Category: Uncategorized

  • Wabup Kasmidi Bulang Tanggapi Pasar Tumpah

    Wabup Kasmidi Bulang Tanggapi Pasar Tumpah

    SANGATTA – Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang menanggapi keberadaan pasar tumpah yang berada di luar pasar induk dan Pasar dadakan yang ada di beberapa wilayah Sangatta.

    Dikatakan, Pemkab kutim sudah berupaya secara optimal untuk menertibkan pasar tumpah yang sangat meresahkan para pedagang pasar induk. “Sudah kita lakukan beberapa tindakan, pemkab bahkan sudah memanggil pihak pedagang pasar tumpah dan diberikan edukasi, tetapi tetap saja mereka berjualan,”katanya.

    Keberadaan Pasar tumpah itu, bukan ada pada saat ini, jauh sebelumnya sudah ada dan pemkab telah berkali kali menertibkan, namun mereka tetap kembali berjualan.

    Dikatakan, banyak pembeli yang lebih memilih untuk transaksi di pasar tumpah, selain mudah juga akses tidak terlalu jauh masuk ke dalam pasar induk. “dengan kondisi kondisi seperti ini kita memberikan edukasi yang salah,”katanya

    Diakui, keberadaan pasar tumpah itu, membuat tata kota menjadi sembraut. Hal ini sudah disampaikan kepada pedagang pasar tumpah. “kita tidak melarang mencari nafkah atau rejeki, namun harus mengikuti aturan yang ada dan sesuai kesepakatan,”katanya

    Lebih jauh ia mengatakan, pemkab Kutim tidak mau secara prontal untuk menertibkan itu, pemkab terus berupaya untuk memberikan edukasi dan pengertian kepada pedagan pasar tumpah.

    “Kami tidak mau ada gejolak dilapangan jika terjadi penertiban. Pasar tumpah tidak boleh dibiarkan dan harus ada tindakan, namun tindakan itu tidak menimbulkan gejolak di lapangan. (ADV)

  • Bupati Ardiansyah Sulaiman Lantik Pengurus FKDM Kutim

    Bupati Ardiansyah Sulaiman Lantik Pengurus FKDM Kutim

    SANGATTA – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman Melantik dan mengukuhkan pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kutim priode 2023- 2028.

    Acara Pelantikan tersebut di gelar di ruang pertemuan Meranti, kantor bupati Kutai Timur pada Senin Senin (8/5/2023). Pelantikan tersebut berdasarkan SK Bupati Kutim Nomor: SK /200/K.273/2023 Tanggal 30 Maret 2023 Tentang Pembentukan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Kabupaten Kutim Periode 2023-2028.

    Bupati Ardiansyah Sulaiman dalam sambutannya mengatakan, FKDM Kutim memiliki peranan cukup penting di masyarakat dalam mencegah hal hal yang dapat merusak tatanan hidup di masyarakat.

    “FKDM bisa menjadi penyelamat preventif apabila ada hal hal yang bisa merusak tatanan hidup di masyarakat.”kata Ardiansyah saat memberikan sambutan.

    Ia menambahkan, FKDM memliki tugas yang cukup besar dalam menciptakan kestabilan bermasyarakat Kutim, mengingat wilayah Kutim yang cukup luas memiliki semua potensi untuk dikembangkan sehingga iklim investasi bisa berkembang. Masyarakat Kutim harus bisa menjaganya dan memberikan keaman di masyarakat.

    Lebih lanjut Ardiansyah berharap, FKDM dapat memberikan informasi kepada pemkab Kutim terkait dengan permasalah yang terjadi di masyarakat yang bersifat negatif yang dapat menganggu ketentraman masyarakat.

    “Saya berharap organisasi ini dapat membantu pemerintah memberikan info-info, yang bersifat negatif seperti yang bersifat menganggu, merusak dan sebagainya,”katanya.

    Bupati Ardiansyan juga meminta kepada kepengurusan baru Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kutim untuk segera bekerja sesuai dengan program yang telah direncanakan.

