Tag: DPRD Kutim 2024

  • Dr. Tyty Novel Paembonan Dorong Pemkab Kutim Sosialisasikan Program Beasiswa di Kantor Desa dan Sekolah

    Dr. Tyty Novel Paembonan Dorong Pemkab Kutim Sosialisasikan Program Beasiswa di Kantor Desa dan Sekolah

    Kutai Timur – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur, Dr. Tyty Novel Paembonan, mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur agar lebih aktif dalam menyosialisasikan program beasiswa. Ia berharap informasi terkait program ini diumumkan secara luas, khususnya di kantor desa dan sekolah-sekolah, agar masyarakat lebih mudah mengakses informasi tersebut.

    “Saya meminta pemerintah agar program beasiswa ini diumumkan di setiap kantor desa. Semua orang pasti berurusan dengan desa, sehingga di sana seharusnya disosialisasikan melalui pengumuman tertulis. Dengan begitu, masyarakat bisa membaca dan tahu bahwa ini adalah program pemerintah berupa beasiswa,” kata Dr. Tyty Novel, Kamis (20/11/2024).

    Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengumuman di lingkungan sekolah untuk memastikan bahwa anak-anak usia sekolah mendapatkan informasi secara langsung. Dengan cara ini, diharapkan tidak ada pelajar yang tertinggal dari kesempatan untuk mendapatkan bantuan pendidikan dari pemerintah.

    “Selain di kantor desa, saya juga berharap program ini diumumkan di sekolah. Tujuannya agar semua anak-anak tahu dan bisa memanfaatkan program beasiswa ini,” lanjutnya.

    Menurut Dr. Tyty, sosialisasi yang baik merupakan kunci keberhasilan program pemerintah. Dengan penyampaian informasi yang jelas dan terjangkau, masyarakat di seluruh pelosok Kutai Timur akan lebih mudah memahami dan mengajukan permohonan beasiswa sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.

    “Program seperti ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk mendukung pendidikan masyarakat. Maka, penting sekali memastikan informasi ini menjangkau semua pihak, baik melalui media cetak, media elektronik, maupun pengumuman langsung di tempat-tempat strategis,” ujarnya.

    Ia juga mengapresiasi langkah Pemkab Kutim dalam menyediakan beasiswa, tetapi menilai masih ada ruang untuk meningkatkan efektivitas dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. Dr. Tyty berharap pemerintah dapat memperbaiki mekanisme sosialisasi agar lebih merata dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

    “Beasiswa ini adalah kesempatan besar untuk masyarakat, terutama bagi anak-anak yang ingin melanjutkan pendidikan tetapi terkendala biaya. Jadi, mari kita pastikan program ini benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan,” tutup Dr. Tyty.

  • H. Masdari Kidang Serap Aspirasi Warga Desa Sepaso Timur dalam Reses DPRD Kutim

    H. Masdari Kidang Serap Aspirasi Warga Desa Sepaso Timur dalam Reses DPRD Kutim

    BENGALON – Anggota DPRD Kutai Timur dari Partai Demokrat, H. Masdari Kidang, melaksanakan reses di Desa Sepaso Timur, Kecamatan Bengalon, Selasa (19/11/2024). Kegiatan ini berlangsung di halaman kantor Desa Sepaso Timur dan dihadiri oleh ratusan warga yang antusias menyampaikan aspirasi mereka secara langsung kepada wakil rakyat.

    H. Masdari Kidang, yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kutim 2 meliputi Kecamatan Bengalon, Rantau Pulung, Sangatta Selatan, dan Teluk Pandan, menegaskan bahwa reses ini merupakan momentum penting untuk menyerap keluhan, saran, serta kebutuhan masyarakat. Ia berkomitmen untuk memperjuangkan usulan-usulan tersebut di tingkat legislatif.

