Tag: DPRD Kutim 2024

  • David Rante Dorong Satpol PP Kutim Beri Kontribusi Nyata dalam Ciptakan Ketertiban Umum

    David Rante Dorong Satpol PP Kutim Beri Kontribusi Nyata dalam Ciptakan Ketertiban Umum

    SANGATTA – Anggota DPRD Kutai Timur, David Rante, menekankan pentingnya peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam menjaga ketertiban umum dan memastikan pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) berjalan efektif.

    “keberadaan Satpol PP seharusnya menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang tertib, aman, dan sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh pemerintah daerah,”ungkapnya.

    Menurut politisi Partai Gerindra ini, Satpol PP diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan ketertiban umum yang berkesinambungan. “Satpol PP harus bisa menjalankan tugas dengan baik untuk memastikan bahwa aturan yang telah ditetapkan tidak hanya ada di atas kertas, tetapi juga benar-benar ditaati oleh masyarakat,” ujar David.

    David menilai  peran aktif dan keterlibatan langsung Satpol PP di lapangan sangat penting dalam mendisiplinkan masyarakat. Penegakan Perda yang konsisten, menurutnya, akan membawa dampak positif bagi tatanan sosial di Kutai Timur, khususnya dalam mengurangi pelanggaran aturan yang kerap terjadi di beberapa wilayah.

    Ia juga menyoroti  untuk mencapai tujuan tersebut, Satpol PP membutuhkan dukungan berupa fasilitas dan sumber daya yang memadai. David mendorong pemerintah daerah agar lebih memperhatikan kebutuhan Satpol PP, baik dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia maupun penyediaan peralatan yang menunjang kegiatan penegakan hukum di lapangan. “Dengan dukungan yang cukup, Satpol PP dapat berfungsi lebih maksimal dan memberikan kontribusi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.

    Selain itu, David menyarankan adanya kolaborasi yang lebih baik antara Satpol PP dan pihak kepolisian untuk menangani pelanggaran-pelanggaran yang lebih kompleks. Menurutnya, koordinasi yang baik akan membantu meningkatkan efektivitas penegakan Perda serta menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

    David menegaskan  DPRD Kutai Timur siap mendukung upaya penguatan Satpol PP dalam menjalankan tugasnya. “Kami di DPRD akan terus mengawal kinerja Satpol PP agar lebih optimal. Ketertiban umum yang terjaga dengan baik akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan membantu mewujudkan Kutai Timur yang lebih tertib dan aman,” tutup David. (adv)

  • Komisi D DPRD Kutim Gelar Rapat Kerja dengan Disdikbud dan Dinas Kesehatan untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

    Komisi D DPRD Kutim Gelar Rapat Kerja dengan Disdikbud dan Dinas Kesehatan untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

    SANGATTA. Komisi D DPRD Kutai Timur (Kutim) akan mengadakan rapat kerja dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta Dinas Kesehatan Kutim. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas sejumlah isu krusial di bidang pendidikan dan kesehatan yang berpengaruh langsung terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ketua Komisi D DPRD Kutim, Julfansyah, menyampaikan rencana ini kepada awak media setelah menghadiri rapat Badan Musyawarah (Banmus) di kantor DPRD Kutim, Senin (6/11/2024).

    Menurut Julfansyah, agenda ini sangat penting untuk memperkuat sinergi antara DPRD dan dinas-dinas terkait, agar berbagai program yang telah direncanakan bisa berjalan lebih efektif dan sesuai harapan. “Rapat kerja ini bertujuan untuk mengevaluasi dan memastikan bahwa pelayanan pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat berjalan sesuai dengan standar yang diharapkan. Kami ingin mengetahui lebih dalam tentang kendala-kendala yang dihadapi oleh dinas terkait dan bersama-sama mencari solusi yang terbaik,” ungkap Julfansyah.

    Ia menambahkan bahwa Komisi D fokus pada isu-isu yang mendesak di sektor pendidikan, seperti pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Kutim. Salah satu isu utama yang akan dibahas adalah akses terhadap pendidikan berkualitas bagi masyarakat di daerah-daerah terpencil yang sering kali minim fasilitas. Julfansyah mengungkapkan, Komisi D ingin memastikan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan berjalan merata, sehingga anak-anak di pedesaan juga memiliki peluang pendidikan yang sama dengan mereka yang tinggal di perkotaan.

