Category: Berita Pilihan

  • Konsolidasi Nasional KPU Dihadiri 6.341 Anggota

    Konsolidasi Nasional KPU Dihadiri 6.341 Anggota

    www.ads.pojokdigital.com/, Jakarta – Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari menyampaikan sebanyak 6.341 anggota dan kesekjenan KPU, baik dari tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota di seluruh Indonesia menghadiri kegiatan Konsolidasi Nasional (Konsolnas) KPU di Ancol, Jakarta, 1-3 Desember 2022.

    “Peserta yang hadir dalam konsolnas atau konsolidasi nasional ini berjumlah sekitar 6.341 orang terdiri atas para anggota KPU pusat, KPU provinsi, KPU kabupaten/kota, jajaran kesekjenan KPU pusat, sekretariat KPU provinsi, dan sekretariat KPU kabupaten/kota se-Indonesia,” ujar Hasyim saat memberikan sambutan dalam acara konsolidasi nasional KPU hari kedua di Ancol Jakarta, Jumat (2/12/2022).

    Ia pun mengatakan melalui tema “Konsolidasi KPU untuk Meningkatkan Pelayanan Pemilu 2024”, penyelenggaraan konsolidasi nasional tersebut salah satunya ditujukan untuk mengoptimalkan peran KPU sebagai lembaga layanan dalam penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu).

    Lebih lanjut, Hasyim mengatakan sebagaimana dimuat dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, KPU diberi amanat oleh negara untuk menjadi lembaga layanan.

    Hasyim menjelaskan sebagai lembaga layanan, KPU melayani dua pihak. Pertama, pemilih untuk dapat menggunakan hak pilihnya. Lalu kedua, peserta pemilu, baik partai politik, peserta pemilu perseorangan, peserta pemilu DPD, pasangan calon presiden-wakil presiden, maupun pasangan gubernur-wakil gubernur, bupati-wakil bupati, dan wali kota-wakil walikota dalam pemilihan kepala daerah (pilkada).

    Dalam kesempatan yang sama, Hasyim menyampaikan hingga saat ini, KPU telah menyelenggarakan beberapa tahapan Pemilu 2024. Di antaranya, verifikasi partai politik.

    Selanjutnya, mereka akan mempersiapkan tahapan pemutakhiran daftar pemilih, penataan daerah pemilihan (dapil) anggota DPRD kabupaten/kota, dan pembentukan badan ad hoc panitia pemilihan tingkat kecamatan.

    “Selain itu, kami juga melakukan persiapan untuk pemutakhiran daftar pemilih dan nanti pada tanggal 16 Desember mulai dilakukan penyerahan dukungan bagi bakal calon anggota DPD,” ujar Hasyim. (Ant/Ben/Ran)

     

  • Isran Noor Serahkan DIPA dan Buku TKDD Tahun 2023 ke Asisten II Seskab Kutim

    Isran Noor Serahkan DIPA dan Buku TKDD Tahun 2023 ke Asisten II Seskab Kutim

    www.ads.pojokdigital.com/, Samarinda – Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten Kutai Timur Zubair, pada Jum’at (2/12/2022) mewakili Bupati Ardiansyah Sulaiman menerima penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun Anggaran 2023 Provinsi Kaltim.

    Hal tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Isran Noor di Hotel Mercure Samarinda, dimana tidak saja Kutim. Namun kepada 9 Kabupaten/Kota lainnya serta lembaga vertikal di Kalimantan Timur.

    Orang Nomor Satu di Kaltim tersebut bangga, mengingat dana alokasi APBN 2023 Kaltim mencapai Rp 62,79 triliun. Hal ini merupakan angka terbesar dalam sejarah provinsi, yang diambil luasan lahannya sebesar 256 hektar dipergunakan untuk Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Terdiri dari belanja Kementerian/Lembaga, melalui DIPA 2023 dengan nilai total Rp 30,20 triliun serta TKDD 2023 untuk Pemprov maupun Kabupaten/Kota se-Kaltim sebesar Rp 32,59 triliun.

    “Alhamdulillah dana alokasi transfer ke daerah meningkat. Ini mencatatkan sejarah, terbesar sepanjang sejarah Kaltim,” jelasnya.

    Kabupaten Kutai Timur dalam TKDD 2023, mendapat anggaran sebesar Rp 4,664 triliun. Adapun Kukar mendapatkan dana sebesar Rp 5,919 trilin. Diikuti Berau Rp 2,774 triliun, Kubar Rp 2,687 triliun dan Paser Rp 2,257 triliun.