    Dalam kegiatan reses ini, H. Masdari Kidang menerima berbagai masukan terkait kebutuhan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, dan dukungan untuk pemberdayaan ekonomi lokal. “Reses adalah kesempatan berharga untuk mendengar langsung suara masyarakat. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menindaklanjuti apa yang menjadi prioritas mereka,” ujar H. Masdari.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt Camat Bengalon, Ahmad Rusydi, dan Kepala Desa Sepaso Timur, Budi Yulidar, yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan dialog. Kehadiran mereka, menurut warga, memberikan keyakinan bahwa aspirasi yang disampaikan akan mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah.

    Ahmad Rusydi menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif H. Masdari yang secara langsung turun ke masyarakat. “Ini adalah wujud nyata sinergi antara legislatif dan masyarakat. Kami berharap aspirasi yang telah disampaikan dapat segera direalisasikan,” ungkapnya.

    Dalam dialog, warga Desa Sepaso Timur menyoroti kebutuhan perbaikan jalan desa, penyediaan fasilitas kesehatan yang lebih memadai, dan akses terhadap pendidikan berkualitas. H. Masdari mencatat seluruh masukan tersebut sebagai prioritas yang akan diperjuangkan dalam alokasi anggaran mendatang.

    Ia juga mengajak warga untuk terus aktif dalam menyuarakan kebutuhan mereka. “Partisipasi masyarakat adalah kunci keberhasilan pembangunan daerah. Tanpa masukan dari warga, kami tidak bisa bekerja secara maksimal,” tegasnya.

    Kegiatan reses ini menjadi salah satu wujud nyata dari komitmen H. Masdari Kidang untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat di Dapil Kutim 2. Dengan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan kecamatan, diharapkan berbagai permasalahan dapat diselesaikan dengan lebih efektif dan efisien.

    H. Masdari menutup kegiatan tersebut dengan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya reses. “Kami akan terus hadir bersama masyarakat, mendengar, dan berjuang untuk kemajuan bersama,” tutupnya. (ADV)

  • 29 Warga Kutai Timur Resmi Jadi Anggota Komcab Gelombang II Tahun 2024, Ketua DPRD Kutim Berikan Ucapan

    29 Warga Kutai Timur Resmi Jadi Anggota Komcab Gelombang II Tahun 2024, Ketua DPRD Kutim Berikan Ucapan

    SANGATTA – Sebanyak 29 warga Kabupaten Kutai Timur telah resmi ditetapkan sebagai Komponen Cadangan (Komcad) Gelombang II Tahun 2024. Penetapan ini dilakukan melalui upacara resmi yang dipimpin oleh Sekjen Kementerian Pertahanan RI di Balikpapan, Rabu (20/11/2024).

    Program Komcad merupakan bagian dari kebijakan pertahanan nasional yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara. Program ini bertujuan membentuk pasukan cadangan yang siap mendukung tugas utama Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara.

    Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmi, ST., MT, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada 29 warga Kutim yang telah menyelesaikan pelatihan dan resmi menjadi anggota Komcad.

    “Saya mengucapkan selamat atas terpilihnya 29 warga Kutai Timur yang telah ditetapkan sebagai Komponen Cadangan Gelombang II Tahun 2024. Semoga kontribusi mereka dapat memperkuat sistem pertahanan negara,” ujar Jimmi di Sangatta, Rabu (20/11/2024).

    Sebelum dinyatakan resmi sebagai anggota Komcad, peserta menjalani proses seleksi yang ketat, termasuk tes kesehatan, kemampuan fisik, dan wawasan kebangsaan. Setelah lolos, mereka mengikuti pelatihan dasar militer selama tiga bulan di Kodam VI/Mulawarman, bersama peserta dari wilayah lain di Kalimantan.

    Pelatihan ini mencakup berbagai materi, seperti penguasaan kemampuan dasar militer, kedisiplinan, serta pemahaman tentang strategi pertahanan negara. Hal ini dirancang untuk memastikan anggota Komcad memiliki kesiapan penuh dalam mendukung tugas-tugas pertahanan bila sewaktu-waktu diperlukan.

