Kutai Timur – Program pemasangan jaringan listrik PLN di sejumlah desa di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus dipercepat. Program yang menyasar desa-desa yang belum teraliri listrik (blank spot) ini merupakan salah satu prioritas Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Kasmidi Bulang yang tengah berjalan.
Ketua Komisi C DPRD Kutai Timur, Ardiansyah, menegaskan komitmen lembaganya untuk mengawal realisasi program tersebut. Sebagai representasi partai pengusung, yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS), ia memastikan pekerjaan ini tuntas sesuai target.
“Pemasangan listrik di beberapa kecamatan ini merupakan program Bupati yang harus disukseskan. Karena itu, kami di DPRD, terutama dari partai pengusung (PKS), wajib mengawal pemasangan listrik PLN tersebut sampai selesai,” tegas Ardiansyah,Senin (17/11/2025).
Berdasarkan pantauan di lapangan, legislator ini menyebutkan bahwa proses pengerjaan sedang berlangsung intensif. Ia menargetkan seluruh pemasangan dapat rampung pada akhir tahun ini sesuai jadwal.
Adapun sebaran pemasangan listrik tersebut mencakup beberapa kecamatan. Lokasi terbanyak berada di Kecamatan Sangkulirang dengan enam desa, yakni Desa Mandu Dalam, Mandu Pantai Sejahtera, Pelawan, Peridan, Saka, dan Desa Tepian Terap.
Selanjutnya, Kecamatan Batu Ampar meliputi Desa Benua Harapan, Mawai Indah, dan Mugi Rahayu. Di Kecamatan Bengalon menyasar Desa Tepian Baru dan Tepian Indah, sedangkan di Kecamatan Muara Bengkal dilakukan di Desa Mulupan dan Desa Senambah.
“Kami berharap akhir tahun ini sudah selesai semua,” imbuhnya.
Meski demikian, Ardiansyah mengakui cakupan saat ini dirasa masih kurang, kendati di daerah pemilihannya (Dapil 5) sudah ada enam desa yang terjangkau. Ia berharap kuota pemasangan listrik desa akan semakin bertambah pada tahun anggaran mendatang.(Adv/DPRD)