    “Ya hasilnya, saya harap FKDM terus memberikan karya nyata untuk pemerintah dan masyarakat,” tegasnya

    Sementara itu ketua FKDM Kutim Khoirul Arifin menegaskan jika pihaknya siap terus berkomitmen dalam memberikan info dini kepada pemerintah dan masyarakat secara umum. Baik info politik, ekonomi, sosial budaya, kriminal, kebencanaan, dan lain sebagainya

    “Ini menjadi fokus kami dan kami siap bersinergi dalam mengemban amanah ini untuk menjalankan tugas dengan sebaik mungkin. Apalagi kita akan menghadapi pesta demokrasi. Tentu saja semua harus bekerja sama dan dukungan semua pihak dalam menekan ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG),” singkatnya (ADV/WAL)

  • Anggota DPRD Kutim Tanggapi 6 Poin Tuntutan Buruh

    Anggota DPRD Kutim Tanggapi 6 Poin Tuntutan Buruh

    www.ads.pojokdigital.com/– Kemeriahan Hari Buruh Internasional Di Kutai Timur menjadi daya tarik tersendiri. Selain menggelar Konvoi dan Orasi, juga disajikan hiburan dan pengundian dorprize, kegiatan tersebut di gagas oleh Forum Serikat Pekerja dan Serikat Buruh Kutim.

    Anggota DPRD asal daerah Pemilihan I (Sangatta Utara) Basti Sangga Langi mengapresiasi langkah buruh dalam menyampaikan pendapatnya di muka umum dengan melakukan orasi dan konvoi.

    “Hari ini 1 Mey, seluruh dunia merayakan May day atau hari buruh Internasional termasuk di Kutim di laksanakan dengan aman dan terkendali. Serikat buruh bersama DPRD dan Pemkab Kutim merayakan May Day tersebut,”ungkap Bastim saat ditemui di sela-sela kegiatan, Senin (01/05/2023).

    Lebih lanjut dia menambahkan, buruh menyuarakan tuntutannya terkait UU No. 6 Tahun 2023 pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.

    “Poin utama tuntutan SPSB Kutim bahkann buruh di seluruh indonesia atau karyawan adalah pencabutan UU No. 6 Tahun 2023 serta turunannnya,”kata politis PAN tersebut.

    Selain itu lanjut dia, buruh juga menuntut agar tenaga outsourcing dan gaji murah di hapus serta upaya layak nasional. “ini menjadi tuntutan buruh seluruh Indonesia yang di suarakan pada May Day (Hari Buru) pada saat ini,”katanya.

    Lebih jauh ia menambahkan, kegiatan May Day di Kutim cukup meriah, dimana dalam kegiatan tersebut seluruh serikat buruh dan pekerja di Kutim hadir dalam pada kegiatan ini.

    “Kalau pantauan saya Seluruh serikat buruh dan Serikat pekerja di Kutim turut memeriahkan kegiatan ini (May Day), tidak hanya karyawan tambang, kegiatan ini juga di Ikuti oleh karyawan dari perusahaan sawit dan karyawan lainnya,” tutupnya (Adv/IA)

  • Demokrat Kutim Berbagi : Bagikan 500 Takjil dan Sembako

    SANGATA-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kutai Timur membagikan paket takjil untuk masyarakat Sangata, Sabtu 08/04/2023 sore.

    Pembagian takjit tersebut di laksanakan di sejumlah wilayah di kota Sangatta diantaranya di bundaran patung Singa Jalan Yos Sudarso Sangatta Utara. Sebanyak 500 paket dibagikan dalam kegiatan tersebut.

    Ketua DPC Partai Demokrat Kutim Ordiansyah yang di dampingi Sekretaris DPC Demokrat Kutim Zainul Arifin bersama jajaran pengurus dan kader serta bacaleg membagikan takjil tersebut pada pengendara yang melintas di Seputaran Patung Singa Desa Sangata Utara Kec. Sangata Utara.

    “Kami menjalankan Amanah Ketum AHY. Di Bulan Suci Ramadan kita harus berbagi kepada masyarakat kecil, tidak mampu, serta berbagi sembako dan santunan kepada anak yatim piatu . Begitupun pesan Ketua DPD Demokrat Kaltim H. Irwan  agar kami memaksimalkan bulan ini untuk berbagi kepada sesama terkhususnya yang membutuhkan uluran tangan dari kita.  Kami  berbagi takjil 500 paket kemudian dilanjutkan buka bersama di Kantor DPC Demokrat Kutim Jl. Depenogoro.” ucap ordiansyah

    Ordiansyah mengapresiasi tingginya semangat segenap pengurus dan kader partai untuk langsung bergerak, berbagi dengan sesama. (Rilis)

  • Progres Tidak Sesuai Target Wabup Kasmidi Laporkan 3 Provider Ke Kementerian Kominfo

    Progres Tidak Sesuai Target Wabup Kasmidi Laporkan 3 Provider Ke Kementerian Kominfo

    SANGATTA – Wakil bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang, melaporkan sejumlah provider ke Direktorat jendral Telekomunikasi kementerian Kominfo terkait pembangunan tower dan BTS di sejumlah kecamatan di Kutim.

