Author: Kaltim12

  • 22 Badan Layanan Umum Daerah Tingkatkan Kemampuan Keuangan

    22 Badan Layanan Umum Daerah Tingkatkan Kemampuan Keuangan

    www.ads.pojokdigital.com/, Samarinda – 21 Puskesmas dan 1 RSUD Sangkulirang yang belum lama ini beralih status menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) mengutus 93 ASN mengikuti bimbingan teknis di Samarinda pada Senin (14/11/2022).

    Dalam kesempatan tersebut pihak Dinkes Kutim menghadirkan narasumber kompeten, dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) agar dapat menerapkan pola penatausahaan dan keuangan dalam menjalankan BLUD.

    Kadinkes dr Bahrani Hasanal menyebutkan bimtek kali ini menghadirkan narasumber dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Diikuti ASN yang bertugas di penatausahaan keuangan dari 21 Puskesmas dan 1 RSUD Sangkulirang.

    “Tujuan khusus meningkatkan kemampuan dan kompetensi petugas yang ditunjuk sebagai bendahara dalam menjalankan tugas fungsinya dalan pencatatan dan pelaporan keuangan. Meningkatkan komitmen bendahara sebagai salah satu pengelola keuangan dalam melaksanakan tertib administrasi,” terang mantan Direktur RSUD Kudungga Sangatta ini.

    Sebagai landasan hukum pelaksanaannya adalah Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 79 Tahun 2018 tentang Badan Layanan Umum Daerah. Sebagai latar belakang tak lain agar Puskesmas BLUD mampu, menyusun laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Berbasis Pemerintah (SAP). Penyajian Laporan Keuangan BLUD diatur dalAm Pernyataan SAP (PSAP) 13.

    “Kegiatan mulai dari 14-19 November 2022, dengan waktu efektif pembelajaran selama 5 hari. Harapannya meningkatkan kemampuan dan kompetensi petugas yang ditunjuk sebagai pengurus barang dalam menjalankan tugas dan fungsinya,” ujar dr Bahrani Hasanal. (ADV-KOMINFO/Ran)

  • Sekolah Dasar Terima Bantuan Laptop – Kucuran DAK

    Sekolah Dasar Terima Bantuan Laptop – Kucuran DAK

    www.ads.pojokdigital.com/, Sangatta – 112 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Kutai Timur mendapatkan bantuan laptop (chromebook), yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

    Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Irma Yuwinda melalui Kabid Pendidikan Dasar Uud Sudiharjo menyebutkan, bantuan ini juga bertujuan untuk memudahkan pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).
    Pemberian bantuan lewat DAK tersebut, diberikan untuk membantu pelaksanaan asesmen nasional sebagai pengganti ujian nasional.

    “Dari 122 SD yang mendapatkannya, diberikan 15 unit untuk tiap sekolah. Selain itu selanjutnya juga dapat dipergunakan para guru dalam proses pembelajaran. Terlebih langsung dapat terkoneksi ke jaringan internet,” tukasnya pada Rabu (9/11/2022).

    Dalam penggunaannya untuk asesmen hanya untuk satu kali tes, dengan jumlah 15 orang. Itu dianggap sudah dapat mencukupi pada jenjang sekolah dasar. Namun memang pemakaian laptop bantuan tersebut, hanya di lingkungan sekolah dan tidak boleh dibawa keluar.

    “Sehingga selain untuk kegiatan ANBK, pihak sekolah juga mampu berinovasi di era pelaksanaan Merdeka Belajar. Sehingga anak-anak dididik tidak gagap teknologi,” jelasnya. (ADV-KOMINFO/Ran)

     

  • Petani Sulap Lahan Gambut jadi Pertanian Holtikultura Semi Organik

    Petani Sulap Lahan Gambut jadi Pertanian Holtikultura Semi Organik

    www.ads.pojokdigital.com/, Sangatta – Keberhasilan 72 petani di Kampung Sidrap Kecamatan Teluk Pandan layak diapresiasi dan dicontoh dalam pengembangan pertanian modern. Petani-petani tersebut mampu merubah lahan gambut yang berdekatan denganjalur pipa gas PT Pertamina Gas Operation Kalimantan Area (Pertagas OKA), menjadi lahan penghasil komoditas sayur kangkung, bayam dan sawi.

