Category: Olahraga

  • Laga Penentuan: Persikutim Optimis Curi Poin dari Persibo

    Laga Penentuan: Persikutim Optimis Curi Poin dari Persibo

    www.ads.pojokdigital.com/,KUTIM – Jelang laga krusial menghadapi Persibo Bojonegoro pada lanjutan Liga 3, Persikutim menunjukkan keyakinan tinggi untuk mencuri poin pada pertandingan yang digelar di Stadion Banyuanyar, Solo. Meski gagal meraih hasil maksimal pada pertandingan perdana, skuad berjuluk Singa Moose itu memastikan kesiapan strategi, mental, hingga komposisi pemain.

    Manajemen Persikutim United, Pandi Widiarto, menegaskan sejak pagi tim langsung kembali fokus pada latihan taktikal. Menurutnya, kesiapan mental dan adaptasi pola bermain menjadi prioritas utama agar tampil lebih efektif.

    “Tadi pagi kami latihan taktikal secara teknis. Kami berharap lawan Bojonegoro bisa dapat poin,” ujar Pandi saat dikonfirmasi melalui telepon, Rabu 3 Desember 2025.

    Lebih lanjut, Pandi menyebut absennya salah satu pemain inti, Vandi Eko Utomo, memang sedikit memengaruhi strategi. Namun, ia memastikan slot pengganti telah disiapkan dan para pemain pelapis menunjukkan performa yang menjanjikan.

    “Walaupun pemain grade A belum bisa main, kami tetap optimis dengan pemain yang ada,” tambahnya.

    Evaluasi juga menyasar aspek teknis pasca kekalahan tipis 0-1 pada laga sebelumnya. Kondisi lapangan tergenang akibat hujan deras menjadi salah satu faktor yang dinilai menghambat performa pemain.

    Selain itu, absennya dua pemain yang sedang mengikuti seleksi Timnas U-20, termasuk Ergun yang kerap menjadi starter, turut memberi pengaruh pada struktur permainan. Meski demikian, pergantian pemain sudah dipetakan dan disesuaikan dengan kebutuhan tim.

    Pandi menegaskan, strategi dan komposisi pemain masih dalam finalisasi bersama pelatih. Sementara itu, peningkatan dukungan sponsor juga menjadi agenda penting untuk menopang perjalanan tim ke depan.

    Ia berharap perusahaan besar di Kutai Timur dapat berkontribusi dalam pengembangan klub. Baginya, dukungan eksternal dan motivasi internal harus berjalan selaras.

    “Kami ingin pemain lebih fight dan bertarung maksimal di pertandingan,” tegasnya.

    Dukungan moral juga datang dari Dewan Pembina Persikutim United, Ardiansyah Sulaiman. Ia berharap skuad mampu bangkit dan tampil lebih percaya diri dalam laga kedua ini.

    “Kemarin kan kalah melawan Persika. Ya, mudah-mudahan berikutnya bisa menang melawan Persibo. Karena ini full kompetisi,” kata Ardiansyah.

    Meski enggan memberikan prediksi skor, Ardiansyah menilai kemenangan atau kekalahan adalah bagian dari dinamika kompetisi. Yang terpenting, kata dia, tim mampu melakukan evaluasi berkelanjutan.

    “Yang penting semangat bertanding dan evaluasi untuk laga selanjutnya. Saya enggak bisa prediksi, ya doakan saja. Mudah-mudahan menang,” tutupnya.(Ciaa)

  • Dua Pemain Muda Persikutim Dipanggil Timnas U-20, Manajer: Ini Kehormatan Besar

    Dua Pemain Muda Persikutim Dipanggil Timnas U-20, Manajer: Ini Kehormatan Besar

    www.ads.pojokdigital.com/,KUTIM – Dua pemain muda Persikutim United dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) Tim Nasional Indonesia U-20. Pemanggilan ini disambut bangga oleh manajemen klub, yang menyebutnya sebagai kehormatan besar bagi Persikutim United dan seluruh masyarakat Kutai Timur.

    Manager Persikutim United, Fauzan Arianto, menilai pemanggilan tersebut merupakan momen bersejarah dan bukti nyata keberhasilan pembinaan pemain muda yang dilakukan klub."Ini panggilan negara. Suatu kehormatan bagi Persikutim," ujar Fauzan saat diwawancarai, Selasa (2/11/2025).