    “Pelatihan ini dirancang untuk membentuk prajurit Komcad yang kompeten, tangguh, dan siap mengemban amanah sebagai pendukung TNI dalam menjaga kedaulatan NKRI,” ujar salah satu perwakilan dari Kementerian Pertahanan.

  • Akbar Tanjung Apresiasi Pembangunan Jalan Multiyears di Kutai Timur

    Akbar Tanjung Apresiasi Pembangunan Jalan Multiyears di Kutai Timur

    Sangatta – Anggota DPRD Kutai Timur dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Akbar Tanjung, memberikan apresiasi atas keberhasilan program pembangunan jalan multiyears di wilayah Kutai Timur. Program tersebut telah menghasilkan jalan cor di beberapa kecamatan, seperti Muara Bengkal, Muara Ancalong, dan Long Mesangat.

    “Pembangunan jalan ini adalah salah satu wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur daerah, khususnya di wilayah pedalaman. Hasilnya sangat membantu masyarakat dalam mendukung aktivitas sehari-hari,” ujar Akbar Tanjung saat dihubungi media ini, Selasa (19/11/2024)

    Akbar menilai, pembangunan jalan yang dilakukan secara bertahap ini menunjukkan arah pembangunan yang terencana dan fokus pada kebutuhan masyarakat. Menurutnya, akses jalan yang memadai menjadi faktor penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan.

    Ia juga berharap agar program pembangunan jalan seperti ini dapat terus berlanjut ke wilayah-wilayah lain yang masih membutuhkan perhatian, terutama daerah-daerah yang sulit dijangkau dan memiliki potensi ekonomi yang besar.

    “Peningkatan infrastruktur ini harus menjadi prioritas. Tidak hanya untuk mempermudah mobilitas warga, tetapi juga membuka peluang bagi pengembangan sektor-sektor seperti pertanian, perdagangan, dan pariwisata,” tambahnya.

    Akbar mengingatkan,  program pembangunan ini harus tetap diawasi agar pelaksanaannya sesuai dengan perencanaan dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga mengajak semua pihak, termasuk masyarakat, untuk bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun.

    “Kami di DPRD akan terus mendukung program-program yang pro-rakyat seperti ini. Harapan saya, pembangunan jalan yang berkualitas dapat mempercepat pemerataan pembangunan di Kutai Timur,” pungkasnya. (adv)

  • David Rante Dorong Masyarakat Aktif Majukan Kutai Timur

    David Rante Dorong Masyarakat Aktif Majukan Kutai Timur

    Sangatta – Anggota Fraksi Persatuan Indonesia Raya (PIR) DPRD Kutai Timur, David Rante, menyerukan pentingnya peran aktif masyarakat dalam membangun dan memajukan daerah. Ia menekankan bahwa kontribusi masyarakat sangat diperlukan, terutama dalam mendukung berbagai program pemerintah, termasuk pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

    “Sekarang ini kita mengarahkan masyarakat untuk berkontribusi secara langsung. Pola pikir itu harus diubah, bukan lagi menunggu, tetapi mulai menghasilkan,” kata David Rante saat ditemui di kantor sekretariat DPRD Kutai Timur di kompleks perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, beberapa waktu lalu.

    Menurutnya, program pengembangan UMKM yang dijalankan pemerintah perlu mendapat respons positif dari masyarakat. Hal ini, jelas David, tidak hanya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri, tetapi juga memperkuat ekonomi daerah.

    David menambahkan bahwa Kutai Timur memiliki potensi besar dalam sektor UMKM, terutama di bidang kerajinan, pertanian, dan produk lokal lainnya. Namun, potensi ini tidak akan maksimal jika masyarakat masih bersikap pasif. “Masyarakat perlu memahami bahwa pembangunan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah menyediakan fasilitas, tetapi masyarakat harus aktif memanfaatkannya,” jelasnya.

