres mengajak masyarakat yang ingin berpartisipasi untuk turut serta membantu. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur yang telah menyisihkan rezekinya untuk misi kemanusiaan ini.

    ‎​”Mudah-mudahan niat baik kita ini tentunya mendapatkan balasan dari Allah Subhanahu Wa Taala. Sekali lagi kami sampaikan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan media, para swasta, dan seluruh pihak yang sudah membantu kegiatan pelepasan bansos yang sudah kita laksanakan pada pagi hari ini,” pungkasnya.(Ciaa)

  • Polres Kutim Ajak Siswa SD Belajar Lalu Lintas Lewat Permainan Seru  ‎

    Polres Kutim Ajak Siswa SD Belajar Lalu Lintas Lewat Permainan Seru ‎

    ​www.ads.pojokdigital.com/,KUTIM – Suasana halaman Markas Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur tampak berbeda pada Selasa (2/12/2025). Jauh dari kesan kaku atau menegangkan, area tersebut justru dipenuhi gelak tawa dan antusiasme puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) se-Sangatta.

    Kehadiran mereka bukan tanpa alasan, melainkan untuk mengikuti program unggulan “Polisi Sahabat Anak” yang digagas oleh Satbinmas Polres Kutim.
    Program ini hadir sebagai inovasi metode edukasi keselamatan. Alih-alih menggunakan metode ceramah satu arah yang membosankan, personel kepolisian mengajak para siswa belajar sambil bermain.

    Materi penting mengenai lalu lintas dikemas menjadi permainan interaktif, bercerita, dan simulasi praktik lapangan. Anak-anak diajarkan secara langsung cara melintasi jalan yang aman, serta mengenali arti rambu-rambu penting di jalan raya dengan suasana yang riang gembira.

    Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, menjelaskan bahwa menanamkan kedisiplinan tidak harus dilakukan dengan ketegasan yang kaku. Menurutnya, pendidikan keselamatan sejak dini merupakan investasi jangka panjang yang krusial untuk mencetak generasi pelopor keselamatan yang taat aturan. 

    Kami ingin menghapus stigma bahwa polisi itu menakutkan bagi anak-anak. Melalui pendekatan humanis ini, kami berharap mereka tumbuh dengan rasa percaya diri, memahami aturan demi keselamatan diri sendiri, dan yang terpenting, menganggap polisi sebagai sahabat serta pelindung mereka,” tegas Fauzan.

    Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam membangun karakter generasi muda, Polres Kutim berencana untuk terus menggiatkan program ini, bahkan aktif mengunjungi sekolah-sekolah di wilayah Kutai Timur.(C/*) 

  • DPRD Kutim: Pengawasan Ketat Bimtek Aparatur Wajib Diterapkan

    DPRD Kutim: Pengawasan Ketat Bimtek Aparatur Wajib Diterapkan

    Katim12.com,KUTIM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Jimmi, mendesak adanya pengawasan yang sangat ketat terhadap setiap kegiatan bimbingan teknis (bimtek) yang diajukan oleh aparatur pemerintah daerah. Jimmi menegaskan bahwa tidak semua bimtek layak dilaksanakan, terutama yang tidak memiliki urgensi nyata dan manfaat langsung bagi peningkatan kualitas pelayanan publik.

    Penegasan ini muncul seiring adanya aturan dari pemerintah pusat yang membatasi pelaksanaan bimtek hingga 50 persen.Menurut Jimmi, pembatasan ini bertujuan untuk memastikan setiap kegiatan bimtek benar-benar efektif dan mencegah pemborosan anggaran.

    “Dilihat dulu urgensinya. Jangan karena akhir tahun, lalu semua perangkat daerah ikut bimtek ke luar daerah. Itu yang harus disaring,” ujar Jimmi,Selasa (2/12/2025).

    Setiap usulan bimtek, lanjutnya, harus ditinjau berdasarkan judul, urgensi, dan relevansinya dengan tugas dan fungsi perangkat daerah. Jika hanya menghabiskan biaya perjalanan tanpa dampak yang jelas, lebih baik kegiatan tersebut ditunda atau dibatalkan.

    Jimmi menambahkan bahwa bimtek harus dilihat sebagai sarana peningkatan kompetensi yang berdampak pada kualitas pelayanan, bukan sekadar rutinitas. Pelatihan yang tidak memberikan manfaat langsung kepada masyarakat harus dipertimbangkan ulang, terutama di tengah situasi anggaran yang harus fokus pada program prioritas.

    Ia memberikan contoh spesifik, bimtek yang bersifat administratif dan tidak berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat sebaiknya dipertimbangkan ulang. Sementara itu, bimtek yang secara jelas menyasar peningkatan kualitas pelayanan publik dinilai tetap penting.