    Menggarap lahan seluas 14 hektar, para petani kemudian memulai program Pertani Mandiri Jalur Pipa Sidrap (TAMAN Sidrap) yang fokus ke konsep pertanian holtikultura semi organik yang berkelanjutan dan terintegrasi. Ketua Kelompok Tani Permata Jaya Kampung Sidrap Lasakka menerangkan, jika lahan pertanian di Sidrap itu lahan gambut yang tingkat pH tanahnya memiliki keasaman tinggi.

    Sehingga jika bertani secara normal akan memakan biaya besar, agar meningkatkan produktifitas lahan. Akhirnya di awal tahun 2021, petani pihak desa bersama pihak Pertagas OKA, PPL Pertanian Teluk Pandan. Fokus ke konsep pertanian holtikultura semi organik yang berkelanjutan dan terintegrasi.

    “Alhamdulillah berkat penerapan pertanian semi organik ini para petani bisa meningkatkan pendapatan hingga Rp 44 juta sepanjang tahun 2022 ini,” jelas Lasakka pada Rabu (9/11/2022).

    Para petani jamur di Kampung Sidrap juga merasakan dampak positif yang sama. Program TAMAN Sidrap berhasil memberikan solusi untuk permasalahan limbah jamur. Sutrisno menceritakan inovasi pengolahan limbah baglog jamur menjadi produk kompos BAJA Kelompok Tani Permata Jaya dan juga media tanam di rumah bibit yang dikelola oleh Kelompok Wanita Tani Sejahtera (KWT Sejahtera).

    “Sekarang sebanyak 3 ton/tahun limbah baglog jamur bisa dikelola menjadi kompos. Siapa sangka, limbah yang biasanya kami buang bisa digunakan untuk ibu-ibu menanam di rumah bibit” ujar Sutrisno.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kutim Dyah Ratnaningrum mengapresiasi kerjasama yang luar biasa antara petani=petani, PPL, maupun pihak Pertagas OKA dalam menggarap program Pertani Mandiri Jalur Pipa Sidrap (TAMAN Sidrap). Kegiatan integrasi pertanian Pertagas OKA di Kampung Sidrap merupakan program yang sangat cocok meningkatkan kualitas pertanian.

    “Kelompok tani biasanya tidak terintegrasi antar kelompok, hanya berkomunikasi saja. Dengan adanya integrasi seperti ini, dapat meningkatkan produktivitas kelompok tani yang ada. Semoga, model integrasi pertanian ini dapat diterapkan dan dicontoh oleh seluruh kelompok-kelompok tani yang ada di Kabupaten Kutai Timur,” ungkap Kadistanak Kutim. (ADV-KOMINFO/Ran/Uni)

  • Topang Kesiapan Sail Sangkulirang Lewat Rembug Budaya

    Topang Kesiapan Sail Sangkulirang Lewat Rembug Budaya

    www.ads.pojokdigital.com/, Sangatta – “Kesiapan Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan Dalam Rangka Partisipasi Kegiatan Sail Sangkulirang 2024”, merupakan tema acara Rembug Budaya 2022 yang digelar oleh Dinas Kebudayaan Kutim pada Rabu (9/11/2022) di Teras Belad.

    Plt Kepala Dinas Kebudayaan M Rodiansyah menerangkan, kegiatan ini penting dilaksanakan agar terjadi kesiapan yang matang saat nantinya Sail Sangkulirang berlangsung di 2024.