    Fauzan berharap kedua pemain itu mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya selama seleksi dan optimistis mereka dapat lolos masuk ke skuad resmi Timnas U-20 yang akan berlaga pada Piala AFC U-20.

    "Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat. Mudah-mudahan mereka bisa tampil maksimal," tambahnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Fauzan juga membahas persiapan tim menjelang pertandingan berikutnya di liga, yakni melawan Persibo Bojonegoro. Ia menegaskan, tim saat ini tengah bekerja keras untuk memperbaiki kekurangan dan memantapkan strategi permainan.

    "Pertandingan melawan Persibo ini menjadi momentum penting untuk kembali meraih poin positif," jelasnya.

    Meski Persikutim United sebelumnya harus menelan kekalahan 1-0, Fauzan tetap memberikan apresiasi tinggi kepada skuadnya, menilai permainan tim sudah menunjukkan perkembangan positif.

    Menurutnya, Persikutim sebenarnya mendominasi jalannya pertandingan. Namun, beberapa faktor teknis di lapangan, termasuk kondisi cuaca dan keputusan penalti, membuat hasil akhir tidak berpihak kepada mereka.

    "Apa boleh buat, itu bagian dari sepak bola. Ke depan kita perbaiki lagi," tutup Fauzan.

  • Viking Borneo Sangatta Genap 10 Tahun, Dorong Solidaritas dan Kepedulian Sosial

    Viking Borneo Sangatta Genap 10 Tahun, Dorong Solidaritas dan Kepedulian Sosial

    www.ads.pojokdigital.com/,KUTIM – Komunitas Viking Borneo Sangatta merayakan anniversary satu dekade dengan mengusung pesan besar mengenai solidaritas dan kepedulian sosial. Perayaan berlangsung meriah di Teras Belas, Sangatta Selatan, pada Sabtu malam (29/11/2025), sekaligus menjadi ajang silaturahmi para bobotoh Persib Bandung yang ada di Kutai Timur (Kutim).

    Wakil Ketua Umum Viking Persib Club, Dadan Gareng menekankan pentingnya menjaga kekompakan antarfans. Ia berharap Viking Borneo Sangatta semakin solid di usia ke-10 tahun ini.

    “Semoga di usia sekarang Viking Borneo Sangatta tambah solid dan militan. Bukan hanya bergerak di dunia sepak bola tapi sosial juga,” ucapnya.

    Dadan juga mengingatkan seluruh bobotoh agar tetap menjaga keharmonisan antarpendukung klub sepak bola lainnya, khususnya di Kutai Timur. Menurutnya, keharmonisan suporter menjadi bagian penting dalam kemajuan kompetisi sepak bola di Indonesia.

    “Viking tetap solid dan harus menjaga kondisi dukungan sepak bola Indonesia,” tegasnya.

    Sementara itu, Koordinator Wilayah Viking Kalimantan, Hendra Wiguna menyebutkan bahwa Viking telah berkembang dan memiliki cabang di berbagai daerah di Pulau Kalimantan. Ia menegaskan komunitas ini tidak hanya fokus pada dukungan terhadap Persib Bandung, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial.

    “Kita ada kegiatan sosial movement juga sebagai solidaritas di lingkungan,” ungkapnya.

    Ketua Viking Borneo Sangatta, Arif Hendrawan menyampaikan bahwa komunitas ini siap berkembang lebih besar serta memberikan manfaat bagi masyarakat Kutai Timur. Ia juga menegaskan pentingnya saling menghormati antarsupporter.

    “Persib Bandung tetap di hati, tapi kita juga harus saling menghormati di Kutai Timur ini bersama seluruh fans club lainnya,” ujarnya.

    Arif menambahkan, selama 10 tahun berdiri, Viking Borneo Sangatta telah banyak melakukan kegiatan sosial, baik di bidang kemanusiaan maupun dukungan terhadap perkembangan sepak bola di Kutim. Melalui momentum anniversary ini, ia berharap Viking Borneo dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

  • Viking Borneo Gelar Liga Mini Soccer, 12 Tim Siap Tempur  ‎

    Viking Borneo Gelar Liga Mini Soccer, 12 Tim Siap Tempur ‎

    ‎www.ads.pojokdigital.com/, KUTIM – Ajang Viking Borneo Sangatta Mini Soccer League 2025 resmi digelar dan menghadirkan antusiasme tinggi dari para pelajar Kutai Timur.Kompetisi yang berlangsung pada 28–29 November ini diikuti 12 tim pelajar dari berbagai sekolah yang ada di Kutim.