    “Kalau bimtek untuk masyarakat, itu justru harus digalakkan. Karena dampaknya bisa terasa langsung oleh warga,” tegasnya.

    Jimmi juga menyoroti kebiasaan pegawai mengikuti bimtek di luar daerah, padahal banyak materi yang sebenarnya dapat dipelajari secara mandiri oleh ASN. Ia menekankan bahwa inisiatif pribadi dan kemampuan otodidak juga penting, khususnya saat pemerintah mendorong percepatan transformasi digital.

    Pada akhirnya, ia mengingatkan agar penggunaan anggaran pelatihan harus memperhatikan prinsip produktivitas. Dana yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk program sosial tidak boleh terserap habis hanya untuk perjalanan dinas.

    “Kalau anggarannya bisa digunakan langsung menyentuh masyarakat, itu jauh lebih produktif,” jelasnya.(Ciaa/*)

  • Hadapi Nataru, Forkopimda Kutim Fokus Stabilitas Harga, Jalan, dan Cuaca Ekstrem

    Hadapi Nataru, Forkopimda Kutim Fokus Stabilitas Harga, Jalan, dan Cuaca Ekstrem

    www.ads.pojokdigital.com/, KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) akan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Plus pada 8 Desember 2025. Rakor ini menjadi langkah konsolidasi awal Pemkab Kutim dalam mempersiapkan pengamanan dan mitigasi menjelang masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

    Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menyatakan rakor tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi tingkat nasional yang bertujuan menyamakan gerak seluruh instansi dan stakeholder daerah dalam menjaga stabilitas selama libur panjang akhir tahun.

    “Rakor ini kita lakukan sebagai kelanjutan dari pembahasan nasional. Fokusnya pada pengamanan Nataru dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana,” kata Ardiansyah, 01 Desember 2025.

    Beberapa poin krusial yang akan dibahas meliputi pengendalian inflasi dan stabilitas harga bahan pokok, serta kesiapan infrastruktur. Menurut Bupati, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan dipanggil untuk memaparkan langkah teknis antisipasi, mencakup kesiapan sembako, kondisi jalur transportasi, drainase, hingga optimalisasi fasilitas umum yang rawan terdampak cuaca ekstrem.

    Selain itu, koordinasi lintas sektor seperti TNI, Polri, Basarnas, Damkar, dan lembaga kesehatan akan diperkuat untuk memastikan respons penanganan darurat berjalan cepat dan terukur.

    Untuk kesiapsiagaan bencana, Bupati menginstruksikan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk memaksimalkan penyebaran informasi kebencanaan.

    “Seluruh videotron di Kutim akan menampilkan data prakiraan cuaca dari BMKG selama dua bulan, mulai akhir November hingga Januari 2026,” jelas Ardiansyah.Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman

    Langkah ini diambil agar masyarakat dapat memperoleh peringatan dini secara mudah, cepat, dan akurat, serta dapat mengantisipasi aktivitas selama periode Nataru. Ardiansyah berharap rakor ini dapat menghasilkan langkah konkret untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan kelancaran aktivitas masyarakat Kutim selama perayaan Nataru. (Ciaa)

  • Viking Borneo Sangatta Genap 10 Tahun, Dorong Solidaritas dan Kepedulian Sosial

    Viking Borneo Sangatta Genap 10 Tahun, Dorong Solidaritas dan Kepedulian Sosial

    www.ads.pojokdigital.com/,KUTIM – Komunitas Viking Borneo Sangatta merayakan anniversary satu dekade dengan mengusung pesan besar mengenai solidaritas dan kepedulian sosial. Perayaan berlangsung meriah di Teras Belas, Sangatta Selatan, pada Sabtu malam (29/11/2025), sekaligus menjadi ajang silaturahmi para bobotoh Persib Bandung yang ada di Kutai Timur (Kutim).

    Wakil Ketua Umum Viking Persib Club, Dadan Gareng menekankan pentingnya menjaga kekompakan antarfans. Ia berharap Viking Borneo Sangatta semakin solid di usia ke-10 tahun ini.

    “Semoga di usia sekarang Viking Borneo Sangatta tambah solid dan militan. Bukan hanya bergerak di dunia sepak bola tapi sosial juga,” ucapnya.

    Dadan juga mengingatkan seluruh bobotoh agar tetap menjaga keharmonisan antarpendukung klub sepak bola lainnya, khususnya di Kutai Timur. Menurutnya, keharmonisan suporter menjadi bagian penting dalam kemajuan kompetisi sepak bola di Indonesia.

    “Viking tetap solid dan harus menjaga kondisi dukungan sepak bola Indonesia,” tegasnya.