    Ia juga menyoroti pentingnya edukasi dan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengelola usaha. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang cukup, ia optimis masyarakat dapat menciptakan produk-produk unggulan yang mampu bersaing di pasar lokal maupun nasional.

    Selain itu, David berharap pemerintah terus mendukung dengan menyediakan akses permodalan dan pasar bagi pelaku UMKM. “Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha adalah kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kutai Timur,” imbuhnya.

    David menegaskan bahwa dirinya bersama DPRD akan terus memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat. Ia berharap semangat kolaborasi ini dapat mempercepat kemajuan Kutai Timur sebagai daerah yang mandiri dan sejahtera. (adv)

  • Pandi Widiarto Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat di Reses

    Pandi Widiarto Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat di Reses

    SANGATTA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Pandi Widiarto, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat yang disampaikan kepadanya selama masa reses. Hal ini disampaikan oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kutim tersebut usai melaksanakan reses di Desa Swarga Bara pada Minggu, 17 November 2024.

    Pandi menjelaskan bahwa semua aspirasi yang diterima selama reses telah dicatat dengan baik untuk kemudian diperjuangkan melalui jalur legislatif. Ia juga menekankan pentingnya proses Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) sebagai momentum strategis untuk merealisasikan kebutuhan masyarakat.

    “Semua aspirasi yang masuk sudah saya catat, dan komitmen saya adalah memperjuangkannya melalui legislatif serta dalam forum Musrenbang nanti. Saya akan memastikan suara masyarakat ini tidak hanya didengar, tetapi juga diimplementasikan,” ungkapnya.

    Dalam kegiatan reses tersebut, berbagai masukan dari masyarakat mencakup kebutuhan dasar, seperti pembangunan infrastruktur, perbaikan fasilitas umum, dan peningkatan layanan pendidikan serta kesehatan. Pandi menyebut bahwa semua aspirasi tersebut menjadi prioritas utama yang akan ia dorong dalam agenda kerja DPRD.

    “Kebutuhan masyarakat ini adalah amanah yang harus diwujudkan. Saya ingin memastikan bahwa aspirasi mereka tidak berhenti sebagai wacana, tetapi menjadi program yang nyata dan berdampak,” tambahnya.Selain berkomitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat, Pandi juga berharap Pemerintah Kabupaten Kutim dapat bersinergi dengan DPRD untuk memprioritaskan kebutuhan masyarakat yang telah disampaikan melalui proses reses maupun Musrenbang.

    “Kami di DPRD akan terus mendorong pemerintah daerah untuk memberikan perhatian yang lebih kepada kebutuhan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik,” ujar Pandi.

    Mendorong Partisipasi Masyarakat
    Pandi juga mengajak masyarakat untuk terus aktif berpartisipasi dalam menyampaikan aspirasi dan mengawal pelaksanaan program pembangunan. Menurutnya, kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan DPRD menjadi kunci utama untuk mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan di Kutim.

    “Kami butuh dukungan dan masukan yang terus menerus dari masyarakat. Mari bersama-sama kita wujudkan Kutai Timur yang lebih baik,” pungkasnya. (ADV)

  • Hj. Uci Dorong Kesetaraan Peluang Kerja bagi Perempuan di Kutai Timur

    Hj. Uci Dorong Kesetaraan Peluang Kerja bagi Perempuan di Kutai Timur

    SANGATTA – Anggota DPRD Kutai Timur, Hj. Uci, S.E., mengemukakan harapannya agar kaum perempuan diberikan kesempatan lebih luas untuk menjadi karyawan di perusahaan-perusahaan swasta yang beroperasi di wilayah Kutai Timur.

    Menurut Hj. Uci, rendahnya angka perekrutan perempuan di sektor swasta menunjukkan masih adanya kesenjangan dalam dunia kerja. Padahal, perempuan memiliki potensi yang tidak kalah besar untuk berkontribusi pada perekonomian daerah.