    ‎Pembina Viking Borneo, Pandi Widiarto, yang menegaskan bahwa turnamen ini adalah wadah penting bagi generasi muda untuk berkembang dan mengejar mimpi di dunia olahraga.

    ‎“Adik-adik sekalian adalah representasi masa depan Kutai Timur. Mimpi menjadi atlet profesional itu sangat mungkin. Tinggal effort kalian dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Pandi, Jumat (28/11/2025) .

    ‎Ia juga menyoroti perkembangan pesat olahraga di Kutim, termasuk keberadaan klub profesional Persegi Kutai Timur yang kini menjadi kebanggaan daerah. Pandi berharap ke depan pemain-pemain asli daerah dapat mengisi skuad klub tersebut, dimulai dari pembinaan di turnamen seperti ini.

    ‎Selain itu, Pandi mengumumkan rencana pembentukan Komisi Mini Soccer Indonesia (KSMI) yang akan menjadi wadah khusus pembinaan cabang mini soccer. “Tahun depan kalau perlu kita buat sistem liga. Semakin banyak ruang bagi kalian untuk berkembang,” tambahnya.

    ‎Sementara itu, Kadispora Kutai Timur, Basuki Isnawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta atas terselenggaranya event ini. Ia menyebut pemerintah daerah terus memberikan dukungan agar olahraga menjadi ruang positif bagi generasi muda.

    ‎“Kita punya stadion hebat, kawasan olJagalah sportivitas. Kalau ribut, tahun depan kita tidak bikin lagi,” tegas Basuki.

    ‎Ia juga membuka kesempatan agar turnamen ini berkembang lebih luas dengan melibatkan komunitas suporter lainnya sehingga olahraga di Kutim makin solid dan maju.

    ‎Dengan resmi dibukanya kompetisi, 12 tim pelajar kini siap menunjukkan kemampuan terbaik mereka selama dua hari pelaksanaan.

    ‎Turnamen ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang persaingan, tetapi juga memperkuat silaturahmi serta melahirkan bibit-bibit atlet masa depan Kutai Timur.(Ciaa/*)

  • Kutim Dapat Kepercayaan Gelar Kejurprov Bulu Tangkis Kaltim 2025

    Kutim Dapat Kepercayaan Gelar Kejurprov Bulu Tangkis Kaltim 2025

    Kutai Timur-Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga tingkat provinsi. Tahun ini, Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kalimantan Timur (Kaltim) resmi digelar di Gedung Olahraga (GOR) Kudungga, Sangatta, mulai 21 hingga 25 Oktober 2025.

    Kegiatan yang diikuti 389 atlet dari berbagai kabupaten/kota se-Kaltim ini menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang seleksi menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Malang, Jawa Timur, akhir tahun ini.

    Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya. Ia menilai, event olahraga seperti ini menjadi momentum penting untuk membangkitkan semangat olahraga di Kutim, khususnya cabang bulu tangkis.

    “Terima kasih kepada PBSI Kaltim dan PBSI Kutim atas kerja sama dan kepercayaannya. Kejurprov ini bukan sekadar kompetisi, tapi juga proses penjaringan atlet terbaik menuju level nasional,” ujar Ardiansyah saat membuka kejuaraan, Selasa (21/10/2025).

    Ia juga menegaskan komitmen Pemkab Kutim untuk terus mendukung pembinaan atlet lokal melalui turnamen Bupati Open yang digelar rutin setiap tahun. Menurutnya, dari ajang-ajang seperti inilah semangat juang dan sportivitas dapat tumbuh.

    “Bertandinglah dengan sungguh-sungguh dan tetap menjunjung sportivitas. Dari sini akan lahir atlet tangguh yang membawa nama Kaltim di tingkat nasional,” tambahnya.