    “Kehadiran para budayawan dan penggiat seni, tentu dimaksudkan untuk memberi masukan serta saran. Sehingga dapat menjadi salah-satu acuan dari Dinas Kebudayaan dalam mempersiapkan event akbar tersebut,” ungkapM Rodiansyah.

    Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintah, Hukum dan Politik Tejo Yuwono berharap, agar rembug budaya menghasilkan kesiapan Kutim untuk menunjukkan identitasnya dalam rangkaian Sail Sangkulirang kelak.

    “Terlebih jika dihitung hingga saat ini, telah dua kali rembuk budaya dilakukan. Tentu progres besar yang diharapkan oleh semua pihak, dari pelaksanaan rembug budaya,” tegasnya.

    Identitas budaya yang ditonjolkan nantinya diharapkan mampu menarik wisatawan domestik dan mancanegara. Hal ini tentu harus dipersiapkan dengan matang, agar mampu membangkitkan sektor pariwisata dan jasa serta meningkatkan nilai jual sektor lainnya di Kutim. (ADV-KOMINFO/Ran)

  • Hasil Sektor Pertanian Padi Sawah Mampu Diandalkan

    Hasil Sektor Pertanian Padi Sawah Mampu Diandalkan

    www.ads.pojokdigital.com/, Sangatta – Kabupaten Kutai Timur dalam beberapa tahun terakhir terus-menerus melakukan panen raya yang dilakukan oleh kelompok-kelompok tani di beberapa kecamatan. Pada September 2020 lalu saja tercatat petani di Desa Sepaso di Bengalon berhasil panen raya dilahan seluas 65 hektar dengan produksi rata-rata 4,5 ton.

    Pertengahan Agustus 2022 lalu saja, kelompok tani di Desa Bumi Rapak Kaubun berhasil melakukan panen raya dilahan seluas 300 hektar dengan produksi rata-rata perhektare 5,7 ton.

    Data tersebut diatas menunjukkan kemampuan sektor pertanian padi sawah di Kutim mampu diandalkan untuk ketahanan pangan. Diterangkan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kutim Dyah Ratnaningrum, pada Senin (7/11/2022). Survei yang dilakukan dinasnya di tahun 2017 lalu. Luas lahan sawah di daerah ini mencapai 8.716 hektare, dengan jumlah sawah produktif 3.213 hektar.

    “Jika luasan sawah sebesar 8.728 hektar tersebut dapat produktif. Tentu hasil panennya yang untuk satu hektar dapat menghasilkan 4,5 ton. Maka saat itu berlangsung optimal dengan panen mencapai 2 kali dalam setahun, ketahanan pangan daerah ini akan tercipta dan benar-benar swasembada,” tukasnya.

    Kelompok-kelompok tani di Kutim juga patut diacungi jempol, dimana mereka mampu bergerak bersama Distanak untuk mempertahankan lahan sawah yang ada. Dengan harapan sawah-sawah tersebut tidak beralih fungsi peruntukkannya menjadi kebun sawit atau komoditas lainnya.

    “Kelompok Tani Bhuana Sari di Desa Bumi Rapak merupakan salah-satu ikon, dari Distanak dalam menggarap lahan sawah dengan hasil panen melimpah,” jelas Dyah. (ADV-KOMINFO/War/Ran)

  • Alokasikan Dua Persen Dana Transfer Umum untuk Pengendalian Inflasi

    Alokasikan Dua Persen Dana Transfer Umum untuk Pengendalian Inflasi

    www.ads.pojokdigital.com/, Sangatta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada beberapa waktu lalu meminta jajaran pemerintah di daerah, tidak ragu untuk merealisasikan anggaran dana transfer umum dan dana tidak terduga untuk mengendalikan inflasi di daerah. Presiden menegaskan bahwa penggunaan anggaran tersebut untuk pengendalian inflasi, telah memiliki payung hukum yang jelas.

