www.ads.pojokdigital.com/,KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tengah serius menggarap pembangunan Data Center Terpadu yang dilengkapi dengan dashboard informasi komprehensif. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk memperkuat sistem pengambilan keputusan oleh pimpinan daerah, khususnya Bupati, agar selalu berdasarkan data yang valid dan terpusat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutim, Ronny Bonar, mengungkapkan bahwa inisiatif ini muncul langsung dari keinginan Bupati untuk memiliki infrastruktur data yang terintegrasi.
"Intinya, yang disampaikan Pak Bupati itu, beliau ingin dibuatkan sebuah dashboard. Dashboard itu adalah suatu materi atau infrastruktur yang berisi data-data. Makanya beliau bahasanya ke Data Center," jelas Ronny Bonar, Jumat (28/11/2025).
Data Center ini dirancang untuk menjadi sumber data tunggal (data terpusat), memungkinkan Bupati mengambil keputusan dengan cepat dan efektif. Dengan sistem digitalisasi ini, pimpinan daerah dapat mengakses informasi secara langsung tanpa perlu memanggil atau menanyakan data kepada Kepala Perangkat Daerah satu per satu.
Ronny Bonar menegaskan bahwa sistem ini akan mencakup seluruh data perangkat daerah, data desa, dan data kecamatan.
"Semua (data) terintegrasi. Makanya disebut Data Center tadi itu. Beliau (Bupati) bisa mengakses secara langsung, baik data perangkat daerah, data desa, kecamatan. Artinya cuma bedanya itu keseluruhan," tambahnya.
Saat ini, Ronny Bonar menyebut bahwa upaya pembangunan Data Center ini memang sudah menjadi prioritas Diskominfo sejak lama. Meskipun sistem data secara statis sudah ada sejak tahun 2023, tantangan besar saat ini adalah mengubah sistem tersebut menjadi dinamis.
Hal ini membutuhkan kolaborasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk secara rutin memperbarui data, memastikan informasi yang tersaji di dashboard selalu real-time dan akurat.(C/*)