    Sementara itu, Sekretaris PBSI Kaltim, Riza Fahrizal, menjelaskan bahwa Kejurprov PBSI merupakan bagian dari sistem kompetisi berjenjang. Atlet-atlet terbaik yang tampil di Kutim nantinya akan mewakili Kaltim dalam Kejurnas 2025.

    “Kejurprov ini menjadi jalur resmi seleksi atlet. Selain itu, hasilnya juga menjadi dasar penetapan nomor pertandingan bulu tangkis untuk Porprov 2026 di Kabupaten Paser,” ungkapnya.

    Riza menambahkan, kabupaten/kota yang tidak berpartisipasi di Kejurprov otomatis tidak memiliki hak tampil pada nomor tertentu di Porprov mendatang.

    Ia juga menilai, Kutim telah menunjukkan konsistensinya dalam pembinaan olahraga bulu tangkis. Turnamen Bupati Open yang digelar tiap tahun disebut sudah layak naik tingkat menjadi kejuaraan nasional.

    Ada dua turnamen di Kaltim yang dinilai layak naik status, dan salah satunya adalah Bupati Open Kutai Timur. Kami akan mengusulkan agar mulai 2026 nanti, event ini masuk agenda nasional PBSI,” tutupnya.

  • Turnamen Mancing Bupati Cup 2025 Sukses Digelar, Dara Manisku Unggul dengan 63,40 Poin

    Turnamen Mancing Bupati Cup 2025 Sukses Digelar, Dara Manisku Unggul dengan 63,40 Poin

    Kutai Timur – Laut Kutai Timur (Kutim) kembali menjadi pusat perhatian pecinta olahraga mancing. Ajang Fishing Tournament Bupati Cup 2025 yang digelar di perairan Sangatta berlangsung meriah, diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.

    Dari hasil penjurian akhir, Dara Manisku Fishing Team berhasil menyabet juara umum dengan total poin 63,40, disusul Camar Laut di posisi kedua (31,80 poin), dan Garong Fishing Team di urutan ketiga (27,50 poin), Minggu (19/10/2025).

    Kemeriahan turnamen tahunan ini menjadi bukti meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga memancing sekaligus pariwisata bahari Kutim.

    Sejak pelepasan peserta oleh Bupati Kutai Timur H Ardiansyah Sulaiman di Pelabuhan Kenyamukan, atmosfer kompetisi terasa begitu hangat. Dukungan penonton dan komunitas pemancing turut memeriahkan suasana hingga acara penutupan.

    Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang adu teknik atau perburuan ikan besar, tetapi juga wahana edukasi untuk menumbuhkan kesadaran menjaga kelestarian laut dan ekosistem pesisir Kutai Timur.

    “Kegiatan ini menjadi dorongan bagi kita semua untuk benar-benar mencintai lingkungan laut. Kutai Timur memiliki lautan yang indah dengan biota yang menjanjikan, dan ini bagian penting bagi pemerintah untuk mengenalkannya ke publik,” ucap Ardiansyah.

    Ia mengingatkan bahwa laut Kutim menyimpan kekayaan hayati yang luar biasa, namun perlu dikelola dengan bijak agar tidak merusak keseimbangan ekosistem.

    Karena itu, ia meminta seluruh peserta dan masyarakat nelayan untuk mematuhi aturan tentang jenis ikan yang boleh ditangkap, serta menjaga kawasan konservasi seperti Pulau Miang yang kini tengah dikembangkan menjadi destinasi wisata bawah laut.

    Bupati juga menyoroti pentingnya menjadikan turnamen seperti ini sebagai sarana promosi wisata dan pemberdayaan ekonomi lokal. Ia berharap pelaku usaha, pengelola wisata, hingga komunitas mancing bisa berkolaborasi memperkuat potensi bahari Kutai Timur.

    “Turnamen ini bukan hanya soal menang dan kalah. Ini soal bagaimana kita bisa menjaga laut kita, memperkenalkan potensi bahari Kutim ke luar daerah, dan menjadikannya kebanggaan bersama,” tegasnya.

    Sementara itu, Ketua Dewan Juri Hamdani Hasan menjelaskan bahwa sistem penjurian tahun ini menggunakan metode berstandar nasional yang mengacu pada regulasi internasional. Ketatnya verifikasi administrasi dan pengawasan lapangan dilakukan demi menjaga objektivitas hasil lomba.