    Selanjutnya Samarinda Rp 1,872 triliun, Balikpapan Rp 1,599 triliun, Mahakam Ulu Rp 1,508 trilliun, Bontang Rp 1,372 Triliun, PPU Rp 1,367 triliun, untuk Provinsi sendiri sebesar Rp 6,562 triliun.

    “Dana transfer ke daerah diarahkan untuk peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah, meningkatkan sinergi kebijakan fiskal, serta harmonisasi antara belanja pusat dengan daerah. Sasarannya mendukung kinerja daerah, mengentaskan kemiskinan ekstrem, dan memajukan perekonomian daerah,” tegas Gubernur. (Ran/Uni)

  • Satpol PP Kutim Gelar Rapat Kerja Teknis

    Satpol PP Kutim Gelar Rapat Kerja Teknis

    www.ads.pojokdigital.com/, Sangatta – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kutai Timur menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) pada Jum’at (2/12/2022) di Cafe and Resto Teras Belad Sangatta.

    Rakernis yang digelar pada awal bulan Desember tersebut, dimaksudkan untuk mensinergikan penegakan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Kepala Daerah (Perkada), serta penertiban di Kutai Timur.

    Hadir dalam kesempatan tersebut untuk membuka acara yakni, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Seskab Kutim Poniso Suryo Renggono. Dijelaskannya kegiatan yang digelar Satpol PP amatlah baik, mengingat Rakernis ini berkaitan rekomendasi yang dihasilkan satuan tersebut pada Pemkab Kutim.

    “Sapol PP dalam rangka menjalankan tugas penegakan Perda, Perkada, hingga penertiban harus didukung dan diapresiasi. Sehingga adanya Rakernis diharapkan muncul inovasi-inovasi maupun pelaksanaan tugas dalam lingkup tupoksi Satpol PP di Kutim,” jelas mantan Kepala Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (DPPR) ini.

    Secara tupoksi Satpol PP dapat berkolaborasi bersama Kepolisian, Dinas Perhubungan dalam hal-hal teknis. Peraturan apapun ketika ada yang melanggar Satpol PP harus bergerak cepat, seperti contohnya penertiban pasar dan pedagang kaki lima.

    “Dengan harapan akan tercipta kondisi keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat, terutama di Sangatta. Itu tidak saja harapan pemerintah kabupaten, tentu harapan sebagaian besar masyarakat,” terang Asisten I Seskab Kutim. (Ran/Uni)

  • Seskab Kutim Tutup Bimtek Garapan BKPP

    Seskab Kutim Tutup Bimtek Garapan BKPP

    www.ads.pojokdigital.com/, Samarinda – Rizali Hadi menutup secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Analisis Kebutuhan Pengembangan Kompetensi Tahun 2022 garapan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutai Timur pada Kamis (1/12/2022) di Samarinda.

    Sekretaris Kabupaten (Seskab) berharapa para peserta Bimtek yang telah mengikuti kegiatan sejak awal hingga akhir, untuk dapat memhami perihal pengembangan kompetensi sesuai dengan persyaratan-persyaratan yang ada serta terukur.

    “Output kegiatan ini nantinya berupa roadmap pengembangan kompetensi ASN sesuai dengan kualifikasi dan kompetensinya. Dari sinilah akan terlihat kebutuhan apa saja yang harus segera dipenuhi,” tegasnya.

    Rizali Hadi menerangkan, salah-satu tugas pokok BKPP adalah melaksanakan pengembangan kompetensi melalui diklat dan bimtek maupun pelatihan lainnya.

    “Agar pengembangan kompetensi ASN menjadi tepat sasaran maka diperlukan suatu perencanaan program diklat yang matang,” jelas Seskab Kutim. (Ran/Uni)

  • Dua Tantangan Pemulihan Ekonomi 2022 Ungkap BI Kaltim

    Dua Tantangan Pemulihan Ekonomi 2022 Ungkap BI Kaltim

    www.ads.pojokdigital.com/, Samarinda – Deputi Kepala Bank Indonesia (BI) Kaltim Hendik Sundaryanto dalam Pertemuan Tahunan dengan tema Sinergi dan Inovasi Memperkuat Ketahanan & Kebangkitan Menuju Indonesia Maju dilaksanakan di Ruang Maratua, Kantor Perwakilan BI, Rabu (30/11/2022).