    Sementara itu, Koordinator Wilayah Viking Kalimantan, Hendra Wiguna menyebutkan bahwa Viking telah berkembang dan memiliki cabang di berbagai daerah di Pulau Kalimantan. Ia menegaskan komunitas ini tidak hanya fokus pada dukungan terhadap Persib Bandung, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial.

    “Kita ada kegiatan sosial movement juga sebagai solidaritas di lingkungan,” ungkapnya.

    Ketua Viking Borneo Sangatta, Arif Hendrawan menyampaikan bahwa komunitas ini siap berkembang lebih besar serta memberikan manfaat bagi masyarakat Kutai Timur. Ia juga menegaskan pentingnya saling menghormati antarsupporter.

    “Persib Bandung tetap di hati, tapi kita juga harus saling menghormati di Kutai Timur ini bersama seluruh fans club lainnya,” ujarnya.

    Arif menambahkan, selama 10 tahun berdiri, Viking Borneo Sangatta telah banyak melakukan kegiatan sosial, baik di bidang kemanusiaan maupun dukungan terhadap perkembangan sepak bola di Kutim. Melalui momentum anniversary ini, ia berharap Viking Borneo dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

  • Viking Borneo Gelar Liga Mini Soccer, 12 Tim Siap Tempur  ‎

    Viking Borneo Gelar Liga Mini Soccer, 12 Tim Siap Tempur ‎

    ‎www.ads.pojokdigital.com/, KUTIM – Ajang Viking Borneo Sangatta Mini Soccer League 2025 resmi digelar dan menghadirkan antusiasme tinggi dari para pelajar Kutai Timur.Kompetisi yang berlangsung pada 28–29 November ini diikuti 12 tim pelajar dari berbagai sekolah yang ada di Kutim.

    ‎Pembina Viking Borneo, Pandi Widiarto, yang menegaskan bahwa turnamen ini adalah wadah penting bagi generasi muda untuk berkembang dan mengejar mimpi di dunia olahraga.

    ‎“Adik-adik sekalian adalah representasi masa depan Kutai Timur. Mimpi menjadi atlet profesional itu sangat mungkin. Tinggal effort kalian dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Pandi, Jumat (28/11/2025) .

    ‎Ia juga menyoroti perkembangan pesat olahraga di Kutim, termasuk keberadaan klub profesional Persegi Kutai Timur yang kini menjadi kebanggaan daerah. Pandi berharap ke depan pemain-pemain asli daerah dapat mengisi skuad klub tersebut, dimulai dari pembinaan di turnamen seperti ini.

    ‎Selain itu, Pandi mengumumkan rencana pembentukan Komisi Mini Soccer Indonesia (KSMI) yang akan menjadi wadah khusus pembinaan cabang mini soccer. “Tahun depan kalau perlu kita buat sistem liga. Semakin banyak ruang bagi kalian untuk berkembang,” tambahnya.

    ‎Sementara itu, Kadispora Kutai Timur, Basuki Isnawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta atas terselenggaranya event ini. Ia menyebut pemerintah daerah terus memberikan dukungan agar olahraga menjadi ruang positif bagi generasi muda.

    ‎“Kita punya stadion hebat, kawasan olJagalah sportivitas. Kalau ribut, tahun depan kita tidak bikin lagi,” tegas Basuki.

    ‎Ia juga membuka kesempatan agar turnamen ini berkembang lebih luas dengan melibatkan komunitas suporter lainnya sehingga olahraga di Kutim makin solid dan maju.

    ‎Dengan resmi dibukanya kompetisi, 12 tim pelajar kini siap menunjukkan kemampuan terbaik mereka selama dua hari pelaksanaan.

    ‎Turnamen ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang persaingan, tetapi juga memperkuat silaturahmi serta melahirkan bibit-bibit atlet masa depan Kutai Timur.(Ciaa/*)

  • HMI Cabang Sangatta Perkuat Literasi dan Kemandirian Ekonomi Kader

    HMI Cabang Sangatta Perkuat Literasi dan Kemandirian Ekonomi Kader

    www.ads.pojokdigital.com/,KUTIM– Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sangatta menegaskan komitmennya untuk memperkuat proses kaderisasi di tingkat komisariat hingga cabang pada periode kepengurusan 2025-2026.
    Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum HMI Cabang Sangatta, Siswandi Bin Rusli, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), atas dukungan yang diberikan.

    Bantuan tersebut telah direalisasikan untuk menunjang fasilitas kaderisasi, di antaranya pengadaan komputer bagi komisariat, termasuk persiapan komisariat definitif di Bontang, serta pembangunan perpustakaan cabang guna meningkatkan literasi kader.