    Di bidang kesehatan, Komisi D juga akan menyoroti sejumlah isu, terutama terkait pemenuhan fasilitas kesehatan di berbagai wilayah Kutim. “Kami akan berdiskusi dengan Dinas Kesehatan mengenai langkah-langkah yang telah dan akan dilakukan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan, terutama di wilayah-wilayah yang jauh dari pusat kota,” kata Julfansyah. Ia menekankan pentingnya ketersediaan layanan kesehatan yang memadai, termasuk penyediaan tenaga medis yang berkualitas, serta akses yang lebih baik bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat.

    Selain itu, Komisi D juga akan membahas rencana dan alokasi anggaran untuk mendukung program-program di kedua sektor ini. Julfansyah berharap bahwa dengan adanya pembahasan mendetail dan sinergi yang kuat antara DPRD dan dinas terkait, kendala-kendala yang ada bisa segera diatasi, dan pelayanan pendidikan serta kesehatan bagi masyarakat Kutim bisa terus meningkat.

    DPRD Kutai Timur melalui Komisi D, lanjutnya, berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap dinas-dinas terkait agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan baik. “Kami ingin melihat perubahan yang nyata di lapangan, dan ini hanya bisa terjadi jika komunikasi dan kolaborasi berjalan dengan baik antara semua pihak,” tambahnya.

    Dengan agenda yang telah disiapkan ini, diharapkan rapat kerja yang akan dilaksanakan nanti mampu menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat di Kutai Timur, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan.

  • Realisasi Anggaran APBD Kutai Timur 2024 di Bawah Target, Sayid Anjas Dorong Percepatan

    Realisasi Anggaran APBD Kutai Timur 2024 di Bawah Target, Sayid Anjas Dorong Percepatan

    SANGATTA. Wakil Ketua I DPRD Kutai Timur, Sayid Anjas, menyoroti rendahnya realisasi anggaran APBD Kabupaten Kutai Timur tahun 2024 yang dianggap belum mencapai target. Menurutnya, penyerapan anggaran yang rendah akan berdampak langsung pada berbagai program prioritas yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Berdasarkan informasi yang diterima www.ads.pojokdigital.com/, realisasi anggaran APBD Kutai Timur tahun 2024 baru mencapai sekitar 30 persen, sementara pada triwulan ketiga ini idealnya anggaran sudah terserap hingga 70 persen. Kondisi ini menjadi perhatian serius, mengingat alokasi anggaran tersebut mencakup banyak sektor vital yang dibutuhkan masyarakat.

    Menanggapi situasi ini, Sayid Anjas, politisi dari Partai Golkar, tetap optimistis Pemkab Kutim mampu meningkatkan realisasi anggaran hingga akhir Desember 2024. Ia menyebutkan bahwa dalam sisa waktu yang ada, Pemkab Kutim masih memiliki peluang untuk mencapai target. “Kita lihat saja hingga akhir tahun atau saat tutup buku nanti. Saya yakin APBD kita (Kutim) bisa terserap hingga akhir tahun nanti,” ujar Anjas saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (04/11/2024).

    Lebih lanjut, Sayid Anjas menjelaskan target penyerapan anggaran harus sesuai dengan perencanaan awal untuk memastikan pelaksanaan berbagai program yang berdampak besar bagi masyarakat. Beberapa sektor yang dianggap penting dan harus diprioritaskan adalah pembangunan infrastruktur, layanan publik, kesehatan, dan pendidikan.

    Menurut Anjas, jika target penyerapan ini tidak tercapai, ada potensi risiko yang akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Kekurangan anggaran yang terserap berarti ada proyek atau layanan yang mungkin tertunda, terutama terkait fasilitas dasar dan upaya peningkatan ekonomi di Kutai Timur.

    "Kami mendorong agar pemerintah Kabupaten Kutai Timur bisa lebih cepat dan tepat dalam merealisasikan anggaran yang telah disetujui. Keterlambatan realisasi anggaran akan menghambat pelaksanaan program yang penting bagi masyarakat, terutama di bidang infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan," ungkapnya.

    Selain itu, Sayid Anjas juga berharap agar Pemkab Kutai Timur segera mengambil langkah-langkah strategis guna memperbaiki penyerapan anggaran di bulan-bulan terakhir tahun 2024. Menurutnya, percepatan ini sangat penting untuk memastikan seluruh program yang direncanakan dapat berjalan sesuai harapan, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.

    Anjas menegaskan DPRD akan terus memantau perkembangan penyerapan anggaran hingga akhir tahun untuk memastikan anggaran benar-benar digunakan dengan efektif dan efisien. Hal ini diharapkan dapat membantu percepatan pembangunan dan pencapaian kesejahteraan yang lebih merata di Kabupaten Kutai Timur. (ADV)