    “Minimnya perekrutan karyawan perempuan di perusahaan-perusahaan swasta di Kutim menjadi perhatian serius. Saya berharap perusahaan memberikan peluang yang setara kepada perempuan untuk terlibat dalam berbagai posisi pekerjaan,” tegas Hj. Uci saat ditemui usai kegiatan reses.

    Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai  kehadiran perempuan dalam dunia kerja tidak hanya memberikan dampak positif bagi perusahaan tetapi juga meningkatkan kesejahteraan keluarga. Selain itu, pemberdayaan perempuan melalui peluang kerja yang adil akan mendorong kesetaraan gender di berbagai sektor.

    “Dengan melibatkan lebih banyak perempuan dalam tenaga kerja, perusahaan juga turut mendukung program pemerintah dalam pemberdayaan perempuan. Hal ini penting untuk menciptakan keseimbangan sosial dan ekonomi di masyarakat,” tambahnya.

    Anggota fraksi PKS DPRD Kutim ini juga mengusulkan agar perusahaan swasta menyediakan program pelatihan khusus untuk perempuan, terutama bagi mereka yang baru memasuki dunia kerja atau ingin meningkatkan keterampilan.

    “Saya akan mendorong pembahasan ini di DPRD, agar ada regulasi yang mendukung keterlibatan perempuan dalam dunia kerja, termasuk insentif bagi perusahaan yang aktif merekrut perempuan,” jelasnya.

    Ia berharap upaya ini dapat menjadi langkah nyata dalam menciptakan peluang kerja yang lebih inklusif, sehingga perempuan di Kutai Timur dapat memiliki akses yang sama untuk berkembang dan berkontribusi bagi kemajuan daerah. (adv)

  • Bambang B.W. Saputro Dorong Akses Pupuk Terjangkau untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

    Bambang B.W. Saputro Dorong Akses Pupuk Terjangkau untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

    SANGATTA – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Bambang Bagus Wondo Saputro, S.A.P., menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan akses pupuk yang terjangkau bagi petani di wilayahnya selama lima tahun ke depan. Menurutnya, ketersediaan pupuk yang memadai menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas perkebunan dan kesejahteraan petani.

    “Jika kebutuhan pupuk tercukupi, produktivitas kebun akan meningkat. Hasilnya, kesejahteraan petani pun akan naik seiring peningkatan hasil panen mereka,” ujar Bambang, yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi di Kecamatan Muara Wahau, Kongbeng, dan Telen.

    Politisi dari Fraksi Partai Golkar ini menyoroti peran vital petani kelapa sawit di daerah pemilihannya. Menurutnya, sektor ini tidak hanya menjadi tulang punggung perekonomian desa tetapi juga berhasil meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat.

    “Petani sawit di Dapil saya sangat berkontribusi pada perekonomian desa. Komoditas ini berhasil menciptakan penghasilan yang signifikan, bahkan hingga jutaan rupiah setiap bulannya bagi para petani,” tambahnya.

    Bambang juga mengakui bahwa kemajuan desa sangat bergantung pada keberlanjutan sektor pertanian, terutama sawit. Namun, tantangan utama yang dihadapi petani saat ini adalah harga pupuk yang tinggi dan distribusi yang tidak merata.

    Sebagai anggota DPRD, ia berkomitmen untuk mendorong pemerintah daerah agar memberikan subsidi pupuk dan memastikan ketersediaannya tepat waktu. “Kami akan memperjuangkan agar petani mendapatkan akses pupuk dengan harga terjangkau melalui program subsidi atau kemitraan dengan perusahaan di wilayah ini,” tegas Bambang. (adv)

  • Ketua Fraksi Demokrat Dorong Peningkatan Pendidikan Berbasis Industri di Kutim

    Ketua Fraksi Demokrat Dorong Peningkatan Pendidikan Berbasis Industri di Kutim

    SANGATTA – Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kutai Timur, Pandi Widiarto, memberikan apresiasi terhadap langkah pemerintah dalam mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) sebagai upaya mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang pertanian. Namun, ia juga menyoroti perlunya pengembangan pusat pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor industri.