    “Ini event pertama di Kutim dengan verifikasi administrasi yang sangat ketat, agar penilaian lebih objektif dan transparan,” ujarnya.

    Di sisi lain, Ketua DPK APRI Kutim, Husaifa, menambahkan bahwa meski sempat dihadapkan dengan kendala teknis di lapangan, turnamen tetap berjalan lancar dan kondusif.

    Ia juga mengumumkan rencana APRI Kutim mengirim dua atlet ke ajang Malaysia International Diving Fresh Water pada Desember mendatang sebagai bagian dari pengembangan potensi atlet maritim daerah.

    Kemenangan Dara Manisku Fishing Team menjadi sorotan utama dalam ajang ini. Salah satu anggotanya mengungkapkan bahwa keberhasilan mereka diraih berkat strategi penggunaan umpan dan teknik metal jig yang efektif menarik ikan tuna gigi anjing.

    “Kami mendapatkan lima ekor tuna dengan bobot terberat mencapai 25 kilogram. Alhamdulillah, hasilnya memuaskan dan bisa jadi motivasi buat tim-tim lain,” ungkapnya.

    Ardiansyah pun menutup kegiatan dengan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta, juri, dan panitia yang telah bekerja keras menyukseskan turnamen.

    Ia berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan yang terus berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat Kutai Timur.

    “Fishing Tournament Bupati Cup harus terus kita jaga. Ini bukan hanya kompetisi, tapi bagian dari cara kita menumbuhkan cinta pada laut dan memperkenalkan Kutai Timur ke dunia,” tutupnya.

  • Bupati Kutim Lepas 65 Tim di Fishing Tournament Bupati Cup 2025

    Bupati Kutim Lepas 65 Tim di Fishing Tournament Bupati Cup 2025

    Kutai Timur – Suasana Pelabuhan Kenyamukan, Sangatta, Sabtu (18/10/2025) pagi tampak berbeda dari biasanya. Sorak semangat dan dentuman mesin kapal nelayan berpadu dengan gelombang laut yang bergulung pelan.

    Di tempat inilah, Bupati Kutai Timur (Kutim), H Ardiansyah Sulaiman, secara resmi melepas 65 tim peserta Fishing Tournament Bupati Cup 2025, sebuah ajang olahraga bahari yang telah menjadi tradisi tahunan di Kutim.

    Turnamen bergengsi ini memasuki tahun keempat penyelenggaraan sejak pertama kali digelar pada 2022. Antusiasme peserta meningkat pesat, terbukti dengan hadirnya peserta dari berbagai daerah, mulai dari Jakarta, Kendari, Kalimantan Tengah, hingga Kalimantan Barat.

    Ketua DPK Asosiasi Permancingan Indonesia (APRI) Kutim, Husaifa, mengatakan setiap tim beranggotakan lima orang dan seluruhnya merupakan anggota resmi APRI.

    “Ini adalah tahun keempat Bapak Bupati menyelenggarakan Fishing Tournament Bupati Cup. DPK APRI Kutim kembali dipercaya sebagai pelaksana kegiatan,” ujarnya.

    Perlombaan dimulai pukul 07.30 Wita dan dijadwalkan berakhir Minggu siang (19/10/2025). Para peserta wajib kembali ke pelabuhan sebelum pukul 14.00 untuk menyerahkan kartu lock serta menimbang hasil tangkapan.

    Turnamen ini mempertandingkan delapan spesies ikan, antara lain kakap, tuna, kerapu, trakulu, tenggiri, dan barakuda. Setiap peserta diperbolehkan menyerahkan maksimal lima ekor ikan dengan berat minimal tiga kilogram per ekor.

    “Kategori juara umum ditentukan dari akumulasi berat lima ikan terberat, sedangkan kategori per spesies juga tersedia,” jelas Husaifa.

    Bagi pemenang kategori juara umum, panitia menyiapkan hadiah uang tunai senilai Rp30 juta untuk juara pertama, Rp20 juta untuk juara kedua, dan Rp10 juta untuk juara ketiga. Sedangkan juara per spesies berhak atas Rp6 juta, serta ada penghargaan khusus bagi kapten kapal terbaik.

