Kutim Perkuat Kabupaten Layak Anak, DP3A Ajak Dunia Usaha Wujudkan ‘Perusahaan Layak Anak’

Kutai Timur – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan visi Kabupaten Layak Anak (KLA). Salah satu langkah strategis yang kini digencarkan adalah mendorong sinergi lintas sektor dengan melibatkan dunia usaha melalui inisiatif Perusahaan Layak Anak (PLA).

Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3A Kutim, Rita Winarni, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap sejumlah perusahaan yang telah menunjukkan respons positif. Ia mencontohkan PT Kaltim Prima Coal (KPC) yang saat ini tengah menjalani proses asesmen PLA. Langkah proaktif ini diharapkan menjadi barometer dan motivasi bagi entitas bisnis lainnya di Kutai Timur.

“Keterlibatan sektor swasta bukan sekadar pemenuhan tanggung jawab sosial, namun merupakan elemen krusial dalam menciptakan lingkungan kerja yang humanis. Kami mendorong perusahaan agar tidak hanya berorientasi pada produktivitas, tetapi juga peduli pada kesejahteraan keluarga karyawan dan anak-anak di lingkungan sekitarnya,” ujar Rita, Jumat (21/11/2025)

DP3A mencatat, selain KPC, sinergi positif juga telah terbangun dengan anggota Asosiasi Sahabat Indonesia (APSAI) lainnya, seperti DSM, PAMA, dan PDAM. Perusahaan-perusahaan ini dinilai konsisten mendukung berbagai agenda pemenuhan hak anak, mulai dari peringatan Hari Anak Nasional hingga penyediaan infrastruktur ruang bermain yang inklusif.

Melalui kolaborasi yang solid antara pemerintah dan swasta ini, DP3A Kutim optimis implementasi program Kabupaten Layak Anak dapat terakselerasi secara merata. Partisipasi aktif dunia usaha diyakini akan memberikan dampak berganda (multiplier effect) bagi tumbuh kembang anak-anak Kutai Timur dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan peduli.(Adv/Komifo)