    Menyebutkan terdapat dua tantangan pada perekonomian Kalimantan Timur di tahun 2022. Kendati ekonomi Kaltim telah mampu pulih dan mengalami peningkatan pada tahun ini, namun masih terdapat berbagai tantangan yang tentunya perlu ditemukan jawabannya dan sinergikan bersama.

    Tantangan pertama menurut Hendik yakni tingginya ketergantungan Kaltim terhadap sektor pertambangan. Hal ini mengarahkan perekonomian Kaltim menjadi sangat rentan terhadap dinamika global di tengah ketidakpastian.

    “Permintaan batu bara ke depan akan semakin melandai seiring dengan adanya berbagai komitmen global dalam rangka shifting energy ke arah green economy,” jelasnya.

    Tantangan kedua yakni ketergantungan pemenuhan komoditas pangan dari daerah lain yang menyebabkan gejolak harga pangan. Diketahui pula proses pemindahan Ibu Kota Nusantara turut memberikan risiko peningkatan inflasi, mengingat adanya potensi penambahan jumlah penduduk yang akan berdampak pada ketercukupan pasokan pangan.

    “Untuk menjawab tantangan pertama, salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk menjawab isu tingginya ketergantungan ekonomi Kaltim terhadap ekspor batu bara adalah percepatan dan perluasan hilirisasi komoditas SDA mentah untuk menjadi lebih bernilai tambah,” ujarnya.

    Sejalan dengan hal tersebut, BI Kaltim juga terus mendorong hilirisasi dan penciptaan proyek bernilai tambah tinggi melalui sinergi dengan Pemda serta pelaku usaha dalam wadah RIRU (Regional Investor Relation Unit).

    Salah satu produk RIRU Kaltim adalah pembuatan Profiling Investasi Kalimantan Timur (PIKAT) yang bertujuan menjaring berbagai potensi ekonomi baru non-SDA mentah untuk selanjutnya dibawa ke ajang promosi skala Internasional.

    Tidak hanya mendorong hilirisasi melalui advisory dan penguatan investasi, kami juga terus bersinergi mengembangkan potensi sektor pariwisata dan UMKM sebagai sumber perekonomian baru. (Disk/Ran)

  • Syiar Islam Berkumandang di MTQ XVI Kutim 2022

    Syiar Islam Berkumandang di MTQ XVI Kutim 2022

    www.ads.pojokdigital.com/, Sangatta – “Buah Mpelam dimakan nikmat, meskipun rasanya masam sekali. Kalau salam tidak dijawab dengan khimat, maka saya ulangi sekali lagi,” ujar Bupati Ardiansyah Sulaiman membacakan pantun, usai membuka pidato dengan salam.

    Maka Orang Nomor Satu di Kutim tersebut lantas mengucapkan salam sekali lagi, “Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh”. Lantas hal tersebut dibalas serempak oleh seluruh kafilah Musabaqoh Tillawatil Qur’an (MTQ) ke-XVI Kutim 2022, dengan jawaban “Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh”.

    Itulah suasana pembukaan MTQ di Kutim yang begitu meriah dimana Bupati kemudian mengungkapkan, jika pelaksanaan kegiatan syiar islam di Masjid Agung Al-Faruq Sangatta patut disambut dengan rasa syukur yang mendalam kepada Allah SWT.

    “Harapan kita tidak lain dan tidak bukan dari pertemuan di MTQ, kita ingin mendapatkan sebanyak-banyaknya rahmat dan keberkahan yang diberikan kepada kita semua oleh Allah SWT,” ujarnya pada Selasa (29/11/2022) malam.

    Terdapat 1.018 qori-qoriah yang berasal dari 18 Kecamatan se-Kutim, yang menurut Ardiansyah Sulaiman apapun cabang-cabang yang dilombakan di dalam MTQ, semua bersumber dari ayat dan firman dari Allah SWT. Oleh karenanya ia mengajak kepada semua masyarakat dan masyarakat Sangatta pada khususnya untuk hadir menyaksikan dan menelaah yang intinya adalah syiar islam.

    “Di MTQ ini pula bertemu para ahli tafsir, bertemu para ahli qiroah, bertemu para ahi pembaca al-qur’an, hingga pertemuan para kyai dan ustadz. Jadikan ajang pertemuan ini sebagai cara untuk terus mengumandangkan syiar-syiar islam,” harapnya.

    Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kutim Joni, Wakil Ketua I Asti Mazar, Wakil Ketua II Arfan, Ketua LPTQ Rizali Hadi, Danlanal Letkol (P) Shodikin, Kapolres AKBP Welly Djatmoko, Kepala Kemenag Mulyadi.