    Tak hanya menjadi ajang adu keterampilan memancing, kegiatan ini juga berdampak besar bagi perekonomian lokal. Rata-rata setiap tim mengeluarkan biaya sewa kapal sebesar Rp6 juta, di luar kebutuhan logistik dan perlengkapan lainnya.

    “Dampak ekonominya luar biasa. Mulai dari sewa kapal, pembelian umpan, es batu, hingga penginapan. Semua sektor UMKM lokal ikut bergerak,” ujar Husaifa.

    Menariknya, panitia tidak memungut biaya pendaftaran. Peserta hanya diwajibkan menanggung asuransi keselamatan jiwa. Selain itu, konsumsi disiapkan panitia, sementara sejumlah sponsor turut mendukung dengan doorprize dan voucher makan, termasuk dari Rumah Makan Blangkon.

    Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman menegaskan, turnamen ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan bagian dari gerakan kolektif untuk menumbuhkan kembali semangat bahari masyarakat Kutim.

    “Negara kita adalah negara kepulauan, dua pertiga wilayahnya laut. Potensi besar ini harus dikelola dengan bijak, bukan hanya untuk hari ini, tapi juga untuk generasi mendatang,” tegasnya.

    Bupati memaknai kegiatan ini sebagai wujud kesadaran ekologis dan sosial. Menurutnya, laut bukan hanya sumber rezeki, tetapi juga warisan alam yang harus dijaga.

    Pemerintah daerah berkomitmen memperkuat sektor kelautan melalui pembinaan koperasi nelayan, pengembangan industri perikanan, dan promosi wisata bahari.

    Ketua DPRD Kutim, Jimmi, yang turut hadir dalam pelepasan peserta, mengatakan kegiatan ini juga menjadi ruang pembinaan bagi atlet olahraga memancing yang kini masuk cabang olahraga resmi di Pekan Olahraga Nasional (Pornas).

    “Kutim pernah menyumbangkan satu emas dan satu perunggu untuk Kaltim di Pornas ke-8 di NTB. Harapannya, dari turnamen ini akan lahir atlet baru yang bisa berprestasi di Pornas 2027 nanti,” ujarnya.

    Husaifa menambahkan, Pemkab Kutim dan DPK APRI menargetkan pada tahun 2028 akan kembali menggelar turnamen bertaraf internasional, setelah sebelumnya sukses pada 2023.

    “Kami berharap event 2028 bisa mengundang peserta dari berbagai negara agar potensi laut Kutim semakin dikenal dunia,” ujarnya.

    Turnamen Fishing Bupati Cup 2025 ini turut dihadiri Wakil Bupati Mahyunadi, Ketua DPRD Jimmi, Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Fajar Yuswantoro, Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto, dan sejumlah pejabat daerah lainnya.

    Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama dan pelepasan simbolik kapal peserta yang berlayar menuju titik pemancingan di perairan Kutim.

  • Persetara Target Pertahankan Gelar Juara Umum di Bupati Cup Kutim 2025

    Persetara Target Pertahankan Gelar Juara Umum di Bupati Cup Kutim 2025

    KUTAI TIMUR-Tim sepak bola Kecamatan Sangatta Utara, Persetara, menegaskan tekad bulat untuk kembali mengukir prestasi tertinggi di ajang Bupati Cup Kutai Timur 2025.

    Dengan komposisi pemain yang lebih matang dan semangat juang yang kian solid, Persetara siap mempertahankan gelar juara umum yang telah mereka sandang dua tahun berturut-turut.

    ‎Camat Sangatta Utara, Hasdiah Dohi, menyampaikan dukungan penuh pemerintah kecamatan terhadap tim kebanggaan warganya itu. Menurutnya, Persetara telah menjadi simbol kebanggaan dan semangat masyarakat Sangatta Utara.

    ‎“Tahun pertama belum berhasil, tapi tahun kedua dan ketiga kami keluar sebagai juara umum. Selama dibor Coach Muslimin, piala tak pernah berpindah tangan,” ujar Hasdiah saat peluncuran jersey baru tim yang digelar di Angkringan Impres, Sangatta Utara, Rabu (15/10/2025) malam.