    Laporan tersebut di sampaikan Kasmidi bulang saat mengikuti rapat evaluasi Program 3435 Non T3 oleh Direktorat Telekomunikasi sebagai komitmen Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika.

    Dikatakan, Pemkab Kutim mendapatkan program pembangunan tower BTS sebanyak 64 paket  dari Kementerian Komunikasi dan Informatika. Namun baru 26 titik yang dilaksanakan oleh provider, yakni telkomsel. Namun, masih diantara masih menggunakan akses yang lama.

    “Dari 26 itu hanya sekitar 10 yang dibangun, lainnya masih menggunakan akses yang lama. Makannya tadi kita laporkan, berarti yang 16 tidak ada aktivitas. Ada juga bermasalah, karena lokasinya double di lokasinya dilakukan oleh Provinsi dan Telkom,” ungkap Kasmidi.

    Disebutkan, tiga provider yakni Telkomsel, Indosat dan XL di percaya untuk mengerjakan program pembangunan tower dan BTS dari kementerian Kominfo. Masing masing provider seperti Telkomsel mendapatkan 26 titik, Indosat 26 titk dan XL 6 titik.

    “Karena untuk membangun satu tower itu cukup besar. Hampir Rp 4 miliar. Kebetulan kita dapat 26 titik untuk Telkomsel, 26 Indosat dan 6 titi XL. Sehingga ada 64 titik, sayang apabila tidak dimanfaatkan,” ungkapnya.

    Ia menambahkan, kebanyakan provider termasuk perusahaan Telkomsel tidak ada progres yang signifikan. Sehingga disampaikan langsung dalam rapat tersebut.

    “Harapan kita, melalui rapat evaluasi ini betul-betul mengevaluasi program yang dilakukan oleh Kementerian, yang diserahkan kepada provider untuk membangun jaringan (Tower dan BTS) dari kecamatan-kecamatan per desa. Hasil rapat ini, permalasahan berkaitan dengan signal, telpon, internet tidak ada lagi ditahun yang akan datang,” harapnya. (wal)

  • Target Penuhi Kebutuhan Infrastruktur di Kutim

    www.ads.pojokdigital.com/, Sangatta – Mendekati khir tahun 2022, Bupati Ardiansyah Sulaiman terus berupaya memenuhi target ataupun janjinya pada masyarakat Kutai Timur yakni Menata Kutim Sejahtera Untuk Sejahtera. Hal yang diupayakan sungguh-sungguh oleh dirinya maupun Wakil Bupati Kasmidi Bulang.

    Hal itu terlihat jelas semisal pembangunan dan peningkatan kualitas jalan di dalam wilayah Ibukota Kabupaten, mulai Jl APT Pranoto, Jl Wolter Monginsidi, hingga Jl Mulawarman I.

    “Pemkab Kutim telah melaksanakan program pemeliharaan jalan kabupaten sepanjang 26,4 Km. Berikutnya panjang jalan yang di hotmix sepanjang 7,61 km. Jalan permukiman disemenisasi sepanjang 8.420 meter. Ditambah penimbunan jalan permukiman sepanjang 3.570 meter dan drainase permukiman yang dibangun sepanjang 579 meter,” terang Bupati Ardiansyah.

    Pembangunan infrastruktur di maksimalkan melalui proyek multiyears untuk jalan dan jembatan yang diatur berlangsung hingga 2024 mendatang.

    Wabup Kasmidi Bulang menambahkan, dukungan masyarakat terhadap kebijakan pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemkab amatlah dibutuhkan. Sehingga seluruh program pembangunan dapat tercapai sesuai target,” ungkap Wabup Kasmidi Bulang pada Selasa (1/11/2022).

    “Kita juga menormalisasi sungai pada sungai Majai, lantas membangun embung di lima desa, membangun sumur air tanah untuk air baku di lima desa,” tukas pria bertubuh tinggi besar ini. (ADV-KOMINFO/Ran)