    Selanjutnya hadir pula Kepala Pengadilan Agama Adriansyah, Kepala BIN Kutim Agus Purnomo, perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Asisten I, II, dan III. Serta Kepala OPD dan Badan, Camat se-Kutim, serta seluruh kafilah MTQ maupun tamu undangan dan penonton. (ADV-KOMINFO/Ran/Uni)

     

  • Keberadaan LPTQ Menyokong Perkembangan MTQ ke-XVI Kutim

    Keberadaan LPTQ Menyokong Perkembangan MTQ ke-XVI Kutim

    www.ads.pojokdigital.com/, Sangatta – Ketua Lembaga Pengembangan Tilawwatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kutai Timur Rizali Hadi menyebutkan, gelaran MTQ ke-XVI akan segera terlaksana dalam waktu yang tidak lama lagi akan dibuka Bupati Ardiansyah Sulaiman.

    Tentu semua berkat dukungan dari Pemkab Kutim maupun dukungan seluruh panitia yang bekerja keras serta kerjasama semua pihak. Untuk mewujudkan gelaran acara yang ditunggu-tunggu umat islam di Kutim.

    “LPTQ merupakan lembaga resmi yang secara khusus mengajarkan dan mengembangkan berbagai cabang ilmu tentang al-qur’an. Baik dalam seni menulis, memahami isi kandungan serta seni membaca al-qur’an,” tukasnya dihadapan para tamu undangan pembukaan MTQ pada Selasa (29/11/2022) malam.

    Disebutkan lebih jauh oleh pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Kabupaten (Seskab) Kutim itu, jika tujuan LPTQ dibentuk sebagai penyokong dan mengembangkan ruang lingkup MTQ.

    “Dalam gelaran MTQ ke-XVI terdapat 8 tempat arena lomba dan panggung utama. Termasuk pula untuk pemondokan dn konsumsi yang dikerjasamakan dengan pihak terkait. Tahun ini terdapat tambahan cabang lomba, yakni hafalan hadist,” jelas Rizali Hadi.

    Sebelumnya Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kutim Mulyadi menerangkan, jika MTQ merupakan forum silaturahim antar umat. Terlebih kegiatan ini memadukan tiga aspek, yakni seni, ilmu, dan agama.

    “Dengan seni membaca al-qur’an hidup menjadi syahdu dan tentram. Dengan ilmu hidup menjadi berkualitas, dengan agama maka hidup menjadi bernilai dan bermakna,” ungkap Kemenang Kutim. (ADV-KOMINFO/Ran/Uni)

  • Dewan Hakim Resmi Dilantik, Perhelatan MTQ ke-16 Siap Digelar

    Dewan Hakim Resmi Dilantik, Perhelatan MTQ ke-16 Siap Digelar

    www.ads.pojokdigital.com/, Sangatta – Bupati Ardiansyah Sulaiman melantik para dewan hakim dalam rangka pelaksanaan MTQ ke-16 Tingkat Kabupaten Kutai Timur, pada Selasa (29/11/2022) di Ruang Meranti Sekretariat Kabupaten.

    Dilantik dalam ksempatan tersebut Ketua Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yakni M Arafah dan Sekretaris Ahmad Natsir. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Rizali Hadi, Kepala Kemenag Kutim Mulyadi, Asisten III Bidang Administrasi Umum Seskab Jamiatul Khair Daik, serta perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

    Tentu dengan dilantiknya Dewan Hakim serta seluruh jajarannya, dapar menjadikan MTQ ke-16 sebagai sarana dalam menghasilkan qori-qoriah terbaik. Terlebih para kafilah-kafilah dari 18 kecamatan se-Kutai Timur memiliki semangat juang yang tinggi dalam berprestasi dan syiar agama islam di daerah ini.

    Bupati Ardiansyah sendiri berpesan bahwa momentum MTQ harus bisa menghasilkan para qori-qoriah terbaik asal Kutim, mengingat mereka kedepannya akan menjadi perwakilan dalam ajang yang lebih besar di MTQ ke-35 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur nantinya.

    “MTQ ini harus menjadikan semangat masyarakat di daerah ini untuk hadir dan menonton, karena itu menjadi tantangan agar pelaksanaanya menjadi wadah siar dan medan dakwah,” terang pemimpin yang kerap kali diundang berdakwah oleh masyarakat Kutim, baik di wilayah pedalaman maupun pesisir itu.

    Dijelaskannya lebih jauh, jika periode waktu dua tahun kedepan dapat dimanfaatkan benar-benar oleh LPTQ Kutim untuk dapat meningkatkan kualitas qori-qoriah yang ada.