    Pandi menjelaskan, hilirisasi sumber daya alam (SDA) saat ini menjadi fokus pemerintah pusat, dan Kutim memiliki potensi besar untuk ikut serta dalam pengembangan industri hilirisasi. Untuk itu, menurutnya, dibutuhkan tenaga kerja yang kompeten dan terampil agar mampu bersaing di sektor tersebut.

    “Kehadiran STIPER adalah langkah yang sangat baik untuk mendukung sektor pertanian di Kutim. Namun, saya juga mengingatkan pentingnya pusat pendidikan yang mempersiapkan tenaga kerja terampil di sektor industri, terutama untuk mendukung program hilirisasi SDA,” ujar Pandi.

    Ia menambahkan, Kutim sebagai daerah yang kaya akan SDA seperti tambang dan kelapa sawit, membutuhkan SDM yang tidak hanya fokus pada eksploitasi, tetapi juga pada proses pengolahan dan peningkatan nilai tambah. Dengan begitu, manfaat ekonomi yang diperoleh daerah dapat lebih maksimal.

    Pandi mendorong pemerintah daerah untuk menggandeng sektor swasta dan industri dalam mengembangkan pendidikan berbasis vokasi. Menurutnya, kerja sama tersebut dapat memberikan peluang magang dan pelatihan kerja yang relevan bagi lulusan institusi pendidikan lokal.

    “Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan dunia pendidikan sangat penting untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pengembangan SDM berkualitas di bidang industri. Ini juga akan membantu mengurangi angka pengangguran di Kutim,” tambahnya.

    Pandi berharap langkah ini segera diwujudkan, mengingat kebutuhan tenaga kerja terampil terus meningkat seiring perkembangan sektor industri di Kutim dan sekitarnya. (Adv)

  • Yan Dorong Pemkab Kutim Optimalkan Pelaksanaan APBD di Awal Tahun

    Yan Dorong Pemkab Kutim Optimalkan Pelaksanaan APBD di Awal Tahun

    SANGATTA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Yan, S.Pd.SD., M.Pd., meminta Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) mengoptimalkan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di awal tahun. Hal ini penting mengingat banyak program pembangunan, terutama infrastruktur, kerap mengalami keterlambatan.

    “APBD Kutim disahkan setiap bulan November, sebulan sebelum tahun anggaran baru. Seharusnya waktu tersebut cukup bagi pemerintah untuk menyusun program kerja dan memastikan pelaksanaannya dapat dimulai di awal tahun,” ujar Yan, Kamis (16/11/2024).

    Menurut Yan, pengoptimalan ini akan memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan program prioritas, termasuk percepatan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah. Ia menekankan perlunya manajemen waktu yang lebih baik untuk meminimalkan hambatan teknis di lapangan.

    Selain itu, Yan juga menyoroti keterlambatan pencairan gaji pegawai di awal tahun. Ia mengungkapkan, gaji yang idealnya dibayarkan pada bulan Januari justru baru dicairkan pada bulan Maret. Kondisi ini, menurutnya, mencerminkan kurangnya efisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah.

    “Keterlambatan seperti ini sangat memengaruhi pegawai, baik dari sisi kesejahteraan maupun motivasi kerja. Kita harap Pemkab bisa memperbaiki mekanisme pencairan agar hak-hak pegawai dapat terpenuhi tepat waktu,” tambahnya.

    Yan juga mengingatkan bahwa perencanaan yang baik perlu diiringi dengan pengawasan ketat untuk memastikan setiap anggaran digunakan sesuai peruntukannya. “Kita di DPRD akan terus mendorong agar pelaksanaan APBD lebih efektif dan transparan, demi kepentingan masyarakat Kutim,” tutupnya.  (Adv)