    Wakil Bupati Kasmidi Bulang pada Senin (7/11/2022), menerangkan jika Pemkab Kutim mengalokasikan dana transfer umum sebesar dua persen yang dimaksudkan untuk pengendalian inflasi di daerah. Dengan nilai sebesar Rp 32 miliar dan dibagi ke beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

    “Totalnya Rp 32 miliar, untuk program pengendalian inflasi. Dibagikan ke Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perhubungan, maupun Dinas Sosial,” terang Wabup.

    Ambil contoh yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan dalam mengelola dana terkait pengendalian inflasi di daerah, yakni dengan menggelar pasar murah melalui subsidi nilai sembako diangka 50 persen.

    “Ini untuk meringankan beban masyarakat, dimana lewat pasar murah yang harga belanja sembakonya senilai Rp 300 ribu normalnya. Maka ketika di beli masyarakat harganya hanya Rp 150 ribu saja,” ungkap Kasmidi Bulang. (ADV-KOMINFO/Ran/Wal)

  • Komitmen Wujudkan Kabupaten Layak Anak Tingkat Madya

    Komitmen Wujudkan Kabupaten Layak Anak Tingkat Madya

    www.ads.pojokdigital.com/, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus berupaya untuk meningkatkan status kabupaten layak anak (KLA) naik ke tingkat menjadi Madya. Pasalnya, pada 2019 dan 2021 lalu status yang didapatkan Kutim hanya mentok pada KLA Tingkat Pratama.

    Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) Kutim Aisyah menyebutkan untuk dapat mengejar KLA Tingkat Madya, maka perlu komitmen semua pihak agar dapat mensinergikan upaya perwujudan daerah ini mampu ke tingkat tersebut.

    “Dukungan yang kuat juga diperlukan lewat pembenahan fasilitas penunjang bagi siswa-siswi di sekolah yang tentunya diprakarsai Disdik. Selanjutnya Dinkes juga dapat mensupport lewat layanan kesehatan layak anak,” terang Aisyah pada Senin (7/11/2022).

    Menurutnya untuk meraih predikat KLA Pratama, pihaknya tidak bisa bergerak sendiri. Sehingga memerlukan dukungan Organisasi Berangkat Daerah (OPD) lain, untuk bersinergi agar capaian tersebut dapat lebih maksimal.

    “Dengan predikat pratama yang telah dimiliki, kiya optimis akan mengejar predikat madya. Selain untuk Kutim, ini jelas berdampak nyata bagi anak-anak di daerah ini,” jelasnya. (ADV-KOMINFO/Ran)

  • Kebutuhan Daging Sapi Masih Dipasok dari Luar Kutim

    Kebutuhan Daging Sapi Masih Dipasok dari Luar Kutim

    www.ads.pojokdigital.com/, Sangatta – Kebutuhan daging sapi di Kutai Timur pada umumnya mengandalkan pasokan dari wilayah lain yakni Pulau Jawa dan Sulawesi. Kenyataan ini tidak dapat dipungkiri, mengingat jumlah suplai sapi di Kutim mencapai 5.000 ekor pertahunnya.

    Kemampuan peternak lokal dalam memenuhi kebutuhan konsumsi daging pertahunnya mencapai hanya dikisaran angka 25 persennya saja. Tentu upaya agar daerah ini mampu swasembada daging terus dilakukan, termasuk dengan usaha penggemukan sapi.

    Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Gupiansyah, pada awal mula kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) terjadi sekitar dua bulan lalu. Harga kebutuhan pangan jelas terdampak naik, termasuk harga daging di pasaran. Walau kemudian saat ini mulai turun seiring upaya pencegahan inflasi yang dilakukan oleh pemerintah.

    “Itu terlihat jelas pada harga daging sapi, terlebih dilakukannya pula pengurangan kuota impor daging sapi dari Australia. Permintaan masyarakat atas daging sapi amatlah tinggi, dimana rantai distribusi daging sapi juga cukup panjang,” ungkap Guppiansyah.