    "Alhamdulillah, di kepengurusan ini kami berupaya menjaga proses kaderisasi dengan mendukung perpustakaan. Karena sebelumnya literasi kita agak kurang, jadi kita persiapkan fasilitasnya," ujar Siswandi, saat sambutan di Hotel Royal Victori, Jumat (28/11/2025).

    Tak hanya fokus pada intelektualitas, HMI Sangatta juga melakukan terobosan di bidang kemandirian ekonomi dengan menyediakan peralatan sablon. Siswandi berharap usaha ini dapat menjadi wadah kreativitas kader sekaligus menopang kebutuhan operasional organisasi.

    "Kami sudah siapkan mesin sablon agar adik-adik HMI terus berkarya. Ke depan, kami berharap bisa bermitra dengan Dispora untuk kebutuhan sablon kegiatan, sehingga perputaran ekonomi di cabang tetap berjalan," tambahnya.

    Siswandi juga mengumumkan bahwa pada bulan Desember mendatang, HMI Cabang Sangatta akan meluncurkan website resmi sebagai wadah bagi kader untuk menuangkan opini dan pemikiran kritis secara digital. Selain itu, ia menegaskan posisi HMI yang kini telah bergabung di bawah naungan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kutai Timur demi menjaga kondusivitas dan kolaborasi pemuda.

    Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kutai Timur, Basuki Isnawan, yang hadir mewakili Bupati Kutai Timur, menyambut positif langkah strategis HMI. Basuki menegaskan bahwa Dispora adalah rumah bagi seluruh Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), baik HMI, PMII, GMNI, maupun lainnya.

    "HMI, KNPI, dan OKP lainnya adalah laboratorium kader yang luar biasa untuk mencetak pemimpin hebat. Saat ini, Kutai Timur telah menjadi role model kepemudaan di Kalimantan Timur, terbukti dengan diraihnya Panji Keberhasilan Bidang Pemuda Juara 1 tingkat provinsi pada tahun 2025," ungkap Basuki.

    Basuki mengajak seluruh elemen pemuda untuk menjaga harmonisasi dan mengurangi dinamika yang tidak perlu. Ia meminta KNPI sebagai wadah berhimpun untuk merangkul dan membina seluruh OKP agar bergerak satu visi memajukan daerah.

    "Kita tunjukkan Kutai Timur bukan 'kaleng-kaleng'. Kita targetkan Kutai Timur menjadi Kabupaten Layak Pemuda, di mana anak muda merasa nyaman dan memiliki ruang untuk berkarya. Bantu pemerintah, berikan kritik dan saran melalui diskusi yang konstruktif untuk kemajuan bersama," pungkas Basuki.(C/*)

  • Transformasi Digital: Data Center Pemkab Kutim Diupayakan Berubah dari Statis Menjadi Dinamis

    Transformasi Digital: Data Center Pemkab Kutim Diupayakan Berubah dari Statis Menjadi Dinamis

    www.ads.pojokdigital.com/,KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) tengah mengakselerasi upaya pengembangan infrastruktur data terpusat, yakni Data Center, untuk mendukung terwujudnya pemerintahan berbasis data. Data center yang bertujuan menjadi sumber pengambilan keputusan bagi Bupati ini didorong untuk berubah dari kondisi statis menjadi dinamis.

    Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika Diskominfo Kutim, Ronny Bonar, mengakui bahwa Data Center yang sudah dibentuk sejak tahun 2023 tersebut saat ini masih bersifat statis, yang berarti pembaruan datanya tidak dilakukan secara berkala dan real-time.

    “Kami menemukan bahwa Data Center yang sudah ada sifatnya masih statis. Ini menjadi PR kami yang sudah lama dan kini kami mau urut (tuntaskan) supaya bisa menjadi sistem yang dinamis,” ujar Ronny.

    Menurut Ronny, sistem yang dinamis sangat krusial agar seluruh data di dalamnya selalu up-to-date dan valid saat diakses oleh pimpinan daerah. Perubahan ini memerlukan komitmen dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Kutim.

    “Data Center dinamis itu artinya bahwa masing-masing OPD nanti kami akan minta untuk menyiapkan sebuah PIC (Person in Charge) atau operator khusus. Operator ini bertugas mengisi atau menginput data-data yang memang menjadi kewajibannya untuk diisi secara berkala,” jelasnya.

    Ronny menambahkan, upaya digitalisasi ini sejalan dengan arahan Bupati yang menginginkan data center terpusat sebagai basis dalam mengambil keputusan, tanpa harus memanggil atau menanyakan data secara manual kepada Kepala OPD.

    “Bupati ingin bisa mengakses data secara langsung, baik data perangkat daerah, data desa, maupun kecamatan. Cukup dia mengklik atau mengakses, beliau sudah tahu apa-apa saja yang harus digunakan,” pungkasnya.(C/*)