    “Kita berharap besar agar kualitas qori-qoriah kita menjadi lebih baik lagi. Insya Allah jika tidak ada halangan, di tahun 2024 Kutai Timur siap menjadi Tuan Rumah MTQ Kaltim ke-35,” tegas Ardiansyah Sulaiman. (ADV-KOMINFO/Ram/Uni)

  • P3SM dan DPU Kutim Gelar Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi

    P3SM dan DPU Kutim Gelar Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi

    www.ads.pojokdigital.com/, Sangatta – Pusat Pembinaan Pelatihan Sertifikasi Mandiri (P3SM) dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Kutai Timur menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi pada Senin (28/11/2022) di Hotel Royal Victoria Sangatta.

    Dalam kesempatan tersebut menghadirkan para pemateri dari P3SM yakni Viva Octaviani, Suharto, dan Rusdi Doviyanto. Dengan maksud agar Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memiliki sertifikasi kompetensi untuk Tenaga Kerja Konstruksi Pelaksana Lpaangan Pekerjaan Gedung dan Pelaksana Lapangan Pekerjaan Jalan Jenjang 3.

    “Kita berharap adanya kegiatan pelatihan dan sertifikasi ini agar ASN di Dinas Pekerjaan Umum menjadi tenaga terampil dan tenaga ahli, sehingga mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya pada tiap bidang pekerjaan yang dilakukan,” tegas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Muhammad Muhir saat ditemui awak media.

    Diterangkannya lebih lanjut, kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, yakni dari tanggal 28-30 November 2022. Dengan total peserta pelatihan sebanyak 100 orang, dibagi menjadi dua yakni 50 peserta mengejar sertifikasi untuk jabatan pekerja pelaksana pekerjaan gedung. 50 peserta lainnya untuk jabatan pekerja lapangan pekerjaan jalan jenjanng III.

    “Sertifikasi dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan tenaga kerja konstruksi di Kutim. Ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi,” ungkap Muhammad Muhir. (ADV-KOMINFO/Ran/Uni)

  • Ekonomi Masyarakat Bengalon Meningkat! Seiring Industri Tumbuh

    Ekonomi Masyarakat Bengalon Meningkat! Seiring Industri Tumbuh

    www.ads.pojokdigital.com/, Sangatta – Pertumbuhan industri-industri berbasis pertambangan batu bara, bahan baku semen, perkebunan kelapa sawit, hingga sektor usaha dan jasa di Kecamatan Bengalon. Membawa dampak yang luar biasa, karena hal ini tidak saja membawa investasi besar masuk ke daerah namun juga dampak ikutan berupa penyerapan tenaga kerja yang luar biasa besar.

    Dalam sudut pandang anggota DPRD Kutim dari Partai Berkarya Masdari Kidang, sebagai berkah yang patut dinikmati masyarakat setempat. Walaupun begitu tentu harus dikelola dengan baik, agar dampaknya benar-benar dirasakan untuk meujudkan kesejahteraan.

    “Kita siap mendukung segala kemajuan ekonomi dari berbagai sektor. Terlebih sebagaimana diketahui, Bengalon sekarang ini telah menjadi primadona bagi investasi skala besar dari luar negeri. Untuk itu diutamakan agar warga setempat dapat terserap sebagai tenaga kerja,” tukasnya saat ditemui pada Minggu (27/11/2022).

    Dukungan lembaga legislatif tak hanya mendukung agar penyerapan tenaga kerja lokal berjalan dengan baik, namun turut mendorong ekonomi masyarakat Bengalon menjadi tangguh. Dengan cara apa? Yakni mengawal kebijakan anggaran yang mendukung pertumbuhan sektor pariwisata setempat.

    Seperti diketahui, Festival Sekerat Nusantara (FSN) pada pertengahan tahun 2022 ini dianggap berhasil menonjolkan kemampuan masyarakat dalam menghadirkan event pariwisata berbasis kebudayaan lokal. Sehingga dukugan pada anggaran melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, agar mengawal geliat maupun inisiatif masyarakat dapat didukung penuh.

    “Tak saja perihal penyerapan tenaga kerja oleh industri yang terus tumbuh besar di Bengalon. Namun juga mensuport agar industri pariwisata dapat juga tumbuh secara bersamaan, apalagi kawasan pantai di Sekerat begitu indah nan elok. Itu juga menjadikan ekonomi masyarat tangguh dalam berbagai sektor,” ungkapnya penuh harap. (Ran)