    Adapun Kadis Pertanian dan Peternakan Kutim Dyah Ratnaningrum saat ditemui pada Senin (7/11/2022) menyebutkan, saat awal kenaikan BBM. Harga daging sapi beku saja mencapai angka Rp. 170 ribu perkilogramnya. Terlebih stok daging segar juga kosong, karena adanya wabah penyakit kuku dan mulut pada sapi.

    “Kita sempat mengadakan sapi dari Halmahera, namun terhalang dari balai karantina. Distanak menggarap penanganan penyakit kuku dan mulut, dimana Kutim mendapatkan jatah vaksin dari Provinsi sebanyak 20.000 dosis,” jelasnya. (ADV-KOMINFO/War/Ran)

  • Rizali Hadi : Manfaat Bimtek SKP untuk Pengejawantahan Sasaran Pemerintah

    Rizali Hadi : Manfaat Bimtek SKP untuk Pengejawantahan Sasaran Pemerintah

    www.ads.pojokdigital.com/. Sangatta – Sekretaris Kabupaten Kutai Timur Rizali Hadi menyebutkan Bimbingan Teknis (Bimtek) terhadap Aparatur Sipil Negara terkait Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), bertujuan untuk memperjelas peran, hasil, hingga tanggungjawab pegawai.

    Hal tersebut didorong pelaksanaannya oleh Peraturan Menteri (Permen) Nomor 6 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Kinerja Pegawai Apartur Sipil Negara, yang dikeluarkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB).

    “Tak salah kemudian banyak Organisasi Perangkat Daerah yang menyelenggarakan kegiatan Bimtek terkait SKP, seperti yang dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kutim pada minggu pertama November,” jelasnya.

    Dihubungi melalui telpon seluler pada Sabtu (5/11/2022), Seskab Rizali Hadi menambahkan jika Permen PAN RB ini menjadi dasar penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) bagi setiap ASN. Pengelolaan kinerja pegawai adalah instrumen agar memastikan pengejawantahan tujuan dan sasaran pemerintah.

    “Pengelolaan kinerja pegawai bertujuan untuk memberikan motivasi kepada pegawai dalam rangka meningkatkan kinerja secara lebih optimal dengan memaksimalkan kompetensi, keahlian, dan keterampilan,” ungkap Seskab Rizali Hadi. (ADV-KOMINFO/War/Ran)

     

  • Kejar Target Pembangunan Kelautan dan Perikanan di 2023

    Kejar Target Pembangunan Kelautan dan Perikanan di 2023

    www.ads.pojokdigital.com/, Sangatta – Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kutim Fatah Hidayat menyadari akan arti penting, dari Panji Keberhasilan Pembangunan Provinsi Kalimantan Timur yang diberikan setiap tahunnya kepada Kabupaten/Kota di Kaltim pada saat perayaan HUT Kaltim.

    Diterangkannya pada beberapa bulan lalu misalnya, dimana Kasubbag Perencanaan Program DKP Provinsi Kaltim yakni Tri Hastuti turun bersama timnya. Kedatangan tersebut untuk menilai perihal panji pembangunan dibidang kelautan dan perikanan.

    “Pembangunan tersebut tidak hanya seputar fisik saja yang dinilai. Tetapi pembangunan dalam hal anggaran, regulasi berupa Perbup, pengembangan kemitraan atau peran swasta dan masyarakat,” ungkap Fatah pada Jum’at (4/11/2022).

    Selain itu ada pula perihal kinerja dan hasil kegiatan, produksi perikanan budidaya dan perikanan tangkap, perizinan, maupun inovasi sektor kelautan dan perikanan.

    “Tahun depan kita akan mengejar target-target kinerja sebagaimana acuan yang dapat diukur melalui panji keberhasilan Pemprov Kaltim. Dukungan semua pihak atas upaya dan kinerja DKP Kutim, amatlah dibutuhkan untuk menggapainya,” terangnya lebih jauh. (ADV-KOMINFO/Ran)