    ‎Hasdiah juga menambahkan, semangat juang yang ditunjukkan pemain Persetara menjadi bukti nyata bahwa pembinaan olahraga di tingkat kecamatan mampu melahirkan prestasi yang membanggakan. Ia berharap tradisi juara itu bisa terus dipertahankan pada tahun ini.

    ‎Ketua KNPI Kutai Timur, Avivurahman, menyampaikan, bahwa ini bukan hanya soal seragam baru, tetapi momentum untuk membangun semangat baru bagi dunia persepakbolaan Kutim.

    ‎“KNPI harusnya menjadi sebuah transformasi baru kepemudaan kita. Bagaimana kita memandang persepsi sepak bolaan kita, dan bagaimana kita meningkatkan kualitas-kualitas kepemudaan kita,” ucap Avivurahman.

    ‎Ia menegaskan, peluncuran jersey Persetara menjadi simbol kebangkitan dan komitmen bersama untuk membawa sepak bola Kutai Timur naik ke level yang lebih tinggi.

    ‎ “Hari ini bukan hanya tentang berbicara Bupati Cup. Ikhtiar kita adalah bagaimana membawa sepak bola Kabupaten Kutai Timur naik ke level selanjutnya,” tegasnya.

    ‎Menurutnya, Kutai Timur saat ini sudah memiliki tim Persitim United, dan di masa depan diharapkan akan lahir lebih banyak klub lokal yang mampu bersaing di ajang provinsi hingga nasional.

    ‎”Kita ingin sepak bola lokal kita tidak berhenti hanya pada ajang Piala Bupati Cup. Kita akan antarkan para atlet sepak bola Kutim menuju Piala Gubernur Kalimantan Timur selanjutnya,” ujarnya.

    ‎Avivurahman juga menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan agar Kutim mampu menghasilkan pemain lokal berkualitas tanpa harus mendatangkan atlet dari luar daerah.

    ‎“Kita berharap pembinaan ini bisa menghasilkan kualitas pemain lokal. Jadi, saat ajang besar seperti Porprov dan lainnya, kita tidak perlu lagi mengambil atlet dari luar,” katanya.

    ‎Ia mengajak kepada seluruh pemuda Kutai Timur agar terus bersatu dan berperan aktif dalam membangun olahraga daerah.

    ‎“Semangat Persetara hari ini adalah semangat kita semua. Mari jadikan momentum ini sebagai awal kebangkitan sepak bola Kutai Timur,” pungkasnya.

    ‎Lebih lanjut, Manajer Persetara, Yusri Yusuf, dalam kesempatan itu, Ia menegaskan bahwa skuad yang diturunkan tahun ini merupakan hasil penyempurnaan dari musim sebelumnya.

    ‎“Dengan komposisi yang ada, saya berharap lebih baik dari tahun lalu dan juara secara konsisten. Kontinuitas latihan juga tetap kami jaga,” ujarnya.

    ‎Turnamen Bupati Cup Kutai Timur 2025 dijadwalkan bergulir pada 19 Oktober mendatang di Stadion Kudangga, Sangatta.

    ‎Dengan semangat juang yang tinggi dan dukungan penuh masyarakat, Persetara menargetkan piala tetap bertahan di Sangatta Utara melanjutkan tradisi juara yang sudah mereka torehkan.(Ciaa/*)

  • DPRD Kutai Timur Gelar Paripurna XXI Bahas Tanggapan Pemerintah Terhadap RAPBD 2025

    DPRD Kutai Timur Gelar Paripurna XXI Bahas Tanggapan Pemerintah Terhadap RAPBD 2025

    Sangatta – DPRD Kabupaten Kutai Timur menggelar Rapat Paripurna ke 21 Masa Persidangan ke I Tahun 2024, Senin (25/11/2024), dengan agenda tanggapan pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kutai Timur terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2025.

    Bertempat di ruang sidang utama DPRD Kutai Timur, rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kutim, Jimmi, dan dihadiri Asisten Administrasi Umum, Sudirman Latief, yang mewakili Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Turut hadir pula 21 anggota DPRD Kutim, Sekretaris Dewan (Sekwan), serta sejumlah undangan lainnya.

