Category: Ekonomi

  • Tekan Inflasi DKP Rencanakan Perlinsos untuk Nelayan

    Tekan Inflasi DKP Rencanakan Perlinsos untuk Nelayan

    www.ads.pojokdigital.com/, Sangatta – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kutai Timur merencanakan, untuk memanfaatkan Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) untuk membantu penanganan inflasi terhadap kelompok nelayan.

    Kepala DKP Suriansyah pada Rabu (2/11/2022) menerangkan, hal ini bersamaan dengan kepentingan dalam menangani inflasi di daerah. Terlebih adanya kebijakan berkaitan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), membuat beberapa kelompok kriteria pekerjaan terdampak.

    “Kami akan menyasar kelompok-kelompok nelayan di Kutim, dengan memberikan Perlinsos berupa mesin ketinting 13 pk/hp dan has. Rencananya akan diberikan pada pertengahan November ini,” jelas mantan Kepala Dinas Perpustakan Kutim.

    DKP merupakan dinas yang mendapat recofusing sebagai bentuk penanganan inflasi daerah. Terlebih masyarakat binaan DKP ialah nelayan, yang terdampak benar akan adanya inflasi.

    “Penerima bantuan adalah kelompok nelayan di beberapa kecamatan dan telah terdaftar dalam data base Pelaku Usaha Bidang Kelautan dan Perikanan (KUSUKA) DKP Kutim, serta one data pada KKP RI,” terangnya lebih jauh. (ADV-KOMINFO/Ran)

  • Pabrik Mini! Solusi Atasi Minimnya Pasokan Pakan Ayam Petelur

    Pabrik Mini! Solusi Atasi Minimnya Pasokan Pakan Ayam Petelur

    www.ads.pojokdigital.com/, Sangatta – Kebutuhan telur di Kutai Timur dalam setiap harinya masih dapat disuplai oleh para peternak ayam petelur, namun kondisi itu tidaklah dapat dikatakan aman jika terjadi kendala minimnya suplai pakan yang selama ini diperoleh dari daerah lain.

    Berkaca pada beberapa waktu lalu, dimana terjadi inflasi ekonomi yang mendorong kenaikan sejumlah harga barang kebutuhan pokok. Yang dapat terkendali secara harga maupun pasokan di Kutim adalah telur ayam. Namun memang disadari harga pakan ternak tak dapat dikontrol, beruntung peternak waktu itu memiliki pasokan pakan berlebih.

    Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Dyah Ratnaningrum menganjurkan agar para juragan ataupun peternak ayam petelur, dapat membuat pabrik mini pakan. Setelah sebelumnya, ia bertemu dengan Asosiasi Peternak Ayam Petelur di Kutim yang menyadari kesulitan mereka untuk pengadaan pakan ternak.

    “Saya menyarankan agar membuat pabrik mini pakan. Karena peternak-peternak ayam petelur merupakan orang-orang mampu (miliki modal, red). Distanak akan membantu perihal pengadaan mesin grinder atau penggiling, mesin pembuat pelet, terlebih pakan utamanya adalah jagung. Komoditas yang cukup banyak ketersediannya di Kutim,” ungkap Kadistanak pada Selasa (1/11/2022).

    Jagung maupun ikan-ikan sebagai sumber protein untuk pakan ternak dapat ditemukan dengan mudah pasokannya di wilayah Kutim. Dengan peternak memiliki pabrik mini pakan, maka otomatis akan mempermudah dan mengatasi masalah perihal pasokan pakan selama ini yang diperoleh dari daerah lain.

    “Ketergantungan akan pasokan pakan ternak dari daerah lain, selama ini amatlah tinggi. Jika harga pakan naik, maka berdampak pada harga telur pula,” terangnya. (ADV-KOMINFO/War/Ran)