    Dalam rapat ini, pemerintah memberikan tanggapannya terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD yang telah disampaikan sebelumnya terkait RAPBD 2025. Agenda ini bertujuan menjadi landasan bagi penyempurnaan rancangan anggaran yang akan dibahas lebih mendalam dalam tahapan berikutnya.

    Asisten Administrasi Umum, Sudirman Latief, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh anggota DPRD melalui fraksi-fraksi yang telah memberikan pandangan terhadap Nota Penjelasan RAPBD 2025.

    “Pemkab Kutai Timur menyampaikan terima kasih sekaligus memberikan apresiasi dan penghargaan atas pandangan yang telah disampaikan terhadap Nota Pengantar Penjelasan RAPBD 2025. Ini merupakan bentuk kerja sama yang sangat baik antara eksekutif dan legislatif,” ujar Sudirman.

    Lebih lanjut, Sudirman menegaskan Pemkab Kutai Timur akan konsisten dan serius menindaklanjuti seluruh masukan dari fraksi-fraksi, khususnya pada sisi belanja daerah.

    “Kami akan memaksimalkan alokasi Belanja Operasional agar pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan dengan sebaik mungkin. Selain itu, belanja daerah yang terdiri dari belanja modal dan belanja operasional juga akan dievaluasi kembali agar lebih berimbang dan proporsional,” tambahnya.

    Pemkab Kutai Timur berkomitmen menjadikan masukan dari DPRD sebagai landasan dalam memperbaiki kebijakan anggaran. “Kami sangat menghargai semua masukan yang telah disampaikan. Semua ini akan kami telaah dan pertimbangkan dalam penyusunan final RAPBD 2025,” kata Sudirman.

    Diharapkan, pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2025 dapat selesai tepat waktu sehingga pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan masyarakat di tahun mendatang dapat berjalan dengan optimal.

    Rapat ditutup dengan penyerahan dokumen tanggapan resmi dari Pemkab Kutim kepada DPRD untuk ditindaklanjuti dalam pembahasan lanjutan di tingkat komisi dan badan anggaran. (adv)

  • Fraksi Golkar Soroti Tata Kelola BUMD dan Alokasi Belanja Operasi dalam RAPBD 2025

    Fraksi Golkar Soroti Tata Kelola BUMD dan Alokasi Belanja Operasi dalam RAPBD 2025

    Sangatta – Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Kutai Timur memberikan catatan penting terkait tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan alokasi belanja operasi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2025.

    Catatan ini disampaikan oleh juru bicara Fraksi Golkar, Hasna, SE, MM, dalam pandangan umum fraksinya pada sidang paripurna XX yang digelar di Ruang Utama Rapat Paripurna DPRD Kutim, Jumat (22/11/2024).

    Politisi asal Rantau Pulung ini menegaskan, tata kelola keuangan dan kinerja BUMD harus sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Ia juga meminta agar target kinerja dan pelayanan BUMD terus ditingkatkan sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam bentuk keuntungan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    “Kinerja BUMD harus diarahkan untuk tidak hanya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, tetapi juga menghasilkan keuntungan yang signifikan bagi PAD,” ujar Hasna.

    Terkait alokasi belanja operasi yang mencapai Rp5,603 triliun atau 50 persen dari total anggaran belanja daerah, Fraksi Golkar meminta agar pemerintah daerah memprioritaskan program-program strategis.

    “Fraksi Golkar mengusulkan agar belanja operasi digunakan untuk program pengentasan stunting dan peningkatan gizi, pengentasan kemiskinan, penurunan angka pengangguran terbuka, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM),” jelas Hasna.

    Selain memberikan catatan, Fraksi Golkar juga menyampaikan dukungannya kepada pemerintah daerah untuk segera menyelesaikan pembahasan dan persetujuan bersama RAPBD 2025. Langkah ini dinilai penting agar program-program prioritas yang telah direncanakan dapat segera dilaksanakan pada tahun mendatang.

    “Fraksi Golkar mendukung pemerintah daerah untuk melanjutkan pembahasan RAPBD 2025 sesuai ketentuan yang berlaku agar pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan tepat waktu dan maksimal,” pungkas Hasna.

    Melalui catatan dan dukungan yang diberikan, Fraksi Golkar berharap RAPBD 2025 mampu mencerminkan kebijakan anggaran yang efektif dan efisien, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Kutai Timur. (adv)